Wednesday, 30 May 2018

Benoa Sea Suites and Villas; Kenyamanan Sebuah Liburan di Bali



Ilustrasi
Mika dan Panji adalah pasangan suami istri yang menikah 8 bulan lalu. Mereka kerap menghabiskan jatah cuti untuk traveling. Sebagai seorang istri, Mika senang membuat itinerary. Ia piawai memanfaatkan waktu liburan singkat yang cuma 2 hari (baca: 2D1N termasuk perjalanan dari ibukota) untuk menjelajah seluruh Bali. 
Sejak kedatangan di Ngurah Rai pagi hari mereka langsung dijemput untuk mengikuti rangkain tour mulai dari Tanjung Benoa, Pantai Pandawa, GWK, Pantai Padang-Padang, Pura Luhur Uluwatu hingga makan malam di Jimbaran. Dan hari kedua mereka menjelajah Desa Tohpati, Batubulan, Pura Tirta Empul, Kintamani, Kebun Kopi Luwak, Tegalalang Rice Terrace hingga malam harinya selepas dari toko oleh-oleh mereka langsung diantar kembali ke Bandara.
Mika merasa sayang bila sudah pergi jauh lalu tidak kemana-mana. Oleh karenanya mereka kurang concern dengan tempat penginapan, menurutnya toh hanya untuk sekadar tidur. Panji sebagai seorang suami yang baik tentu mengikuti keinginan istrinya.
Mika dan Panji dalam sebuah ilustrasi :D

Well, itu hanya ilustrasi, tapi rasa-rasanya banyak juga yang melakukan hal demikian (baca: liburan gaya Mika dan Panji).

Tidak seperti kebanyakan pelancong lainnya, saya memiliki cara yang sedikit berbeda dalam menikmati sebuah liburan. Banyak orang lebih memilih menghabiskan seluruh masa liburannya di luar ruangan; mengunjungi objek wisata, berburu kuliner khas, hingga bermain olahraga air ketimbang menikmati suasana penginapan itu sendiri. Penikmat liburan ala adventure pasti menemukan kepuasan batin dari kegiatan tersebut namun lelah fisik tak bisa disangkal.

Hal ini berbeda dengan kami. Sebagai seorang family-traveler dengan anak balita saya justru memilih gaya liburan ala koper seperti staycation. Liburan dengan anak kecil sebetulnya bukan sesuatu yang mudah. Ada mood si kecil yang harus kita jaga agar tetap baik, kalau tidak mau momen liburan keluarga justru berubah menjadi sesuatu yang tidak menyenangkan bahkan malah meninggalkan kesan buruk pada anak.

Ya, ini adalah pilihan dan pilihan saya prefer pada gaya liburan ala staycation. Saya pernah menuliskan 5 alasan wajib staycation di sini. Bagi saya esensi liburan adalah untuk me-recharge semangat, menenangkan pikiran, memulihkan stamina serta meningkatkan bonding keluarga. Oleh karenanya kami kerap mencari penginapan yang nyaman karena di sinilah liburan kami sesungguhnya.

Apa sih kriteria saya memilih sebuah penginapan yang layak dan worth it untuk dijadikan tempat berlibur?

1. Pemandangan yang cool dan amazing
Yap, buat saya penting banget untuk memilih peginapan yang punya pemandangan ciamik. Karena lukisan alam adalah hiburan utama bagi penikmat staycation. Entah itu menghadap gunung, pantai, taman, atau bahkan jalanan.
Gunung Salak pagi hari, diambil dari balkon salah satu penginapan di Bogor.
2. Warm hospitality
Ketika memilih staycation tentu fokusnya selain faktor keamanan adalah kenyamanan. Manja? Biariiin, qiqiqi... Enak kok sesekali merasakan dilayani apalagi dengan penuh keramah-tamahan. Lagi pula bukankah kita membayar untuk itu?

3. Fasilitas lengkap dan kids-friendly
Bagi saya kolam renang is a must apalagi ada kids club jadi nilai tambah. Anak saya suka berenang main air soalnya. Kalau ada free shuttle baik ke bandara atau objek wisata sekitar lebih wokeh lagi. Iih katanya ngamar doangan? Sebentar keluar tentu nggak masalah.
Selalu senang melihat kolam renang
4. Keamanan
Sebagus-bagusnya penginapan, kalau nggak aman ya buat apa? Uji nyali? Kesan mistis, horor, apalagi rawan tindak kriminal is BIG NO-NO!

