Friday, 26 January 2018

Liburan Bersama Anak ke Perth-Part 2 (Caversham-Swan Valley)



Tour ke-dua ini adalah yang paling ditunggu sama si kecil. Pasalnya, hari itu kami akan mengunjungi Caversham Wild Life Park. Di mana kita bisa melihat, berfoto, dan memberikan makan secara langsung hewan-hewan khas Australia. Buat yang ingin mengetahui perjalanan tour hari pertama kami di Perth monggo klik Liburan bersama anak ke Perth-Part 1 (City Tour)

Acara tour kami di mulai pukul 08.30, sedikit lebih cepat dari hari pertama karena memang wilayah yang akan kami kunjungi cukup jauh dari penginapan. Untuk cuaca sedikit lebih panas dari sebelumnya. Karena kami akan mengunjungi kebun binatang apalagi saat musim panas, tipsnya adalah gunakan outfit yang nyaman.

Pagi itu sebuah mobil putih sudah terparkir di depan penginapan kami. Well, kebiasaan orang sini sangat on-time kalau berjanji. Kami pun dipersilakan masuk dan dijelaskan bahwa kalau di Australia seluruh penumpang hingga kursi belakang semua harus menggunakan seat-belt. Iyaaakah?? Why? Katanya di sini memang tidak ada polisi, tapi ada cctv sehingga kalau melanggar tunggu saja akan ada bill yang ditagih ke rumahnya. Hahahaha ... Begitu ya, baiklah...

Tujuan pertama kita hari itu ke kebun binatang, sekitar pukul 09.00 sudah sampai di tekape. Aah walaupun terhitung masih pagi, tapi matahari cukup membuat kami memicingkan mata. Untuk masuk Caversham ini tentu tidak gratis, namun karena sudah masuk paket tour jadi gak ada biaya lagi yang kami keluarkan.

Taking picture with koala. Itu yang pertama kami lakukan. Antreannya tidak panjang. Di sana tersedia sabun cuci tangan tanpa bilas dan kita wajib menggunakannya. Saat akan berfoto, mba-mba bule cantik bilang, "jangan elus pakai telapak tangan, tapi gunakan punggung tangan ya. Karena koala akan merasa terancam dan bisa sedikit agresif." Oh begitu, baiklah. 1, 2, 3 cekrek.
Bulunya tebel, minta dipeluk. Tapi lagi asik makan daun eukaliptus.
Selesai berfoto dengan Koala, kami juga diajak melihat wombat dan hewan-hewan lainnya. Mba-mba dan mas-mas di sini cantik dan ganteng. Kalau di Indonesia mungkin mereka sudah menjadi artis sinetron bintang utama. #gakpenting.

Oke, jam 10.00 ternyata ada live-show. Pengunjung saat itu tidak ramai, tapi saya perhatikan banyak negara luar Australia yang datang, seperti Rusia, India, dan Indonesia seperti kami. Kalau kamu tahu Cowboy Show di Taman Safari. Nah, pertunjukan ini mirip dengan itu. Cuma yang di sini lebih ke tema peternakan. Jadi ada kuda, domba, anak domba, anjing, dan sapi. Si Alin sendiri mencoba memerah susu sapi dan berhasil. Yeayyy!

Nah, sekarang yang paling ditunggu-tunggu. melihat dan memberi makan kangguru. Kangguru di sini sudah jinak jadi Alin pun berani memberi makan secara langsung. Makanannya apa? Saya juga gak tahu persis, bentuknya sih seperti pelet ikan, tapi isinya mungkin olahan khusus untuk kangguru.
Oke, sudah sah yaa ke Australianya :)
Sebelum jam 12 siang kami sudah selesai berkeliling. Sekarang kami akan mengunjung kawasan perkebunan anggur tertua di Australia yaitu Swan Valley. Namun, sebelum menuju sana kami singgah dulu di Margaret River. Ini adalah toko coklat di mana kita bisa melihat langsung proses pembuatannya hingga menghasilkan coklat beraneka bentuk dan warna. Sisa potongan coklat sepertinya di daur ulang untuk kemudian menjadi free tester untuk pengunjung.



