Thursday, 23 August 2018

Ibu Rumah Tangga Rentan Stres? Ikuti Tips 7 Solusi #AsikTanpaToxic!

Natsbee Honey Lemon

Pukul 04.00 am

Ini adalah jam terbaik bagi saya untuk melakukan me-time termasuk menulis. Bangun di pagi hari dengan segelas air lemon hangat bukan cuma memberi efek relaksasi namun juga memberi manfaat kesehatan yang sangat baik. 

Meski tampaknya sepele tapi percayalah aktivitas ibu rumah tangga itu cukup melelahkan, menguras tenaga dan emosi. Bagaimana tidak? Mulai dari bangun tidur hingga kembali tidur ada saja yang harus dilakukan. Apalagi mereka yang memiliki anak banyak. Saat sang adik tidur, sang kakak mengajak bermain, saat sang kakak mulai tertidur, sang adik bangun. Terus si ibu kapan tidurnya? Dan teruuuus berulang setiap harinya tanpa libur. Luar biasa!!!

Tingkat kesulitan untuk menjadi ibu rumah tangga tidak bisa diremehkan. Dari studi yang dibuat Gallup tahun 2012 lalu pada 60 ribu wanita, mereka yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga akan merasakan tingkat stress yang lebih tinggi dari wanita lainnya. 

Ibu Rumah Tangga yang memiliki anak kecil di rumah lebih rentan terkena stress daripada ibu bekerja yang memiliki anak kecil di rumah. Mereka lebih banyak merasakan kesedihan dan kemarahan daripada wanita berprofesi lain. Tidak hanya itu, ibu rumah tangga juga masuk ke dalam kategori profesi yang paling rentan terserang depresi daripada ibu yang bekerja. 

Mari, bicara angka … 

Saya adalah seorang ibu rumah tangga dengan 1 anak yang usianya beranjak 5 tahun. Ia bukanlah anak yang hiperaktif tapi keingintahuannya cukup tinggi. Itulah salah satu sebab saya memasukannya ke sekolah alam agar ia bisa lebih mengeksplor dunianya. Sejauh ini saya melihat perkembangannya sangat baik. Emosi dan hasrat ingin tahunya juga tersalurkan dengan baik. Meski sebagai ibu saya juga harus tetap memberinya penguatan di rumah. 

Kembali lagi soal ibu rumah tangga yang katanya rentan terhadap stress, benarkah? Dalam penelitian Gallup tadi, wanita berdasarkan kariernya dibagi dalam tiga kategori yaitu, Ibu Rumah Tangga, Ibu Karier dengan anak, dan Ibu Karier tanpa anak.

Bagaimanakah hasilnya? Perasaan negatif yang dirasakan berbeda-beda. Dari 100% Ibu Rumah Tangga, sebanyak 41% setuju mereka merasa kekhawatiran. Hal ini lalu kelompokkan lagi dalam perasaan negatif lainnya. Perasaan negatif seperti sedih (21% dari 100% Ibu Rumah Tangga), stress (50%), marah (19%), dan depresi (28%) dirasakan oleh mereka juga. Ibu Karier dengan Anak merasakan kekhawatiran (31% dari 100% Ibu Karier), kesedihan (16%), stress (48%), kemarahan (14%), dan depresi (17%). Sementara untuk Ibu Karier tanpa Anak merasakan kekhawatiran (31% dari 100% Ibu Karier tanpa Anak), kesedihan (16%), stress (45%), kemarahan (12%), dan depresi (17%).
Lomba blog Natsbee Honey Lemon

Tentu pemicu stress bisa datang dari mana saja bukan semata-mata karena berprofesi Ibu Rumah Tangga lantas menjadi stress. Bagi saya data tersebut menunjukkan bahwa profesi yang satu ini tidak bisa dipandang sebelah mata.

Kendalikan stres dan jalani hidup yang #asiktanpatoxic 

Sebetulnya ada lho stress yang positif atau umum disebut eustress. Misalnya begini, lusa Bunda mau tampil jadi pengisi acara, apa yang akan Bunda lakukan? Tentu latihan kan. Nah stressor ini memberikan efek positif bagi Bunda dalam mempersiapkan acara nantinya. Intinya eustress ini memiliki dampak positif. Sekarang kita bahas stress negatif ya atau dikenal dengan distress. 

Distress bisa menjadi pemicu kesedihan, kekhawatiran, dan kemarahan. Nantinya bisa berujung pada depresi yang tentunya sulit terlihat gejalanya. Selain itu, stress juga bisa menjadi pemicu penyakit-penyakit lain seperti jantung, darah tinggi, hingga stroke. 

Tenang saya percaya sebuah masalah tentu ada solusinya. Segala solusi ini sebaiknya dilakukan sehingga tingkat stress di rumah bisa dikurangi dan membuat suasana rumah dan juga hati menjadi lebih nyaman. 