5. Lihat ulasannya
Nah, ini yang nggak boleh dilewatkan! Lihat di website pasti hanya menampilkan sisi bagusnya. So, bacalah pengalaman atau ulasan pengunjung lainnya, karena mereka lebih jujur dan natural. Satu-dua laporan buruk bisa jadi merupakan kelalaian tapi kalau mayoritas menilai demikian patut dipertimbangkan. Kalau review-nya bagus semua? Whuaa, layak diinapi kalau begitu #eaaa...

Nah, itulah beberapa pertimbangan saya ketika memilih tempat liburan untuk staycation. Lalu kalau ditanya tempat eksotis nan romatis di Indonesia yang nyaman untuk dijadikan tempat staycation ada di mana? Jawaban saya jelas Bali!

Bali from the Air

Sebetulnya saya sudah dua kali ke Bali, yang pertama untuk honeymoon singkat karena suami nggak punya banyak cuti, yang kedua untuk transit. Dua-duanya sama-sama sebentar dan yang sebentar itu memberikan kesan yang mendalam. Seperti yang saya alami sepulang liburan dari Australia Januari lalu.

Perjalanan udara yang kami tempuh dari Perth mengharuskan kami transit di Bali. Menjelang landing tampak Nusa Penida begitu jelas. Sayup-sayup saya mendengar suara dari kursi belakang, "Wow, awesome!" Dan disahut dengan temannya dengan nada yang serupa. Mereka pun mengeluarkan kameranya, lalu terdengar suara cekrek-cekrek.

Ada rasa kagum juga dengan sang pilot, entah memang jalurnya yang seperti ini, atau memang pilotnya yang piawai menerbangkan pesawat, saya merasa pilot ini seperti sedang menunjukkan pada dunia bahwa ini lho Bali, "cakep kaaan?

Dalam jarak pandang yang cukup jelas kami seperti diajak tur udara, menikmati hijaunya si Pulau Dewata yang dikelilingi lautan lepas, memandang deburan ombak yang pecah di ujung Pulau Kelingking, serta dihiasi speed -boat yang kesana kemari. Sungguh sempurna ciptaanNya.
lomba review benoa sea suites and villas

Melihat hal ini saya jadi pengeeen banget menikmati eksotisme Bali dari balik jendela kamar sambil unyel-unyelan sama duo kesayangan atau melihat sunset sambil nyeruput es kelapa muda diiringi suara deburan ombak tepi pantai. Aah heavenly!

Aaiish, kayanya salah banget nih ngomongin staycation. Kan... kan... kan... jadi pengen kan? Kami memang sempat kepikiran untuk menjadwalkan staycation sih sebelum anak masuk TK Juli nanti. Dan ini seperti gayung bersambut dengan Benoa Sea Suite & Villas yang tengah mengadakan kompetisi blog dengan hadiah menginap di Villa mewah tersebut lengkap dengan 1 tiket pergi-pulang dengan kebarangkatan dari Jakarta.

Benoa Sea Suite & Villas

Sesuai namanya penginapan mewah ini letaknya di Pantai Tanjung Benoa Bali, terdiri dari 12 kamar suites yang menghadap laut dan 13 villa dengan private pool di dalamnya. Wow, sounds good ya!

Suites or Villas?
Kamu lebih suka yang mana? Kalau saya sih, bila hanya pergi bertiga tentu prefer suite tapi kalau ramai-ramai misalnya dengan orang tua tentu yang Villa.

Suites
Kamar suites di Benoa Sea Suites & Villa ini meski desainnya minimalis tapi tampak sangat anggun dan berkelas. Dominan warna soft brown pada interior memberikan efek kehangatan dan ketenangan. Baru dilihat saja sudah terasa kesan romantisnya, cocok untuk honeymoon. Kamar ini memiliki ukuran kasur yang besar, televisi layar datar, private bathroom dan private jacuzzi. Ingin privasi dan dilayani? Pilihlah kamar suite ini, karena kapasitas kamar ini memang ideal untuk 2 orang dewasa. Butuh bantuan? Tinggal hubungi room service. Lapar melanda di pagi hari? Tenang, kamar suites ini sudah include breakfast untuk 2 orang.
Kesan romantisnya kerasa banget ya...
Marvelous ambiances
Pelaku Food Combining, galfok sama buah dan jusnya yang seger banget

