Tuesday, 13 February 2018

Blogger Muslimah Meet Up With Teh Khadija (Peggy Melati Sukma)

Meet Up Blogger Muslimah with teh Khadija aka Peggy Melati

Alhamdulillah atas izin Allah, sabtu, 10 Februari lalu, Blogger Muslimah sukses mengadakan acara kopdaran bersama para anggotanya di daerah kuningan, Jakarta Selatan yang bertajuk "Muslimah Berdaya dan Menginspirasi". Yang spesial dari acara tersebut adalah kehadiran sang bintang tamu Teh Khadija alias Teh Peggy Melati Sukma, yang kini mantap mengundurkan diri dari dunia keartisan yang membesarkan namanya dan memutuskan berhijrah.

Pukul 09.00 wib, saat saya tiba di lantai 17 Gedung Permata Kuningan, suasana di kantor Proxsis sudah cukup ramai. Tampak beberapa blogger tengah sibuk mengambil gambar. Sementara beberapa teman lainnya ada yang sedang ngopi-ngopi cantik juga sekedar berbincang-bincang sambil menanti waktu di mulainya acara.
#EksisdiProxsis
Saya yang baru pertama kali hadir di kegiatan offline Blogger Muslimah ini awalnya merasa canggung. Namun seketika perasaan itu hilang tatkala salah seorang teman dunia maya mba Dian Restu melambaikan tangannya ke arah saya.

Entahlah, walaupun itu pertemuan pertama kami tapi rasanya seolah sudah kenal lama dan merasa sangat dekat. Terima kasih Blogger Muslimah yang sudah mejembati silaturahim kami.

Sebelum acara di mulai, peserta mendapatkan goodybag salah satunya berisi Hijab segiempat bolak-balik yang ciamik dari Rumah Hijab Alsa lengkap dengan brosnya. Hijab Alsa ini gak cuma menyediakan hijab segi-empat tetapi juga menyediakan jilbab syari lainnya seperti khimar maupun bergo.
Hijab Alsa is in the house :)
Potluck always catch my eyes
Sebelum acara di mulai, tak bisa dipungkiri mata saya selalu tertuju pada meja bundar yang berisi aneka hantaran dari para peserta. Sebetulnya saya tidak begitu lapar, namun entah mengapa makanan-makanan tersebut seolah memanggil saya.
Ini yang disebut potluck
And the show begins ...
Sesuai jadwal, pukul 09.30 acara meet-up Blogger Muslimah yang dipandu oleh Teh Icha dimulai. Sebagai MC, beliau sangat interaktif dan kreatif. Bagaimana tidak? Seluruh peserta diminta bergantian memperkenalkan diri dengan kembali mengusahakan untuk mengingat nama-nama teman sebelumnya. Alamak! Yang saya salut, ternyata beliau pun sanggup menghapal nama seluruh peserta, lho. Kereeen!

Sambutan Sang Founder Blogger Muslimah
Selepas perkenalan, acara dibuka dengan sambutan dari sang Founder Blogger Muslimah, Uni Novia Syahidah Rais. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan 6 program Blogger Muslimah tahun 2018 kepada para anggotanya.
Founder blogger muslimah
Founder Blogger Muslimah, Uni Novia Syahidah Rais
  1. Meet-Up; Menghadirkan tokoh muslimah inspiratif. Seperti acara BM sabtu lalu yang menghadirkan teh Khadija aka Peggy Melati Sukma.
  2. Edukasi Muslimah; Melakukan kunjungan ke media agar anggota BM tidak hanya bisa menulis namun mengerti kode etik dalam kepenulisan itu sendiri. 
  3. Kepribadian Muslimah; Disajikan secara online di website Blogger Muslimah bersama mba Ratih Sophie Azizah
  4. Posting Tematik; Menuliskan dalam sebuah blog dengan tema yang sudah ditentukan.
  5.  Program Kepenulisan; yang masih terus digodok agar lebih interaktif.
  6. Muslimah Trip : berharap bukan sekadar jalan-jalan tapi dapat mendatangkan 3 manfaat sekaligus, yaitu melatih fisik, menajamkan akal dan menghidupkan hati.
Keren dan inovatif ya programnya. Yuks, para blogger muslimah yang ingin bergabung bisa join di grup FB Blogger Muslimah atau kunjungi laman websitenya di www.bloggermuslimah.id.