Berikut adalah langkah-langkah sederhana yang bisa dilakukan oleh para Ibu Rumah Tangga (baca : termasuk saya) untuk mengurangi stress: 

1. Mendengarkan musik 

Mungkin sebagaian orang ada yang merasa lebih rilleks ketika mendengarkan musik kesukaan. Sebaigan lainnya ada yang lebih memilih mendengarkan murrotal atau lantunan ayat suci Alquran. Ini bebas saja, lakukan sesuai preferensi masin-masing. Oiya, jika perlu ajak anak turut serta mendengarkan agar suasana lebih hidup. 

2. Pelajari Saat-Saat yang Membuat Stress 

Ada banyak hal yang bisa membuat stress. Pemicunya memang berbeda-beda. Tapi, ketahuilah, dalam rutinitas, pasti bisa kita ketahui kapan waktu stress biasanya muncul. Umumnya termasuk saya biasanya stress itu muncul di pagi hari saat kita menyiapkan sarapan untuk suami dan anak-anak atau saat malam hari ketika anak sulit diminta untuk tidur.
Macet bikin stress minum Natsbee Honey Lemon
Salah satu stressor saya di pagi hari bernama KEMACETAN!
Waktu-waktu ini sangat jelas dan kita tahu akan membutuhkan tenaga yang ekstra agar tidak stress. Rasakan dan kenali mana waktu yang bisa membuat stress. Tentunya setiap ibu rumah tangga memiliki alasan dan waktu yang berbeda. 

Setelah mengetahui waktunya kita bisa membuat persiapan. Misalnya saya biasa bangun lebih awal sebagai jatah waktu me-time sebelum menyiapkan sarapan atau menidurkan anak di waktu yang lebih cepat sehingga ketika anak tidur kita bisa menjalankan aktivitas lain. 

3. Jangan Berhenti Melakukan Hobi 

Memiliki aktivitas yang banyak, tentunya memakan waktu kita sebagai ibu rumah tangga. Tapi, jangan karena terlalu sibuk sampai mengesampingkan hobi yang sejak dulu dilakukan. Jangan takut untuk memasukkan 'waktu sendiri' atau 'me-time' untuk diri sendiri. Karena tidak adanya hal ini adalah salah satu pemicu stress. 

Masukkan aktivitas hobi ke dalam rencana harian. Sempatkanlah walau hanya sebentar. Misalnya hobi Bunda adalah membaca buku, maka luangkan waktu untuk membaca buku. Pilihlah waktu yang biasanya tidak membutuhkan banyak aktivitas yang harus dilakukan. Misalnya siang menuju sore hari sebelum waktu menyiapkan makan malam, atau pagi menuju siang hari sebelum menyiapkan makan siang atau di saat menunggu cucian.
Lomba blog Natsbee Honey Lemon
Melakukan hobi? Menulis pilihanku
Hal ini juga bisa diaplikasikan untuk hobi lain. Misalnya melukis, menenun, menyanyi, menulis, menari, olah raga, dan lainnya.  

4. Berolahraga di Rumah 

Tidak bisa meninggalkan anak di rumah? Bunda bisa selalu berolahraga di rumah. Kini sudah ada banyak video panduan untuk olah raga seperti senam di video. Tinggal pasang video, dan ikuti saja gerakannya. 

Lakukan olah raga ini 30 menit sampai 1 jam. Tidak perlu yang berat seperti aerobik, jalan santai, jogging, hingga olahraga pernapasan seperti meditasi dan yoga bisa dilakukan. Sehingga Bunda akan merasa lebih bugar. Selain itu, olah raga kabarnya juga bisa membuat kita lebih bahagia lho. Jadi patut dicoba kan? Lebih sehat, lebih bahagia, dan stress hilang. 

5. Ajak Anak 

Ajaklah anak dalam semua kegiatan. Apalagi jika anak dalam usia yang sudah bisa mengerti instruksi. Bunda tidak perlu untuk mengerjakan pekerjaan rumah sendiri. Misalnya, ruang tengah berantakan oleh mainan anak, tidak perlu khawatir. Ajak anak untuk membereskan mainannya bersama. Selain untuk meningkatkan aktivitas yang dilakukan bersama dan menambah keintiman, aktivitas ini juga bisa membuat anak belajar untuk bertanggung jawab. 

Anak juga bisa diajak ikut dalam kegiatan lain untuk menghilangkan stress. Misalnya ajak anak untuk menyanyi, melukis, atau berolah raga. Dengan begitu, anak juga akan senang menghabiskan waktu bersama dengan orang tuanya. 

6. Buat Jadwal 

Stress juga bisa muncul karena banyak hal yang tidak teratur. Jangan sampai ketidakteraturan jadwal aktivitas menjadi pemicu dari stress. Maka dari itu, buatlah jadwal untuk kegiatan sehari-hari. Misalnya saja pada membuat sarapan dari jam sekian sampai jam sekian, mengantar anak sekolah jam sekian, lalu melakukan pekerjaan rumahan, lalu menyiapkan sarapan, kemudian mengerjakan hobi, dan seterusnya hingga malam hari. 

Buat juga jadwal mingguan. Hal ini karena ada beberapa pekerjaan yang sebenarnya tidak perlu dilakukan setiap hari. Misalnya hari Selasa untuk olah raga, sementara hari Kamis untuk mencuci dan menyetrika baju. Sementara hari Minggu untuk membereskan rumah.