Villas
Nah, seperti yang sudah saya katakan kalau liburan ramai-ramai saya prefer memilih yang Villa. Mengapa? Karena villa keluarga Bali ini sangat luas ditambah ada ruang makan, kitchen set, sofa, hingga balkon yang luas untuk menikmati senja. #tsyah... Menginap di sini rasanya homy banget, dominan warna putihnya memberi kesan lebih luas meski desainnya minimalis. Apalagi yang membawa banyak pasukan kecil (baca: anak-anak) kehangatan keluarga bisa makin tercipta karena ditunjang dengan private swimming pool yang mana merupakn tempat favoritnya anak-anak kebanyakan.
Sumber gambar: Benoa Sea Suites and Villas
Looks so chic
Bisa puas nih belajar renang sama ayahnya.
Area dapur dan ruang makan minimalis

What people said
Saya biasa melihat ulasan di tri*a**is*r, karena di sana kita bia melihat bagaimana keadaan hotel dari kamera pengunjung serta lengkap dengan ulasannya. Untuk Benoa Sea Suite & Villa sendiri ada 42 ulasan and most of them memberikan rate bintang 5 dan tak ada yang memberikan kesan sangat buruk! Rerata mereka puas akan pemandangan, fasilitas, serta service yang diberikan.

Kemewahan yang terjangkau
Untuk sebuah penginapan dengan fasilitas yang begitu lengkap dan view sedemikian cantiknya, Benoa Sea Suite & Villa memberikan jaminan harga terrendah degan cara memesan melalui websitenya. Kamar Ocean View Suite with Jacuzzi dibuka dengan rate 1.1jutaan permalam, di mana biasanya penginapan seperti ini setidaknya meyentuh angka 2jutaan perkamar permalamnya.
Cuma satu kata, "Wah!"
Affordable Luxury :)

Keuntungan lainnya kita bisa mendapatkan gratis 1 kali banana-boat untuk 2 orang bila menginap selama 2 malam. Buat yang suka eksistensi atau mengharuskan kamu senantiasa terhubung dengan internet jangan khawatir, ada free wifi yang bisa bebaskan aktivitasmu tanpa batas. Oya, satu lagi  yang menjadi nilai tambah dan bertambah yakin adalah Benoa Sea Suites and Villas juga dikelola oleh tangan-tangan ahli di bidang hospitality yaitu Premier Hospitality Asia. Perusahaan ini telah memegang banyak brand penginapan ternama di Indonesia dan mancanegara. Jadi nggak ragu lagi soal pelayanannya.

Take a chance
Nah, buat kamu yang suka liburan gaya Mika dan Panji agaknya sesekali perlu coba liburan ala staycation deh. Supaya gak merasa sayang, maka yuks ikut eventnya yang satu ini. Hadiahnya cihuy lho menginap di kamar mewah lengkap dengan tiket pesawat pergi-pulang  Jakarta-Bali. See you there.

*This article is included in the blog competition held by Benoa Sea Suites and Benoa Bay Villas Bali. Posts are original and personal works.

Wednesday, 23 May 2018

Tetap Cantik dengan Baju Gamis


Geliat dunia mode saat ini tengah berkembang pesat tanpa terkecuali pakaian muslimah, gamis.
Dulu, agaknya gamis lebih banyak digunakan oleh orang-orang tua dan dengan warna yang monoton, namun kini mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa muda banyak pula yang mengenakannya. Kini gamis dengan ragam warna, motif, dan desain yang menarik mampu menjangkau lintas usia.

Ini semua tak lepas dari peran para inspirator muslimah yang tak kenal lelah dalam mendakwahkan syariat agama. Ditambah lagi kepiawaian para designer yang membawa kesan positif pada pakaian berjubah panjang ini. 

Kini, gamis sudah mulai menjadi tren dunia fashion tanah air. Salah satunya juga faktor idola atau public figur pilihan masyarakat yang hijrah dan memutuskan mengenakan baju gamis syari. Saya senang melihat perubahan positif ini karena dengan begitu mereka bisa menjadi tuntunan bagi para penggemarnya.

Bukan hanya lintas usia, gamis juga bisa digunakan lintas acara mulai dari yang santai untuk dikenakan sehari-hari di rumah, semi-formal untuk pengajian atau mengunjungi kerabat, hingga formal seperti acara wisuda maupun menghadiri undangan. Harga gamis pun beragam mulai dari yang ekonomis hingga yang perlu merogoh kocek lebih dalam. 

Berikut ragam gamis syari modern 

Bagi Anda yang menyukai kesederhanaan, bisa gunakan gamis syari polos atau yang sedikit terdapat sentuhan warna dan motif yang cantik. Model ini cocok bagi Anda yang tidak suka tampil mencolok di hadapan khalayak namu tetap bisa tampil stylish.