Sambutan Sang Direktur Proxsis Consulting
Selanjutnya sambutan dari Ibu Veny Ferawati Nirmala Sari dari Proxsis Consulting sebagai tuan rumah. Dalam sambutannya beliau memperkenalkan sedikit tentang perusahaan ini. Sebagai sebuah perusahaan konsultan manajemen, Proxsis cukup berpengalaman dalam membantu perusahaan-perusahaan melalui beragam trainingnya. Ini adalah kali ke-dua Proxsis menjadi tuan rumah bagi acara offline Blogger Muslimah.
IT Learning Center
Ibu Veny Ferawati Nirmala Sari, Direktur Proxsis

Beliau menuturkan kantor Proxsis ini merupakan coworking space. "Melihat para komunitas yang kerap menyewa dengan harga yang 'lumayan' untuk sekadar pertemuan singkat, mengapa tidak memakai kantor kami? Sayang kan, sabtu-minggu kantor kosong." Ujar ibu cantik ini.

Sebagai tambahan informasi, berikut beberapa program yang dimiliki IT Learning Center @proxsisspace:
  • ITLC Community Meet Up yang mewadahi para komunitas untuk meet-upan atau melakukan kegiatan di sini, seperti yang dilakukan blogger muslimah sabtu lalu.
  • ITLC Experts Presents yang menyediakan pembicara handal seputar IT (IT startup, blogger, web developer).
  • ITLC Start Up Incubator yang akan membimbing pebisnis pemula di bidang IT, mulai dari perencanaan hingga bisnis tersebut berjalan.
Yup, we can ask all about IT here :)

Sharing Session with Teh Khadija
Tanpa menunggu lama, tokoh yang menjadi bintang utama hari itu pun datang. Berbalut gamis biru muda, teh Khadija (Peggy Melati Sukma) datang ke ruangan sambil mengucapkan salam dengan penuh keramahan. Beliau pun tak sungkan menyapa dan menjabat beberapa tangan peserta.

Uni Novia yang bertindak sebagai moderator acara sempat dibuat speechless. Apa pasal? Sederet penghargaan dan prestasi berhasil diraih teh Khadija baik skala nasional maupun internasional bahkan sejak usianya yang masih belia. Kini, wanita yang terkenal lewat sinetron "Gerhana" tersebut mantap berhijrah.
(kiri) Founder Blogger Muslimah- (kanan) Teh Khadija aka Peggy Melati Sukma

Sebelum sesi sharing dimulai, Uni Novia membacakan profil singkat teh Khadija. Mengenai bagaimana sosok teh Khadija dulu dan kini serta serangkaian prestasi yang diraihnya akan di posting secara terpisah ya. Selanjutnya acara pun dimulai, pertanyaan yang kerap menimbulkan keingintahuan peserta akhirnya meluncur.
"Bagaimana sih Teh perjalanan hijrahnya?" tanya Uni Novia.
"Rasanya dua jam gak akan cukup ya bahas ini, karena saya sudah nulis 4 buku juga belum selesai. Hahaha." Jawab teh Khadija dengan sedikit tawa dibalik cadar coklatnya.
Beliau pun memaknai hijrah sebagai sebuah perjalanan bukan pencapaian. Hijrah itu meninggalkan sesuatu untuk menuju sesuatu. Bukan sekadar meninggalkan masa kelam lalu diam saja. Artinya selain meninggalkan kebiasaan masa lalu yang kelam sambil terus berupaya memperbaiki diri menuju jalan yang diridhoiNya. Hijrah itu adalah apa yang juga kita sedang jalani, dari alam rahim, alam dunia, alam barzah, alam akhirat. Beliau sendiri membagi perjalanan hidupnya dalam 4 fase.

1. Usia 0-13 tahun
Di tahun keemasan ini beliau bersyukur dibesarkan dalam keluarga yang cukup paham tentang agama, mengajarkannya ketauhidan, pandai mengaji dan mengahapal quran. Beragam prestasi ditorehnya, termasuk menjuarai MTQ.