7. Konsumsi Natsbee Honey Lemon Demi Bersihkan Hari Aktifku
Meski sibuk saya tetap concern terhadap kesehatan.Tidak mudah mencari minuman dingin segar berkualitas selain susu. Alhamdulillah saya temukan minuman sehat nan menyegarkan dari Pokka yaitu Natsbee Honey Lemon. Pas banget diminum siang hari selepas menjemput anak sekolah, polusi udara sepanjang perjalanan ditambah kemacetan memicu tubuh untuk mengeluarkan hormon stres. Nah Natsbee Honey Lemon ini hadir sebagai solusi.
Lomba blog Natsbee Honey Lemon
Natsbee Honey Lemon, Minum segar dan menyehatkan

Mengapa Harus Natsbee Honey Lemon?

Siapa yang tidak tahu manfaat dari lemon dan madu? Buah Lemon yang kaya akan vitamin C dikenal baik untuk mendetoksifikasi tubuh kita dengan cara mengikat zat-zat yang tidak dibutuhkan. Sementara madu mampu membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Dan sekarang kedua bahan super itu bisa kita dapatkan sekaligus dengan cara yang sangat praktis dan ekonomis yaitu dalam Natsbee Honey Lemon dari Pokka.
Minumannya Tetap Natsbee, kesukaan keluarga banget...
Soal rasa minuman ini jelas lebih enak dinikmati dalam keadaan sejuk atau dingin. Ada sensasi segar dari buah lemon, serta manis madu yang pas melengkapi si lemon tersebut. Komposisi minuman ini terdiri dari air, lemon, madu, pengatur keasaman dan antioksidan asam askorbat. Harga yang dibanderol hanya 6.500 rupiah untuk 1 botol berukuran 450 ml kaya manfaat.
Habis macet konsumsi Natsbee :)
Buat siapapun yang peduli terhadap gaya hidup sehat, Natsbee Honey Lemon bisa jadi pilihan. Kemasannya yang handy mudah dibawa-bawa membuat kita bisa ambil manfaat supernya kapan saja dan di mana saja. Minuman ini juga  sudah mengantungi sertifikat halal dari MUI dan sudah terdaftar izin BPOM RI MD 2666610010439, jadi makin tenang mengonsumsinya. 

Sekarang, tentu sudah tau kan bagaimana cara menghalau stres? Yuk, segarkan hari akifmu dengan cara yang #asiktanpatoxic bersama Natsbee Honey Lemon dari Pokka.
Mengandung vitamin C
Suamipun sukaaa... Minum Natsbee Honey Lemon dulu, biar siap hadapi KEMACETAN, hihi ...

Monday, 13 August 2018

Antara Cinta dan Kedamaian


Cinta. Kata-kata cinta memang identik dengan rasa. Ketika kita merasakan manisnya cinta kadang kita lupa siapa yang menciptakan cinta itu sendiri. Hingga akhirnya kita melampaui batas dan merasa kecewa lantaran cinta yang tak terbalas. Tak ada yang salah dengan cinta karena memang demikianlah fitrah manusia. Namun bagaimana mengelola rasa cinta itulah yang utama. Betapa banyak hati yang terluka karena tak mampu melihat Dia dibalik cinta tersebut. Tak akan kecewa orang yang dihatinya selalu dipenuhi oleh cinta untukNya. Karena hanya Dia yang selalu ada, mendengar, melihat dan menjaga kita.

Letakkanlah dunia di tangan dan jangan di hati. Jadikanlah dunia sebagai wasilah kebahagiaan abadi di akhirat kelak. 

Al-haakumut-takaatsur(u)
Bermegah-megahan telah melalaikan kamu
Tiga cinta yang banyak orang lalai dari mengingatNya, yaitu harta, tahta/jabatan, dan wanita. Ada cerita, tadi pagi saya mengunjungi rumah salah satu kerabat. Rumahnya cukup luas dan sejuk. Ketika saya menanyakan harganya saya terhenyak sambil mengatur nafas dan menahan ekspresi muka yang kaget mendengar nominal tersebut. Aaah memang agak tabu sebetulnya membincangkan hal tersebut. 

Namun dibalik itu semua, saya justru penasaran bukan dengan pekerjaannya, melainkan amalan apa yang ia lakukan sampai di usianya yang masih begitu muda Allah karuniakan hal demikian. Kadang pekerjaan itu hanyalah wasilah sementara ada faktor lain yang memancing ke ridhaan Allah atas hal tersebut. Sejauh yang sata kenal, sahabat saya ini orang yang baik ia pun berniat menjadikan anaknya hafidzah, masyaallah.  Memang Allah sudah mengatakan dalam surat Al-Isra ayat 30 : Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. Jadi sebetulnya daripada sibuk mengkhawatirkan rezeki lebih baik sibuk memperbaiki diri.

Ciptakan bahagia kita sendiri ..

Jangan gunakan standar kebahagiaan orang lain untuk diri kita demikian juga sebaliknya, atau kita tidak akan pernah bahagia. Ciptakanlah kebahagiaan sendiri. Kalau kita bahagia dengan semua yang kita lakukan sekarang ya lakukan. Cintai apa yang kita kerjakan dan kerjakan apa yang kita cintai. 