Baju gamis terbaru simple matahari mall
Sumber gambar : mataharimall

Sementara untuk Anda si periang, motif bunga-bunga dengan warna yang cerah bisa menjadi pilihan. Untuk Anda yang memiliki tubuh mungil ada baiknya memilih motif bunga yang kecil-kecil agar terlihat berisi. Sementara untuk Anda yang memiliki postur tinggi, bunga-bunga yang lebih besar bisa jadi pilihan. Ingin terlihat lebih ramping? Kalau begitu gunakan warna gelap seperti navy blue atau hitam. 

Gamis bunga matahari mall
Sumber gambar : mataharimall
Lalu, untuk Anda penikmat motif nusantara seperti batik, juga tidak perlu khawatir. Dunia fashion tanah air juga melirik kain batik untuk dijadikan gamis. Gamis bermotif batik bisa masuk ke hampir semua lini acara, seperti pengajian, menghadiri pernikahan, atau sekadar berkumpul dengan kawan-kawan. 

Sumber gambar: mataharimall
Ingin kesan glamor dan elegan, pilihlah gamis yang memiliki aksen gold. Bisa juga dimainkan dengan sentuhan brokat untuk menambah kesan wah. Hal lain yang tak boleh dilupakan adalah pilih padu padan jilbab yang serasi. Untuk acara formal jilbab berbahan satin akan menambah kesan mewah. 

Sumber gambar: mataharimall
Jangan lupa prinsip padu padan gamis-hijab. Bila gamis pilihan Anda polos, maka Anda bisa kenakan hijab polos maupun motif. Namun apabila gamis Anda sudah bermotif apalagi cukup ramai, maka baiknya gunakan hijab polos atau dominan polos dengan sedikit sentuhan warna yang sesuai dengan outfit yang dikenakan.

Nah, sekarang bagaimana dengan koleksi gamis yang Anda punya? Apakah lebih banyak yang polos, bunga-bunga, batik, atau hanya koleksi untuk acara penting seperti kondangan saja? Whua, mungkin sebagian sudah ada yang punya baju gamis terbaru untuk lebaran nanti. Saya rasa Anda pun mulai berpikir untuk mengenakan gamis setelah melihat ragam model gamis di atas. Gamis sebagai pakaian syari memang cocok untuk dikenakan di hari raya nan Fitri selain tentunya juga cocok dikenakan di hari-hari lainnya.

Oya, menjelang hari raya biasanya banyak toko yang memberikan diskon besar-besaran. Kini, tanpa perlu ribet, macet, dan menahan dahaga karena sedang puasa, Anda sudah bisa memiliki baju gamis terbaru tanpa harus ke luar rumah. Cukup klak-klik dari handphone Anda, baju gamis terbaru pilihan akan diantar langsung ke rumah.

Monday, 14 May 2018

[Resensi] Your Travel Guide in Berlin


Judul : Journey in Berlin
Penulis : Niken Sari
Penerbit : PT. Elex Media Komputindo
Tahun : 27 Des 2017
Tebal : 128 halaman
ISBN : 978-602-04-5147-3


Jerman. Negara satu ini hampir tidak pernah terlewat dalam itinerary siapapun yang akan melakukan tur di Eropa. Apa pasal? Setidaknya penulis menyebutkan ada 10 hal yang membuat Jerman layak dikunjungi, beberapa di antaranya destinasi wisata yang unik dan menarik, seni dan budayanya, bahasa, transportasi yang saling teritegrasi, iklim, kuliner, living cost yang rendah, dan lainnya. (hal 2-4) 

Bagi kalian yang berencana melakukan perjalanan tur Eropa dan masuk dari Jerman atau memang mengkhususkan diri ke Jerman, ada baiknya membaca buku ini dulu sebagai panduan. Penulis telah menjabarkan dengan rinci apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan perjalanan ke negara yang terkenal dengan Tembok Berlin-nya itu. Mulai dari persiapan booking tiket, visa schengen, hingga mata uang Euro sebagai perbekalan. Waktu terbaik mengunjungi Berlin adalah saat low-season yaitu di bulan Februari, Mei, dan November-saat tiket pesawat lebih murah. (Hal 9) 