2. Usia 13-Puncak karir
Pencapaian demi pencapaian yang diraih teh Peggy saat itu ternyata gaungnya sampai ke telinga tokoh sineas terkenal di eranya, seperti alm Arifin C Noor, alm. Didi Petet, dan sebagainya. Di usianya yang ke-15 beliau terjun secara profesional di dunia layar kaca. Allah menganugerahi bakat dan kepintaran yang luar biasa padanya. Karir dan bisnis semua sudah berjalan dibawah kendalinya. Beliau juga pernah menjadi duta di berbagai bidang, baik yang diusung pemerintah maupun yayasan di bawah naungannya. Bekerja dilingkup internasional seperti PBB, Asian Youth Forum pun pernah dilakoninya. Tidak hanya itu, dari segibpendidikan beliau juga menyelesaikan S1 dan S2 dengan predikat Cum Laude (sempurna).

Sayang, kehidupan dunia sempat memalingkan dirinya dari mengingat Allah. Nasihat-nasihat atau peringatan kebaikan, mental dari hatinya. Sampai akhirnya masalah-masalah dan persoalan hidup menghampirinya. Bisnis, karir, rumah tangga hancur seketika. Kalau kita mau peka, ini sebetulnya bentuk kasih sayang Allah. Ini kan sesuai dengan surat Al Anam: 44
"Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.” 

3. Masa Transisi
Beliau bersyukur pernah ditanamkan ilmu-ilmu agama di usia keemasannya dahulu. Sehingga ketika bertubi-tubi masalah itu datang, ia seperti kembali diingatkan akan hubungungannya dengan sang Pencipta. Di fase inilah ia mulai mencari hakikat hidup itu sendiri. Kembali mencari, mendalami ilmu agama dari satu guru ke guru lain. Inilah upayanya dalam mencari hidayah. Sampai akhirnya ia dihijrahkan oleh Allah Swt.
Peserta serius menyimak sharing yang begitu menginspirasi
4. Hijrah
Di masa ini beliau terus berupaya memperbaiki bonding dengan Allah Swt. Berusaha ikhlas, sabar dengan segala ketetapanNya. Pasrah bukan berarti tidak melakukan apa-apa. Namun memperbaiki syahadat, solat, puasa, serta amalan-amalan lain yang Allah Cintai. Bukankah kita memang hidup untuk ini? Seperti tertuang dalam surat Adz Dzariat:56 
“Tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah kepada-Ku”
"Udaaah, gak usah pusing mikiran ina itu ina itu ina itu, pasrah aja biar Allah yang ngatur semuanya." Ucap beliau dengan gaya lincahnya.
"Ketika kita melarutkan diri dengan kesibukan pada Allah, maka Allah yang akan mendatangkan rezeki tersebut bahkan dari arah yang gak kita duga-duga. Enak kan?" Sambungnya kembali penuh semangat.

Selain menulis, kini beliau aktif menjalani safari dakwah. Dua tahun dalam perjalanan hijrahnya Allah bukakan 22 negara untuknya padahal dulu 21 tahun di dunia entertainment hanya 7 negara dan itupun untuk tujuan dunia. Masya Allah ya.

Selepas pemaparan, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Antusiasme peserta sungguh luar biasa. Seretak beberapa peserta mengangat tangannya untuk bertanya.

Mengenal Lebih Dekat Teh Khadija
Pertanyaan pertama seputar alasan memakai nama Khadija sebagai nama hijrahnya?
Jawab: Beliau meyakini nama adalah doa. Dan bukan berarti nama pemberian orang tuanya adalah jelek. Tidak sama sekali. Justru nama Peggy dalam bahasa Yunani memiliki arti yang baik yaitu mutiara di dalam lautan. Sementara melati berharap walaupun kecil dapat memberi manfaat dan mengharumkan sekitar, dan sukma adalah nama keluarga yang disematkan padanya.

Nama hijrah yang kini disandangnya bukanlah untuk gaya-gayaan baginya. Melainkan ada doa yang tersemat agar semoga bisa meneladani budi pekerti ummi Khadija. Selain itu beliau mengaku beberapa rekan di negeri Arab mengalami kesulitan saat mengucapkan nama Peggy, berbeda bila menyebutkam nama Khadija.

Awalnya ada dua nama yang menjadi pilihannya, yaitu Khadija dan Sumayyah. Sumayyah adalah wanita syahid pertama. Namun, atas masukan beberapa guru akhirnya beliau menggunakan nama Khadija sebagai nama hijrahnya.