Bagaimana menciptakan kebahagiaan? Bersyukur dengan yang kita punya dan bersabar dengan yang belum ada. Bukankah Allah Yang Maha Tahu mana yang terbaik bagi kita? Dari pada sibuk mengatasi kekurangan bukankah lebih baik menumbuhkan kelebihan? Dari pada mengeluh yang belum ada bukankah lebih baik menjaga yang telah ada? Kadang kita baru merasa sesuatu itu benar-benar berarti ketika hal itu menjadi tiada. Bersyukur untuk hari yang masih ada, untuk fisik yang sempura, dan kesehtan yang prima. Begitu banyak alasan untuk bahagia.

Ya, kebahagiaan itu tentang rasa dan erat pula dengan cinta. Mungkin "Bukan masalahnya yang besar tapi hatinya yang kurang lapang, bukan Rezekinya yang sedikit tapi Syukurnya yang kurang". Yuk, mulai sekarang ciptakan bahagia kita sendiri dan syukuri apa yang ada. 

-Catatan pengingat diri-

Friday, 3 August 2018

Batik Mengglobal, Merdeka Untuk Produk Lokal

Qlapa rumah homemade Indonesia

Sejak mengenal batik, saya tidak lagi pusing soal urusan fashion, baik ketika sedang liburan, bertemu kawan, menghadiri kondangan, hingga acara nanggung alias semiformal kaya rapat sama para ibu korlas (koordinator kelas) di sekolahan. 

Rasanya saya harus berterima kasih nih sama para desainer juga influencer yang sudah mengubah image batik dari yang kesannya kuno, terlihat lebih tua, tidak modis dan semacamnya menjadi lebih trendi, segar, dan modern. 


Ragam Motif Batik Nusantara

Satu-satunya motif batik yang bisa saya kenali dengan baik adalah motif mega mendung dari Cirebon. Motif ini sangat unik dan berbeda dari batik lainnya karena bentuknya yang khas banget menyerupai awan. Dan lagi motif ini tuh kayanya cocok dipakai untuk segala acara. Lalu, bagaimana dengan motif batik lainnya? Saya juga punya, cuma saya kurang paham apa nama motifnya *biggrin. Nah, karena penasaran saya pun mencaritahu motif-motif lain tersebut. Berikut ragam motif batik nusantara seperti yang dilansir goodnewsfromindonesia.id:

1. Motif Batik Tujuh Rupa (Pekalongan)
Motif batik ini sangat kental dengan nuansa alam baik bergambar hewan maupun tumbuhan. Motif ini diambil dari campuran kebudayaan lokal dan etnis cina. Apa pasal? Dulu pekalongan merupakan tenpat transit pedagang dari berbagai negara.

Motif Batik Tujuh Rupa

2. Motif Batik Sogan (Solo)
Motif batik ini didominasi oleh warna coklat muda dan terdapat motif khas seperti bunga dengan aksen titik maupun lengkungan garis.

Motif Batik Sogan 
3. Motif Batik Gentongan (Madura)
Motif batik ini mengambil motif abstrak sederhana, tanaman, atau kombinasi keduanya. Biasanya batik gentongan memakai warna cerah seperti merah, kuning, hijau, atau ungu.


4. Motif Batik Mega Mendung (Cirebon)
Nah inilah motif yang paling saya hafal. Motif batik ini mengambil motif mendung di langit mega yang berwarna cerah. Motif ini cocok dipakai oleh laki-laki maupun perempuan, anak-anak maupun dewasa.

Motif Batik Mega Mendung 

5. Motif Batik Keraton (Yogyakarta)
Motif batik ini adalah motif bunga yang simetris atau sayap burung yang dikenal dengan sawat lar. Dulu hanya dipakai oleh bangsa keraton sekarang siapapun bisa memakainya.

Motif Batik Keraton
6. Motif Batik Simbut (Banten) 
Motif batik ini berbentuk daun yang menyerupai daun talas. Motif tersebut merupakan motif yang sangat sederhana, hanya menyusun dan merapikan satu motif saja.

Motif Batik Simbut 

7. Motif Parang (Pulau Jawa)
Motif batik ini menyerupai huruf S yang miring. Sesuai namanya yang berasal dari kata pareng atau miring.

Motif Batik Parang 

8. Motif Kawung (Jawa Tengah)
Motif batik ini terinspirasi dari bentuk kolang-kaling yang lonjong disusun empat sisi membentuk lingkaran. Motif ini juga kerap diidentikan dengan motif sepuluh sen kuno bentuknya bulat dan ada lubang di tegahnya.


Motif Batik Kawung. Sumber gambar: batikdan[dot]blogspot[dot]com

9. Motif Pring Sedapur (Magetan) 
Motif batik ini sederhana namun elegan, mengambil motif bambu oleh karenanya sering disebut batik Pring. Filosofinya sangat dalam, bambu memberikan makna keteduhan, ketenteraman dan kerukunan.