Karena Jerman memiliki 4 musim, jadi pastikan kalian tidak salah membawa jenis pakaian atau barang lainnya. Penulis sudah menjabarkan daftar barang bawaan serta macam aktvitas yang bisa dilakukan sesuai dengan musim yang berlaku. Misalkan saja saat musim dingin (Desember-Februari) di mana suhunya berkisar minus 10-5 derajat celcius, setidaknya bawalah winter coat dengan penutup kepala, long John, sweter tebal, pakaian thermal, sarung tangan, kaos kaki, dan lainnya. Pada saat musim semi (Maret-Mei) orang lebih banyak menghabiskan waktu dengan kegiatan di luar rumah. Musim panas (Juni-Agustus) kebanyakan orang akan mengunjungi pantai. Dan musim gugur (September-November) di mana ciri khasnya adalah bunga-bunga yang berubah warna menjadi kuning dan berjatuhan, jangan lupa karena akan memasuki musim dingin maka siapakan pakain tebal. 

Tembok Berlin memiliki panjang 155 kilo meter yang memiliki dua sisi, yaitu sisi dalam dan sisi luar. Pada Berlin Wall ini terdapat Mauer Park atau Taman Tembok yang di dalamnya terdapat sisa tembok Berlin sepanjang 30 meter. (Hal.37). Meski buku bercover putih ini berisi panduan perjalanan yang detail namun penulis mampu menuturkannya dengan gaya bahasa yang ringan dan membuat kita tidak meraba-raba seperti apakah tembok Berlin yang bersejarah dan mendunia itu. Bangunan bersejarah lainnya serta berbagai destinasi menarik juga diulas oleh penulis lengkap dengan lokasi, jadwal buka, transportasi, hingga harga masuk objek wisata tersebut.

Kelebihan lainnya penulis juga menyertakan rekomendasi transportasi termasuk tempat penyewaan mobil, tempat penginapan dan kuliner. Ada juga rekomendasi kuliner halal yang artinya buku saku ini bisa dijadikan rujukan juga untuk para pelancong muslim yang hendak ke Berlin. Tidak hanya itu penulis juga melengkapi buku ini dengan beberapa kosakata bahasa Jerman sehari-hari yang mungkin akan sering kalian temui di sana. 

Bagi saya yang suka melancong dan belum pernah ke Jerman, buku ini sangat berguna karena dapat dengan jelas memberikan gambaran bagaimana atmosfer Jerman khususnya Berlin. Tidak harus ada rencana ke sana sebelumnya untuk membaca buku ini, karena pemantasan diri selalu hadir mengawali semuanya. Pemantasan diri adalah wujud kesiapan dan siapa yang siap dialah yang beruntung. Vielen Dank!

Saturday, 5 May 2018

Menilik Sisa-Sisa Kejayaan Islam di Tanah Andalusia for Adinda Azzahra Tour


-Dalam masa kegelapan berabad silam lalu di daratan Eropa, Allah hadirkan secercah harapan dalam pengetahuan dan indahnya peradaban Islam di tanah Andalusia-

Saya selalu tertarik mendengar kisah kejayaan Islam khususnya di benua Eropa. Bagi saya Eropa adalah magnetnya para turis dunia termasuk muslim Indonesia. Keindahan alam, seni, budaya, kultur, bangunan-bangunan dengan arsitektur yang cantik hingga perbedaan iklim kerap menjadi alasan yang melatarbelakangi kunjungan ke negeri tersebut, tanpa terkecuali dengan Andalusia. 

Andalusia merupakan salah satu wilayah otonom Spanyol bagian selatan sekaligus menjadi salah satu wilayah di Eropa yang memiliki catatan sejarah Islam cukup panjang. Banyak bangunan indah yang menjadi saksi bisu bagaimana Islam berjaya di tanah ini. Islam sendiri datang ke Spanyol melalui Afrika Utara pada tahun 711 Masehi. Siapa sangka lebih dari 7 abad lamanya Islam bertahan dalam masa keemasan di negeri ini. 

Tujuh ribu pasukan dikirim ke Spanyol atas perintah Musa Ibn Nushair yang merupakan seorang gubernur Afrika Utara masa itu. Dibawah pimpinan Thariq ibn Ziyad, para pasukan berangkat ke Spanyol menyeberangi selat hingga tiba di kawasan berbukit yang kini dikenal dengan nama Gibraltar. Nama ini sendiri diambil dari nama Thariq ibn Ziyad, sehingga orang menyebutnya Jabal Thariq (Gunung Thariq), yang oleh lidah barat disebut sebagai Gibraltar. 