Sejak lama teh Khadija menjalankan bisnis dan kini ia menyumbangkan hampir seluruh keuntungan bisnisnya untuk misi dakwah dan kemanusiaan. Perkara biaya hidupnya? "Semua sudah Allah yang mengatur." Tuturnya.

Pertanyaan selanjutnya seputar bagaimana menghadapi anggota keluarga yang sulit diingatkan untuk berada di jalananya?
Jawab: Rasulullah SAW bersabda : Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau diam, ..." Ketika kita sudah berusaha mengingatkan namun yang timbul adalah perselisahan maka baiknya diam. Jangan lupa berdoa baik untuknya dan untuk diri kita sendiri. Ya, berdoa agar diri kita istiqomah dan jangan sampai malah kita yang terjerumus dalan arusnya. Bisa jadi orang tersebut adalah sebagai jalan jihad kita

Pertanyaan selanjutnya adalah apa bentuk kegiatan dakwah dan kemanusiaan yang teh Khadija lakukan?
Jawab: Alhamdulillah atas izin Allah, bersama Urban Syiar Project, beliau menginisiasi dan mengelola gerkan syiar islam melalui misi dakwah, sosial, dan kemanusiaan.

Baca selengkapnya Inilah Aktivitas Teh Khadija Saat Ini
Demikianlah bincang-bincang bersama Teh Khadija sabtu lalu. Karena sudah masuk waktu salat zuhur, Uni Novi pun menyudahi sementara acara meet-up Blogger Muslimah tersebut. Selepas ishoma (istirahat-solat-makan) dilanjutkan acara pemilihan pemenang lomba foto #meetupbloggermuslimah bersama para sponsor.

Satu lagi sponsor acara yang sangat dinanti-nantikan akhirnya datang juga, Ah Mah Cake Indonesia! Ah Mah Cake merupakan tradisional egg sponge cake yang terbuat dari bahan-bahan lokal yang aman dan halal. Setelah sukses menjadi no.1 Best Selling Egg Sponge Cake di Singapura, Malaysia, Thailand, dan China,  kini Ah Mah Cake kembali membuka dua outletnya di Indonesia, yaitu di Kelapa Gading (seberang MKG 3) dan Mall Emporium Pluit lantai LG no.6.

Keistimewaan Ah Mah Cake terletak pada kesegaran bahan dan pembuatannya yang langsung dari oven serta tekstur kuenya yang lembut dan lumer di mulut. Ah Mah Cake juga dapat disajikan selagi panas maupun dingin sehingga cocok disantap kapanpun. Dan karena porsinya besar bisa untuk 4 orang, kue ini sangat asyik untuk dinikmati bersama keluarga tercinta atau dengan teman-teman tersayang.

Menurut info yang dapat dipercaya Ah Mah Cake akan hadir di 5 kota besar di Indonesia. Adakah salah satunya kotamu? Saat ini Ah Mah Cake juga sedang banyak mengadakan program promo di akun instagramnya lho, yang mau kepoin promonya langsung meluncur ke instagramnya di @ahmahcakeindonesia.
It looks so fluffy, right?
Sebelum acara usai, panitia mengumumkan para pemenang lomba foto di acara #meetupbloggermuslimah. Kali ini hadiah pemenang merupakan sponsor dari Shalira Syar'i. Sahabat hijrah muslimah yang menyediakan beragam gamis dan khimar syar'i. Bila ingin melihat lebih ragam koleksinya dapat kunjungi akun instagramnya di @shalirasyar.i.
Khadijah Series-Salah satu koleksi Shalira Syar'i
Keseruan acara yang tak terlupakan
Edisi selfie
Alhamdulillah, buku #PesanJodoh sudah mendarat di tangan Teh Khadija  :)
Senang bisa 1 frame dengan blogger keceh, Mba Dian Restu
Salut untuk Blogger Muslimah walaupun acara ini free namun kualitas acara sangat total dan profesional. Sampai jumpa di event Blogger Muslimah selanjutnya. Glad to be with you, BM!


2 comments:

  1. Wanita inspirasi banget ya mba.. Alhamdulillah Sharig yang bermanfaat

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillah bisa ikutan di acara ini. Jadi begitu terinspirasi dengan sosok Teh Khadija...

    Alhamdulillah ada foto saya juga hahaha..senengnya akhirnya bisa jumpa Mbak Dwi Arum :)

    ReplyDelete