Motif Batik Pring Sedapur 

10. Motif Priyangan (Tasik)
Motif batik ini juga mempunyai motif tumbuhan, bedanya pada motif ini tersusun rapi dan simetris. Memiliki warna yang cerah namun kalem, memberikan kesan elegan dan pantas dipakai dalam acara apapun.

Motif Batik Priyangan 
Yap, Indonesia memang kaya akan motif batik, belum yang berasal dari Pulau Sumatera, Pulau Sulawesi, dan lainnya. Sayang banget ya sebetulnya kalau kita sendiri sebagai warga negara Indonesia tidak mau memakainya. 

Oiya, bicara soal batik ternyata kain yang satu ini punya teknik khusus dalam perawatnnya lho Saya sudah pernah menuliskan tips-tips merawat batik di blog ini juga. Jangan sampai batik berharga kamu rusak lantaran salah penanganan.

#BatikMengglobal

Saya kerap mengenakan batik di berbagai kesempatan seperti yang terdapat pada gambar di bawah. Bagi saya yang tidak paham soal fashion, batik adalah penyelamat di tengah derasnya aliran mode dari berbagai penjuru. Ini beberapa outfit of the day saya dengan batik, #siapinemberkosong *biggrin
Blog competition Qlapa Merdeka produk lokal
Kalau mau lebih jelas, silakan dizoom ya ...

Keterangan foto:

1. Bisa dibilang outfit di foto nomor satu itu andalan saya banget. Cardigan polos dan rok batik! Foto tersebut diambil dalam acara malam anugrah penyerahan hadiah tiket pesawat gratis dari Batik Air di kantor Lion Groups di Tangerang.

2. Foto kedua itu ketika saya dan teman-teman Kopi Write Indonesia tampil di acara workshop kepenulisan bersama ibu profesional rumah menulis di Batam awal maret lalu. Tanpa pikir panjang kami bertiga "say yes" untuk rok batik buat tampil di acara tersebut.

"Eh apa? kalian mau mengundang kami juga? Boleh-boleh #iklan *biggrin"

3. Foto ketiga itu saat saya liburan di Perth. Kulot batik sangat nyaman dipakai untuk aktivitas outdoor tanpa kehilangan kesan stylishnya.

4. Foto keempat itu di bandara Changi. Bagi saya wajib bangetlah kalau liburan ke luar negeri pakai batik, iya dong kan sekalian promosi produk lokal.


Nyatanya kita masih terjajah 

"Bagi saya tidak ada cara yang lebih indah dalam menjaga warisan budaya bangsa selain memakai dan mengenalkannya pada dunia."

Saya terhenyak ketika mengetahui bahwa total produk yang dijual online di Indonesia, 93-94 persennya adalah produk import, sementara produk lokalnya hanya 6-7 persen. Memang sih terasa sekali "penjajahannya". Misalnya saja saat saya berselancar di dunia maya mencari batik dan pernak-pernik etnik untuk menghiasinya, sulit rasanya mencari barang tersebut di antara gundukan produk-produk impor yang merajalela di pasaran online. 

Kalian sedih nggak sih kalau lihat orang lebih memilih produk luar ketimbang memberdayakan produk dalam negeri sendiri? Mungkin menurut orang lebay ketika saya menskip watertown saat liburan di Perth. Jadi watertown itu pusat perbelanjaan barang-barang branded merk luar dengan harga yang lumayan miring. Saya dan keluarga sih sudah mantap NO dan lebih memilih hiburan ke taman. Liburan bagi saya bisa jadi ajang refleksi betapa Indonesia butuh banget peran kita sebagai warganya untuk memajukan perekonomian bangsa. Kalau bukan kita siapa lagi? Nggak mau kan hak cipta kita dirampas yang lain? Banyak lho keuntungannya saat kita mau memakai produk dalam negeri. 

Pertama: Meningkatkan pendapatan negara
Saat produk kita diekspor ke luar negeri dan terjadi transaksi atas produk tersebut, maka uang yang kita dapatkan dalam bentuk mata uang asing tersebut otomatis akan kita tukarkan di bank, hal ini secara tidak langsung menambah cadangan devisa negara.

Kedua : Mengurangi angka pengangguran
Ketika kita membeli produk lokal, itu artinya kita tengah membantu industri penghasil produk tersebut untuk memperluas lapangan pekerjaan. Apalagi produk kerajinan tangan atau yang minim intervensi mesin, otomotis butuh tenaga kerja yang lebih banyak.

Ketiga : Meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Semakin luas lapangan pekerjaan, semakin banyak pekerja yang terbantu secara ekonomi dan akan semakin turun juga angka kemiskinan bahkan tindak kriminalitas.

Keempat : Meningkatkan kualitas produksi
Untuk bisa bersaing dengan brand luar maka produk lokal kita harus memiliki standar kualitas yang lebih baik. Memang tak bisa dipungkiri, umumnya orang membeli produk import, selain karena gengsi juga lebih karena aspek kualitas ini, padahal produk lokal Indonesia pun nggak kalah saing dengan produk luar. Oleh karenanya pelajari produk lokal dengan baik, gunakan, gemakan, dan bantu promosi produk lokal yang berkualitas.