Sesampainya di tanah Andalusia, tak disangka, Thariq justru membakar seluruh kapal yang membawa dirinya beserta para pasukan hingga ke Spanyol. Tindakannya ini tentu menimbulkan banyak tanya terutama bagi para pasukannya sendiri. Namun inilah sosok pemimpin sejati, pantang baginya mundur. Hanya ada pilihan, hidup mulia atau mati syahid. Andaikata muslim kalah, maka kapal tersebut akan digunakan oleh musuh menyeberang dan menginvasi ke Afrika. Masya Allah, pemikiran yang sungguh cemerlang.

Alhamdulillah atas izin Allah, Thariq beserta pasukannya berhasil menduduki wilayah Andalusia dan terus melebarkan kekuasaannya, mulai dari Cordoba, Granada, hingga Toledo. Saat itu Eropa yang sedang dalam masa kegelapan (dark age), Islam datang bak cahaya. Islam membawa banyak ilmu pengetahuan baik di bidang sains, teknologi, filsafat, bahasa, seni dan budaya. Pada masa itu, di sinilah pusat pengetahuan berada. Islam semakin berkembang, toleransi beragama antara Muslim, Yahudi, dan Kristen terjalin dengan baik. 

Pada periode awal, Andalusia merupakan bagian dari Dinasti Umayyah dan menjadi kerajaan paling maju di seantero Eropa. Sayangnya masa keemasan ini tidak kekal, seiring waktu terjadilah perbedaan pandangan antar elite penguasa. Andalusia pun terpecah menjadi beberapa kerajaan kecil yang disebut taifa.

Saat itu muslim Spanyol tidak lagi memiliki sosok pemimpin yang kuat sementara konflik antara kesultanan Islam dan kerajaan kristen kian memanas. Di sisi lain, muslim Spanyol saat itu juga mulai meninggalkan nilai-nilai agama, semakin cinta akan dunia dan takut mati. Satu persatu wilayah Islam di Spanyol jatuh ke tangan kerajaan Kristen dan menyisakan Granada sebagai benteng pertahanan terakhir Islam di Spanyol.

Namun semua seolah terlambat, Islam semakin terdesak. Sementara dalam keadaan seperti ini, Sultan Muhammad, anak dari Sultan Granada justru melakukan pemberontakan terhadap ayahnya sendiri. Situasi yang begitu menguntungkan bagi kerajaan Kristen untuk menaklukan Granada. Di lain sisi, dari kerajaan Kristen justru mendapat suntikan kekuatan dengan menikahnya Raja Ferdinand dari Aragon dengan Isabella dari Kerajaan Castille. Inilah pernikahan yang menggabungkan dua kekuatan lawan demi cita-cita yang satu, menaklukan Granada hingga akhirnya Islam terusir dari Spanyol. 

Sungguh memilukan, kehidupan yang damai pada masa kejayaan Islam di tanah Andalusia berakhir tragis dengan terusir, terbunuh, atau dipaksa murtad para muslim Spanyol masa itu.

Hingga saat ini, jejak-jejak kejayaan Islam masih bisa dirasakan di tanah Andalusia melalui beberapa bangunan bersejarahnya. Selalu ada doa dan harapan agar umat muslim terus bersatu membangun kembali peradaban dan perdamaian dunia. 


Masjid Cordoba

Bangunan ini sudah beberapa kali beralihfungsi. Mulai dari yang awalnya merupakan kuil Pagan pada masa Romawi, kemudian berubah menjadi gereja Visigoth hingga selanjutnya pada saaat Islam masuk di abad pertengahan bangunan ini berdiri gagah menjadi sebuah Masjid megah bahkan untuk ukuran saat ini. Itulah Masjid Cordoba.
Sumber gambar: Wikipedia

Masjid Cordoba didirikan pada masa Khalifah Muslim Abdurrahman I tahun 785 M. Selama sekitar 200 tahun masjid ini terus mengalami pembangunan dan pengembangan. Pada masa Khalifah Abdurrahman II di Masjid ini dibangun menara kemudian pada masa Al Hakam II masjid diperluas lagi dan menambahkan mihrab untuk imam salat, selanjutnya renovasi terakhir adalah membangun penghubung ke istana pada masa al-Mansur Ibn Abi Aamir tahun 987 Masehi.