Karena hari sudah siang sambil menuju Swan Valley, kami berhenti sejenak di kawasan Miraboka untuk makan dan salat zuhur. Mencari makanan halal sepertinya gak sulit. Siang itu kami makan di Hawi Charcoal Chicken. Oke, mungkin saya akan mengulas tempat makan di Perth tersendiri. Masih satu kawasan dengan tempat makan, ada masjid komunitas muslim Afrika di Perth.
Masjid di Miraboka
Yang baju oranye adalah pemiliknya. Seorang muslim Afrika
Selepas salat zuhur kami melanjutkan perjalanan menuju Swan Valley. Perjalanan kami berhenti pada sebuah kebun anggur yang dimiliki oleh seorang muslim Irak. Saat itu, beberapa anggur dan semangka baru saja dipetik. Ukuran anggur di Australia memang relatif lebih kecil dan rasanya sedikit lebih asam.
Bawaanya mau petik ajaaahh...
Puas foto-foto di kebun anggur, kami melanjutkan perjalanan ke sebuah toko coklat kembali namanya Mondo Nougat. Nougat itu serupa Sni*ker kalau di sini. Cuma rasanya Mondo ini lebih enak. Di sini juga ada tester bila kita minta. Yang saya salut dari penjual di sini adalah kejujurannya. Saat kami mau membeli es krim gelato Tiramisu, ia mengatakan bahwa itu mengandung alkohol, jadi pilih rasa lain saja. Akhirnya kami memilih rasa vanilla. Es krimnya sangat legit dan enak. Menurut saya lebih enak dari yang di Margaret. Es krimnya juga home made, dibuat secara langsung di dapurnya.

Lagi-lagi gak beli coklatnya cuma numpang ngadem sambil makan es-krim satu rame-rame, hahaa.... Next stop adalah The House of Honey. Sesuai namanya ini adalah toko madu yang cukup terkenal. Sepertinya sudah menjadi standar bagi penjual makanan untuk menyajikan tester. Di sini ada beragam jenis madu dan yang khas dan paling mahal adalah madu Jarrah. Madu Jarrah ini hanya ada di Australia Barat langsung diambil dari hutan Jarrah. Rasanya legit dan after-tastenya ada sedikit rasa pahit. Harganya sekitar 13 AUD. Katanya madu Jarrah ini memiliki banyak khasiat, sebagai anti mikroba dan nempercepat penyembuhan luka.
Bersama mba Atria yang sudah 13 tahun tinggal di Aussie
Sepertinya hari masih cukup siang walaupun jam sudah menunjukkan pukul 4 sore. Kami menyempatkan sejenak ke Hyde Park. Tidak seluas Kings Park, namun taman ini menawarkan kesejukan dan fasilitas bermain anak-anak yang cukup banyak. Tampak sekumpulan keluarga sedang piknik di taman ini. Sambil orang tua bercengkerama, anak-anak bisa bermain air, perosotan, pasir, dan semacamnya. Sementara yang lain ada yang asyik berjemur, berjalan dengan binatang peliharaan, hingga yang foto-foto narsis seperti saya.
Salah satu sudut di Hyde Park
Oiya, yang spesial dari perjalanan hari ini adalah karena bertepatan dengan Anniversary orang tua saya. Dan video ini adalah persembahan untuknya. May Allah gives you a good heart, a great life, and much happiness in the world and the hereafter.

See you on next trip stories :)

7 comments:

  1. Asyiiik emang livuran sama keluarga

    ReplyDelete
  2. Asyiiik emang livuran sama keluarga

    ReplyDelete
  3. Alin sudah sah ke Australia..:D
    Terus kenyang tester dong ya Mbak..pedagangnya baik dan jujur ya..senengnya
    Happy Anniversary buat Orang Tuanya..Ikut meng-Aamiinkan doanya :)

    ReplyDelete
  4. Lengkap betul explore Perthnya, bikin mupeng bangent. Ihik, btw selamat hari jadi untuk Eyangnya Alin ya, sehat2 terus dan selalu bahagia dalam pernikahan

    ReplyDelete
  5. Saya baru tau, kalau mengelus koala tidak boleh pakai telapak tangan. Ternyata doi sensitif juga ya...hihihi...
    Liburannya asik sekali, mbak...:)

    ReplyDelete
  6. Itu kangurunya kayak bule ya mbak.. Hihihi

    ReplyDelete