Kelima : Memperkuat rasa bangga
Ketika saya menemukan batik yang nyaman dipakai dan berkualitas baik saya tidak segan-segan untuk memakainya di berbagai acara termasuk saat liburan ke luar negeri. Bangga saja rasanya  memakai produk lokal berkualitas dan membiarkan dunia melihat, memperhatikan, dan bukan tidak mungkin suatu saat ingin juga mengenakannya. Karena sebetulnya produk lokal kita itu unik, etnik, dan cantik.

Happy ada Qlapa, Solusi Memburu Produk Lokal Terkurasi

Sekarang saya happy banget karena kecintaan saya dengan batik bak gayung bersambut lantaran ada Qlapa.com. Dan bagi saya kehadiran situs belanja online yang satu ini bak oase di padang pasir, karena kadang bukan tidak mau pakai produk lokal melainkan belum tahu bisa didapat di mana. Qlapa hadir menjadi rumahnya produk handmade Indonesia.
Qlapa tempatnya barang terkurasi
Banyak kan pilihan produk yang dijual Qlapa.com. Sssst... Saya lagi naksir celana rok batiknya :D
Barang home made rok batik, pernak pernik di Qlapa
Bros Wire Mutiaranya kesukaan saya banget
Bagi saya Qlapa surganya mencari barang-barang "made in Indonesia" terkurasi. Nggak cuma batik, mau tas, kacamata, sepatu, pernak-pernik produk lokal baik untuk koleksi, hadiah, atau sekadar lifestyle, ada semuanya. Whua, jangan ditanya, saya kalau sudah lihat koleksi batiknya suka nggak tahan mau masukin keranjang aja. Ini yang membuat saya lebih gembira lagi, ternyata sudah ada aplikasinya. Jadi tidak perlu repot, tinggal klak-klik saja dari handphone. 

Loyalty Program Qlapa

Buat kalian yang sudah sering belanja di Qlapa pasti sudah tidak asing dengan "Loyalty Program Qlapa". Program ini memang sementara baru tersedia di Website Qlapa. Jadi program ini merupakan bentuk apresiasi Qlapa terhadap kita para pelanggan setianya yang sudah mencintai produk Indonesia. Jadi setiap pembelanjaan kita di Qlapa nantinya akan mendapatkan potongan harga yang nominalnya tergatung transaksi kita selama 180 hari ke belakang.
Loyalty Program Qlapa
Loyalty Program Qlapa; keuntungan bagi pelanggan setianya.

Makanya buruan buat akun di Qlapa. Buat kalian yang sudah pernah berbelanja di Qlapa namun tanpa akun, jangan khawatir kalian tetap bisa mendapatkan keuntungan program ini selama saat berbelanja tersebut kalian menggunakan alamat email yang sama.

Brand Lokal, Merdeka!!!

Oiya kalian sudah tahu belum kalau Batik itu sudah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi, lho. Tanggal 2 Oktober 2009 silam secara resmi ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional. Nah kalau dunia saja sudah mengakui masa kita yang warga Indonesia sendiri enggan memakainya. 

Belum terlambat, yuk mulai sekarang kita bantu merdekakan produk lokal, beli produknya, pakai barangnya, tunjukkan pada dunia demi pertumbuhan negara yang lebih baik, untuk kita dan generasi penerus mendatang.

Friday, 20 July 2018

Belajar Seni Storytelling Bersama Joeragan Artikel dan Kang Arya Kertamanah

Sabtu 14 Juli lalu, Joeragan Artikel mengadakan kelas offline dan online Storytelling di Cafe Braga Punya Cerita, Bandung. Seperti kelas-kelas Joeragan Artikel lainnya, sang Founder Ummi Aleeya kali ini mendatangkan kang Arya Kertamanah sebagai narasumber kelas tersebut.

Beberapa anggota Joeragan Artikel yang turut hadir meramaikan acara antara lain: Emak Nurlaela Laela, Emak Yuke Rachmawati, Emak Efi Latifah Yusuf, Madam Feni Solehati, dan Ummi Aleeya sendiri. Dua putri kecil Nanit dan Aleeya juga turut serta dalam kelas tersebut. Sementara kelas onlinenya diadakan di facebook dan instastory. Oiya saya pernah menulis juga tentang plus minus belajar online dengan belajar offline, dibaca ya.

Sebelumnya ada yang tahu apa itu storytelling

Sekilas tentang storytelling disampaikan oleh Emak Nurlaela Laela bahwa storytelling itu berarti bercerita, bisa berupa monolog yang biasanya ada dalam seni teatrikal maupun mendongeng. Dalam lain kesempatan Emak Nurlaela Laela yang telah beberapa kali eksis dalam pementasan di tahun 2015 kembali memperlihatkan kemampuannya melakukan monolog. 

Meski beliau mengaku sudah lama tidak tampil namun Emak Nurlaela berhasil membuat saya terpukau. Cerita sedikit ya, saat mendengar Emak Nurlaela kembali bermonolog tiba-tiba ingatan saya kembali terputar saat masih SD, di mana setiap pagi menjelang siang saya kerap mendengar ibu saya menyetel radio dengan suara seperti ini. Mungkin tidak semua orang suka tapi saya yakin seni seperti ini memang ada penggemarnya sendiri.