Pada masa keemasan Islam, Masjid Cordoba tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah melainkan juga sebagai tempat pengadilan syariah dan perkuliahan. Di sinilah jantung peradaban ilmu pengetahuan berada. Sebagai sebuah pusat pemerintahan Islam di Spanyol, Cordoba juga menjadikan masjid ini sebagai pusat kegiatan pemerintah dan aktivitas warga.
Masjid Cordoba kejayaan Islam di Spanyol
Prayer Hall. Sumber gambar: Wikipedia
Mihrab Masjid Cordoba yang masih dijaga keasliannya. Sumber gambar: Wikipedia
Bangunan ini dari luar mirip sebuah benteng, dengan tembok yang menjulang tinggi mengelilingi seluruh area The Mezquita-begitu orang menyebut bangunan ini sekarang. Arsitektur Islamnya begitu kental, warna kuning emas dengan paduan kaligrafi menghiasi tiap gerbangnya. 

Setelah masa reconquista (penaklukan kembali), masjid ini berubah menjadi katedral. Bagian tengah Masjid ini pun diubah menjadi altar utama dan tempat paduan suara. Meski begitu kita masih bisa melihat keindahan kaligrafi ayat-ayat Alquran pada dinding Mihrabnya. Dan pada 15 Desember 1994, UNESCO menetapkan The Mezquita sebagai salah satu tempat peninggalan bersejarah di dunia.


Istana Alhambra


Bagi saya bangunan ini lebih dari sekadar istana dengan arsitektur dengan nilai seni yang tinggi, namun lebih dari itu terdapat nilai historis yang menancap hingga ke relung hati saya sebagai seorang muslim. Bagaimana tidak, inilah benteng pertahanan terakhir umat muslim di Spanyol, sebelum akhirnya jatuh ke tangan kerajaan Kristen dengan begitu memilukan.
Kompleks Istana Alhambra yang berada di kaki Pegunungan Sierra Nevada.
Sumber gambar: Pixabay
Istana yang dibangun pada tahun 1238-1358 Masehi ini didirikan oleh kerajaan Bani Ahmar atau bangsa Moor dari Afrika Utara. Alhambra merupakan kompleks istana yang berdiri kokoh di bukit La Sabica, Granada, Andalusia, Spanyol. Nama Alhambra sendiri berasal dari bahasa Arab Al Hamra yang berarti merah, karena memang istana yang juga berfungsi sebagai benteng pertahanan ini banyak dihiasi oleh ubin-ubin, bata, serta keramik berwarna merah. 

Istana ini begitu megah, terdiri dari 3 kompleks utama yaitu Benteng Alcazaba, Generalife, dan Nasrid Palace. Ketiga kompleks ini tidak dibangun secara serentak melainkan bertahap yang disempurnakan oleh penerus-penerus tahta selanjutnya. Oleh karenanya, mereka yang berkunjung ke sini merasa bahwa 3 kompleks ini bukan sebagai satu-kesatuan melainkan seperti berdiri sendiri-sendiri.

Benteng Alcazaba merupakan kompleks pertama dan dibangun pada masa pemerintahan Muhammad I. Bangunan ini juga berfungsi sebagai barak militer. Temboknya begitu tebal dan kokoh bahkan konon katanya tak akan hancur meski meriam musuh menerjangnya. Sisi dalam benteng ini terdapat taman dan kolam dengan arsitektur yang indah. Salah satu yang menarik perhatian dari benteng ini adalah menara Tore de La Vella, dengan lonceng La Vella tergantung sebagai tanda kemenangan penguasa Spanyol pasca reconquista.

Alhambra, istana ini akan menuai decak kagum bagi siapapun yang melihatnya. Taman-taman di Genaralife yang tertata rapi, indah, dan beraneka warna serta jenisnya, di tambah kolam-kolam terbuka yang memantulkan langit Andalusia tampak begitu mengagumkan.
Taman surga di bumi ada di Generalife Granada
Sultan membangun kanal air dan kebun bunga, pohon, buah karena ingin membuat gambaran surga di bumi.
Sumber gambar: alhambradegranada[dot]com
Sementara di sisi dalam terdapat Hausyus Sibb atau Taman Singa atau Lion Fountain, sebuah kolam kecil yang ditopang oleh 12 patung singa secara melingkar. Sayangnya saat ini, Lion Fountain tak lagi berfungsi seperti awal dahulu yang dapat digunakan sebagai penunjuk waktu. Jadi dari mulut patung singa ini dapat memancarkan air sesuai dengan waktu yang berlaku. Bila sedang pukul 1 maka hanya satu air yang mancur dari mulut patung singa, bila pukul 10 maka 10 air yang akan mancur dari mulut patung singa. Keigintahuan penguasa Spanyol selepas penaklukan Granada justru membuat sistem pengairan patung singa ini menjadi rusak. Kini seluruh patung singa tersebut memancarkan air bersamaan, tak ada lagi penunjuk waktu dari mulut si patung singa ini.
Taman SInga di ALhambra
Taman singa, di sekitarnya ada 128 tiang yang terbuat dari marmer.
Sumber gambar: adindaazzahra.com
Desain interior Alhambra sangat kental dengan simbol ilmu pengetahuan dan nuansa Islamnya. Ukiran geometri serta kaligrafi Arab hampir menghiasi seluruh dinding dalam Alhambra. Tulisan "La Ghalib Illalah" banyak terpatri di dalamnya, tulisan yang berarti "tak ada kemenangan kecuali karena Allah" menjadi bahan bakar semangat perjuangan muslim Spanyol masa itu.

