Thursday, 1 November 2018

Serunya, Menanam Millet di Potty Bersama Anak!

Cara merawat boneka potty
Wait ... wait ... wait ... Millet? Potty? Apakah itu?
Baiklah, jadi begini ... Minggu lalu alhamdulillah si anak berkesempatan mengunjungi D'Kandang bersama teman-teman dan guru-gurunya dari sekolah, yah istilahnyanya fieldtrip gitulah. Sesuai namanya D'Kandang, jadi yah nggak jauh-jauh dari yang namanya peternakan dan semua turunannya. 

Singkat cerita si anak pulang dengan sebuah goodybag berisi photo, yoghurt beku, dan seperangkat Boneka Potty lengkap dengan media tanam serta bibitnya. Nah, yang menarik perhatian saya waktu itu adalah si Boneka Potty ini. Si anak bilang kalau di sana ia yang mengkreasikan Boneka Potty dengan karakter kelinci yang lucu nan menggemaskan, whuaa masya Allah... 

Nah, sampai beberapa hari kemudian sambil mengisi waktu bermain bersama anak, kami sepakat untuk menanam saja di Boneka Potty ini. Awalnya saya enggan menanam karena beberapa kali menebar benih kok nggak tumbuh-tumbuh. Tapi kali ini sambil menemani anak bermain, baiklah kita berkreasi aja dengan si Potty.  Kalau saya amati Boneka Potty ini kayanya cantik juga kalau jadi souvenir atau kado.

Oiya dari tadi saya mengatakan tentang Boneka Potty. Sebetulnya apa sih itu? Boneka Potty adalah boneka yang dibuat secara handmade dari bahan organik yaitu serbuk kayu dan dapat ditanami berbagai macam tumbuhan, baik buah-buahan, sayur-mayur, maupun tanaman hias. Whuaa lucu ya, boneka tapi dapat ditanami tumbuhan? Iya, nanti kalau sudah tumbuh, cantik deh menyembul rumput hijau dari badannya. Hihii ... 

Bentuk Boneka Potty macam-macam ada yang sapi, babi, kura-kura, kelinci, kodok, gajah dan banyak lainnya. Nah Boneka Potty kami adalah berbentuk kelinci atau namanya Benny. Sama tidak dengan Boneka Horta? Memang mirip sih bedanya dari daya gunanya, kalau si Potty bisa dipakai berulang kali, kalau Horta hanya sekali. Boneka Horta itu berasal dari kata hortikultura.

Manfaat Boneka Potty

Boneka unik nan lucu ini bukan sekadar hiasan melainkan juga banyak nilai edukasi bagi sang anak. Apa saja manfaat yang bisa kita petik dari menanam di Boneka Potty ini:

1. Media belajar mengamati pertumbuhan tanaman.
Melalui si Potty kita bisa menerangkan ke anak bahwa tumbuhan ini tidak tiba-tiba tumbuh besar. Dia akan melalui serangkaian proses mulai dari penyemaian lalu hari demi hari disiram hingga mulai tampak tunasnya, terus  tumbuh besar. Dan pertumbuhan tanaman ini melibatkan banyak faktor baik internal maupun eksternal yang bisa memengaruhi kualitas tumbuhan. Faktor internal misalnya  pada kualitas bibitnya, sedangkan faktor eksternal misalnya pengaruh cuaca.

2. Media pembentukan karakter anak.
Seperti pada poin 1, bahwa menanam bukanlah proses yang instan. Ada proses panjang yang harus dilalui sehingga butuh kesabaran dan juga ketekunan dalam merawat termasuk menyiramnya setiap hari. Dengan ini kita juga bisa belajar ketika kita menanam millet maka yang tumbuh millet, menanam bayam yang tumbuh bayam, menanam kebaikan yang tumbuh ya kebaikan, dan demikian sebaliknya. Jadi penting sekali kan memastikan apa yang kita tanam adalah kebaikan supaya hasilnya juga baik. 

3. Meningkatkan bonding orang tua dan anak.
Anak-anak itu suka hal baru, apalagi dilakukan bersama orang tua. Selain bisa saling berdiskusi, anak juga jadi bertambah kosakata dan pengetahuannya. Anak-anak juga senang karena merasa diperhatikan dan ditemani oleh Ayah maupun Bundanya, tapi ingat anak-anak bukan orang dewasa berukuran mini. Sehingga jangan berharap lebih anak-anak mampu melakukan semua ini dengan penuh keterampilan. Mungkin ada yang tercecer, tumpah, kotor, dan sebagainya, nah momen bonding ini sebisa mungkin jadi momen yang menyenangkan baginya dan bukan menjadikan orang tua atau anak kesal ya.

4. Dekorasi yang memanjakan mata.
Tidak menunggu lama 2-3 hari tanaman di dalam Potty biasanya sudah mulai tumbuh. Nah, kalau sudah tumbuh subur sangat cantik dijadikan hiasan di rumah, kamar, atau ruang kerja, jadi bisa tambah semangat deh melakukan aktivitasnya.

Whuaa besar ya manfaat dari sebuah Boneka Potty. Lalu, sekarang bagaimana ya cara menanamnya?