Acara yang dijadwalkan di buka pukul 10.00 pagi tersebut berlangsung sangat meriah. Di awali oleh salam dan sapa dari Emak Nurlaela Laela yang merupakan anggota aktif Joeragan Artikel. Kemudian acara selanjutnya adalah sharing singkat dengan kang Arya yang merupakan seorang penulis script. Dalam diskusi kang Arya menyampaikan bahwa agar para pendengar mengerti maksud cerita adalah suguhkan cerita tersebut dengan mengalir dan penuh kejujuran serta ketulusan dengan demikian pesannya akan sampai. 

Sementara di sesi lainnya Emak Nurlaela Laela memaparkan bahwa story telling itu ya seperti mendongeng dan ditambah unsur-unsur pemeranan yang mendukung seperti intonasi, dialek, gerak tubuh, mimik wajah, dan satu hal yang penting adalah sukma atau menjiwai dari cerita story telling tersebut agar sampai kepada para pendengar. Sedikit banyak hal ini memang menyerupai seni teatrikal.

Emak Nurlaela juga menuturkan bahwa story telling bisa menjadi terapi bagi jiwa. Ada beberapa orang yang justru merasa jiwanya "hidup" ketika ia melakukan pementasan. Merasa ada teman, merasa didengarkan, merasa diperhatikan yang akhirnya membuat jiwanya lebih baik. Salah satu bentuk story telling yang sering kita lihat salah satunya adalah stand up comedy.

Kunci keberhasilan untuk bisa mahir melakukan story telling adalah berlatih dan berlatih karena menemukan satu teori terbagus apapun tak akan bisa mengalahkan 1000 kali latihan.

Tentu tidak lengkap bila tidak menampilkan para Emak dengan gaya storytellingnya masing-masing. Ada Emak Nurlaela yang membacakan antologi humor, lalu Emak Yuke Rahmawati dan Evi Latifah Yusuf yang berpuisi serta madam Fenny Solehati dan Ummi Aleya yang membacakan naskah cerita. Penampilan Emak-Emak Joeragan Artikel tersebut langsung mendapat kritik saran yang membangun dari kang Arya. 

Nah, seru kan ketika Emak-Emak mampu unjuk gigi mengeluarkan potensinya. Mau lihat spoiler keseruan acara kemarin? Yuk, check this out! Atau ingin ikut juga di acara seperti ini? Kalau begitu join Joeragan Artikel yes.

Sunday, 15 July 2018

Liburan di Farm House Lembang, Asyiknya Menginap Di Mana Ya?

Sumber gambar : wisatalembangbandung[dot]com

Libur lebaran kemarin memang panjang banget ya jatuhnya karena berbarengan juga sama liburan anak sekolah. Dan teruuuuus keluarga kecil kami belum sempat liburan kemana-mana aja gitu. Hiks Mupeeeng to the max deh sama cerita teman-teman yang mudik.

Yah gimana ya, maklum orang tua kami rumahnya masih dekat-dekat Jakarta juga. Pengen ikutan jalan-jalan tapi kalau diingat-ingat tahun ini aja kami sudah melakukan liburan kemana-mana dan harus menahan diri dulu buat 6 bulan kedua di tahun ini biar bisa liburan lagi. #eaaak.

Keluarga kami memang sudah biasa merencanakan tiap tahunnya untuk menyisihkan budget buat liburan. Setidaknya 1 kali yang memakai moda transportasi publik seperti kereta atau pesawat dan 1 kali yang dalam kota misalnya staycation di hotel. 

"Kayanya demen banget staycation, Bu?"

Ahahah, bangeet! Soalnya staycation ini liburan yang sangat simple, nggak butuh banyak waktu, refreshingnya dapet banget, daaann hemat di kantong soalnya kan nggak perlu keluar budget besar buat transportasi seperti pesawat apalagi kalau personilnya banyak. Saya sampai pernah menuliskan alasan wajib staycation lho, saking menurut saya staycation itu penting banget. Hahaa …

Sekarang anak sudah mulai masuk sekolah, it means liburan nggak bisa lagi di hari kerja. Eh udah sekolah ya? Berarti udah Juli dong. Yeayy! #holidaydetected. Tapi karena si anak udah sekolah jadi paling ya kami harus memanfaatkan weekend aja buat jalan-jalannya. Pilihannya jelas paling asyik ya staycation karena nggak mengganggu jadwal sekolah si kecil juga.

Kalau tahun 2017 lalu kami banyak eksplor Bogor, sekarang kami mau coba melipir ke Lembang aah. Kenapa? Lembang ini sekarang udah keren banget buat jadi destinasi wisata keluarga. Saya itu udah lama pengen banget ngajak anak ke Farm House Lembang, Bandung. Seru kayanya foto keluarga di depan Rumah Hobbit, terus jalan-jalan menghirup kesegaran udaranya sambil menikmati pemandangan yang pasti awesome banget! 