Setelah penaklukan, konon Raja Charles V begitu tekesan dengan keindahan Alhambra dan memutskan membuat istana di dalamnya tanpa merusak bangunan yang telah ada. Istana itu bernama Palace of Charles V. Perbedaan yang kentara adalah tak banyak ukiran seperti bangunan lainnya di Alhambra melainkan lebih banyak ornamen bergaya renaissance. Arsitektur Alhambra begitu rumit, kaya akan unsur ilmu pengetahuan mulai dari sistem pengairan, detail bangunan hingga gabungan seni yang begitu indah. Sulit melukiskan kemegahannya dengan kata-kata. Begitu indah dan bersejarahnya, bangunan ini pun turut masuk daftar situs warisan dunia oleh UNESCO sejak tahun 1984.

Demikianlah Alhambra berdiri gagah hingga kini menjadi saksi bagaimna ia merasakan masa-masa keemasannya dulu. Tak kuat membayangkan bagaimana Sultan Muhammad terpaksa memberikan kunci kota Granada dan terusir keluar melalui sebuah gerbang mungil bernama Gate of Wine, yang juga merupakan pintu masuk antara pemukiman dan istana raja (Nasrid Palace). Beriring tangis sang Sultan keluar merelakan Granada jatuh ke kerajaan Kristen, sementara snag ibunda justru mengecam sang putra, "Janganlah menangis untuk apa yang tak bisa kau pertahankan sebagai laki-laki." 

“Seandainya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan limpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mengingkari, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS. Al-A’raf: 96).

Semoga kisah ini tidak sekadar menambah pengetahuan melainkan juga mempertebal iman Islam kita. Barangkali inilah, selama di dunia tak ada kesenangan yang abadi pun dengan kesedihan. Apa yang telah terjadi di tanah Andalusia baiknya menjadi pelajaran bagi kita umat muslim untuk selalu dekat denganNya. Kemunduran Islam justru bukan karena miskinnya harta maupun tahta, melainkan miskinnya iman kita kepadaNya. .

Andalusia dan Wisata Muslim

Membaca sejarah panjang tersebut agaknya tidak berlebihan bila menjadikan Andalusia sebagai destinasi wisata bagi umat muslim. 

Menjaga solat serta kehalalan makanan adalah dua hal krusial yang biasanya sulit dilakukan saat berplesir ke negara-negara barat, padahal dua hal tersebut wajib bagi umat muslim. Oleh sebab itu, saya sangat menyarankan kawan-kawan mengikuti paket wisata muslim bila memang ingin berplesir ke negara di mana muslim menjadi minoritas karena biasanya di negara ini sulit mencari tempat ibadah dan makanan halal. Mencari paket wisata muslim juga bukan hal mudah, maraknya berita negatif terkait perusahaan travel menjadi ketakutan tersendiri bagi para calon pelancong. 

Pengalaman saya sendiri dalam mencari paket wisata muslim adalah cari perusahaan perjalanan yang memiliki izin resmi, berpengalaman sejak lama, memiliki review positif dari para customernya, serta harga terbaik. Seperti pengalaman ke Perth Januari lalu yang akhirnya dipandu oleh muslim Malaysia. Mengetahui ada provider travel tour halal asli  Indonesia seperti Adinda Azzahra akan menjadi pilihan utama bagi kami untuk menikmati kemudahahan perjalanan halal di negara-negara barat seperti Andalusia.

Karena sejatinya bagi umat muslim makna perjalanan adalah apabila ia mampu mengenal RabbNya lebih dekat, menggali hikmah, menemukan pesan-pesan cintaNya di tiap perjalanan dan bukan sekadar pemuas batin yang justru menjadikannya lalai akan kewajiban. 

Wallahu A'lam Bishawab!