Cara Menanam Potty:
1. Taburi tanah sebanyak 1/3 bagian pot (jangan terlalu penuh). 
2. Siran dengan air menggunakan sprayer atau sendok makan perlahan-lahan hingga meresap.
3. Taburi 1 bungkus benih yang sudah disediakan.
4. Tutup dengan tanah tipis.
5. Siram lagi perlahan pastikan semua tanah sudah basah.
6. Simpan di dalam ruangan, jangan lupa menyiramnya setiap hari.
7. Bila benih sudah berkecambah, siram di pagi hari dan jemur di bawah sinar matahari 30 menit.
8. Benih yang sudah tumbuh dapat disimpan di dalam ruangan. Sesekali jemur di bawah matahari pagi agar tumbuh lebih kuat.
Cara menanam millet di boneka potty
Mudah bukan?
Dalam satu paket Boneka Potty ini kita mendapatkan juga media tanam beserta 2 macam bibit yaitu millet dan padi. Millet itu apa sih? Millet adalah sekelompok serealia dengan bulir-bulir yang kecil, salah satu contohnya adalah sorgum. Nah, setelah kita tanam bibitnya sekarang kita tunggu hingga tumbuh. Penasarankan bagaimana dengan pertumbuhan si millet ini?
Pertumbuhan tanaman di boneka potty
Perhatikan tanggalnya ya, cepat bukan?

Tidak butuh waktu lama, sekitar 2-3 hari kita sudah bisa melihat rumput hijau menyembul dari balik media tanam tersebut. Mengajak anak merawat tanaman dengan waktu pertumbuhan yang cepat seperti ini akan membuat ia senang. Anak-anak akan jadi makin semangat dalam menyiram dan menjaganya.  Tetapi, jangan lupa juga untuk merawat si Boneka Pottynya ya supaya awet dan bisa kita gunakan berkali-kali. Lalu bagaimana cara merawat si boneka lucu ini?

Cara Merawat Potty
Karena potty ini terbuat dari serbuk kayu maka perlu perhatian ekstra nih dalam merawatnya agar tidak rusak. Bagaimana cara merawatnya?
1. Hindari terkena air agar Potty tetap awet.
2. Bersihkan permukaan Potty dengan kuas atau sikat gigi bekas.
3. Hindari benda tajam yang dapat merusak Potty.
4. Jauhkan Potty dari semut, tikus, atau binatang peliharaan yang dapat merusak Potty.
5. Benih akan bertahan 6 bulan sebelum kemampuan berkecambahnya tumbuh. Jadi, bila kamu sudah dapat Boneka Potty ini sekarang, hayuk segera tanam.

Seru ya banyak sekali manfaat yang bisa kita dapatkan dari benda kecil ini. Semoga menginpirasi ya buat ibu-ibu dan adik-adik sekalian untuk turut menjaga dan melestarikan tumbuhan yang ada di sekitar kita. Sedih kan kalau mendengar semakin dikitnya lahan hijau di bumi kita. Yuk jadi bagian menyayangi bumi, semoga satu langkah kecil kita ini memiliki banyak manfaat. 💗


11 comments:

  1. Ahhh bunda Dwi jadi pengen aku ikh nyoba juga, nanem bareng eryhsa hihihi. Apalagi bentuk bonekanya lucu banget. Erysha pasti sukaaa

    ReplyDelete
  2. wah menarik sekali mba , terimakasih.. bisa dicoba nih sambil mengajarkan si kecil untuk merawat dan menyayangi tanaman

    ReplyDelete
  3. Waah lucu bangeeet potty. Aku pengen dari lama nih mba belum an aja beli.
    Seru ya nanam sama anak, sambil ngajarin anak juga merawat dan sayang tanaman.

    ReplyDelete
  4. Ahh, menggemaskaan. Jadi pingin punya untuk anak2

    ReplyDelete
  5. Waah...kerennya..dulu saya klo beli yg seperti ini di Sarinah thamrin. Seneng aja liatnya klo udah tumbuh..hehhe

    ReplyDelete
  6. Bentuknya macam-macam ya Mbak ini.. Edukatif ini. .Anak-anak pasti suka. Mupeng saya. Bisa beli online kan ya?

    ReplyDelete
  7. Terbanyak betapa seruu dan semangatnya mama juga si kecilnya saat membaca ulasan ini.😍
    Bisa seru-seruan bermain, dekat sama buah hati, juga membentuk karakter baik pada anak.
    Inspiratif 👍

    ReplyDelete
  8. Aih, unyuu. Dulu sih zaman si kakak cuma pake media tanam biasa kalo mau nanam berdua. Biasanya pake bibit kangkung yg cepet tumbuh. Nanti kalo si adek saya ajakin main beginian, ah. Emaknya aja gemes, apalagi anaknya ya, hehe. Makacih infonya, Mbak Dwi

    ReplyDelete
  9. Wah lucu yaaa, jaman skrg org kreatif bgt ya. Media tanam aja dibikin menarik supaya belajar bersama anak jadi menyenangkan.

    ReplyDelete
  10. Bisa jadi rekomendasi buat ngisi liburan nanti.

    ReplyDelete
  11. Aku pernah bikin ginian tapi potnya pakai cangkang telur

    ReplyDelete