Nah sekarang tinggal cari penginapannya, prefer villa atau hotel ya? Sebetulnya saya suka hotel sih karena simple tapi karena saya juga suka hal baru mau coba juga ah menginap di villa. Sebetulnya lebih ke pengen ngirit juga sih. Kok malah pilih villa pengen irit? Iya, kalau hotel dengan rate yang sangat terjangkau itu biasanya minim akan fasilitas, berbeda dengan villa. Setidaknya kalaupun fasilitasnya minim areal villa ini lebih luas jadi anak nggak gampang bosan juga dengan ruangan yang segitu-gitunya.

Okelah saya vote villa untuk rencana liburan kali ini dan kayanya si ayah sih setuju-setuju aja sama masukan saya, haha ... maklum seperti kebanyakan cowok malas ribet. Tapiii pengetahuan saya soal villa ini minim banget, beda sama hotel yang bisa diketahui dari nama dan standar bintangnya. Nah kalau villa ini yang agak tricky. Saya coba googling rerata mereka menawarkan villa yang sama tapiii harganya ini yang beda-beda. Terus saya berhasil doong menemukan yang termurah dan termudah cara pesannya di sini. Yeayyy!!!

Saat saya cek-cek lebih jauh ternyata harga penginapannya tetap sama sampai akhir lho. Gak percaya coba cek saja. Ini saya tampilkan capture saat mencoba pesan di Traveloka ya.

  
Kalau mencari penginapan klik menu hotel, meskipun kita akan memilih villa, apartemen, dan lainnya. Lalu masukkan tujuan wisata kita, seperti saya misal ke Lembang. Lalu masukkan jumlah tamu, jumlah kamar, juga jangan lupa masukkan tanggalnya. Setelah selesai klik “Cari Hotel”.

Nah di pilihan akomodasi, baru kita filter lagi, kalau saya kan utamya lebih ke tipe penginapan yang Villa, maka klik saja Villa untuk pilihan akomodasinya. Nanti keluar deh macam-macam Villanya. 

Waktu itu saya sekalian saja cek yang dekat destinasi wisata impian kami Farm House Lembang, ketemulah dengan Villa Bantal Guling. Ternyata saat saya cek website Traveloka, di sana menyebutkan bahwa pemesanana via aplikasinya bisa dapatkan harga lebih murah lagi. Terus saya baru ingat, iya yaa kenapa nggak dari tadi aja cus ke aplikasinya Traveloka kan saya sudah install.

Tulisan di kolom biru itu yang kemudian menyadarkan saya untuk memesan di aplikasinya aja. Coba yuk cek di tanggal yang sama.
Whuaa benar ternyata harganya lebih murah

Iya dan saya semakin girang pas lihat harga villa idaman saya cuma seharga 266.000/malam/kamar. Sudah gitu fasilitasnya dong ada taman dan children playground apalagi dapat sarapan gratis. Mana nggak cuma dekat Farm House tapi dekat juga dengan Observatorium Bosscha, Floating Market, sama Jendela Alam... Aah keren banget ini.


Oiya kayanya kalian memang wajib banget deh install traveloka app ini. Banyak banget keuntungannya. Intinya sih yang membuat saya suka sama Traveloka itu yang pertama karena harganya jujur jadi nggak ada tuh pas kita pesan, lalu di akhir eeh tiba-tiba harganya naik lantaran belum pajaklah, booking fee lah atau hidden cost lainnya. Kaya Villa Bantal Guling incaran saya itu harga 266.000 sudah include pajak lho dan harganya tetap sama sampai akhir.

Terus yang kedua sistem pembayarannya gampang, buat yang nggak pakai kartu kredit kaya saya kita bisa bayar via atm transfer atau internet banking. Malah ada lagi yang lebih keren "pay later dan free cancellation". Iya kita bisa lho bayar di hotel. Kalau untuk free cancellation ada S&K yang berlaku misal gratis pembatalan sampai tanggal sekian dan waktunya cukup lama kalau kita pesan dari jauh hari. Oke banget kan?

Yang ketiga, banyak diskonnya juga. Saya sering dapat godaan notifikasi diskon hotel hingga 500.000 dari aplikasinya. Iih asyik banget kan dan lagi kita bisa dapatkan poin yang nantinya bisa dipakai untuk menginap lagi. Wuiihh mantap!

Buat kalian yang suka melakukan bussiness trip atau solo-backpacker atau liburan keluarga, pilihan hotel di Traveloka ini banyak banget dan sudah worldwide. Jadi nggak cuma Indonesia melainkan hotel-hotel dan penginapan mancanegara juga bisa kita pesan di Traveloka. Liburan kemana aja jadi nyaman soalnya tinggal klak-klik di Traveloka. 

Nah sik-asik deh pesan penginapan di Traveloka. Teman-teman punya rencana ke mana buat manfaatin liburan nanti? Coba deh kemudahan pemesanan penginapan di travel-online yang satu ini dan pastinya yang bisa bikin tambah happy lagi adalah harganya yang kompetitif banget. Asyik kan pesan penginapan di Traveloka. C’mon, lets’s travel!