Wednesday, 24 January 2018

Liburan Bersama Anak ke Perth, Part-1 (City Tour)



Well, bisa dibilang ini adalah pengalaman pertama saya liburan ke luar negeri bersama anak. Pernah mimpi gak? Hmm, lupa. Yang jelas pernah sih berdoa. Cuma gak nyangka juga, paling pikir saya Singapura atau Malaysia dulu deh yang deket dan budayanya mirip dengan kita, tapi ternyata Allah berkehendak lain. Alhamdulillah...

Umumnya, orang Indonesia nih kalau liburan ke Aussie, milihnya kalo gak Sydney ya Melbourne, jaraaaang banget mikir liburan ke Perth. Ada apa coba di Perth? Padahal mahhh liburan sama anak kecil cocok banget ke sini. 

Yaiyalah orang habis liburan dari sana. Hahaa... mungkin iya mungkin gak, soalnya kan belum ngerasain yang lain. Tapi feeling saya Perth adalah salah satu kota favorit kami bila akan liburan ke luar negeri.

Kenapaaaaa??? Panjang ceritanyaaah. Sekarang ikutin dulu yuks perjalanan liburan hari pertama kami di Perth. Sebetulnya ini hari ke-dua sih, karena hari pertama hanya airport-transfer ke penginapan.

Musim di belahan  bumi selatan berkebalikan dari belahan bumi utara. Jadi, kalau di Eropa dan sekitarnya bulan Januari adalah musim dingin, di Australia justru musim panas. Sehingga, siang hari di sini lebih panjang dari malamnya. Rasanya tidur baru sesaat ternyata matahari sudah mulai meninggi, rasanya berkeliling kota sudah lama ternyata matahari masih enggan ke peraduan. Baru kali itu saya merasakan jam 5 pagi rasa jam 7 pagi, sementara jam 7 malamnya sendiri rasa jam 5 sore waktu Jakarta. #noraaakk :D Malam yang hanya sekitar 8 jam itu betul-betul saya manfaatkan untuk tidur. Yang awalnya berniat nge-draft satu-dua cerita ternyata bablas, hahaaa ...

Perjalanan city tour kami di mulai pukul 09.00. Mio yang akan memandu perjalanan kami sudah siap di lobby dengan style khas musim panas. Baju kaos kerah hitam bertuliskan Jutawan Tours dipadu dengan jeans panjang biru muda lengkap dengan kaca mata hitamnya. FYI, Mio adalah tour guide kami seorang Malaysia yang mungkin sebentar lagi akan menjadi permanent resident di Australia. Oke kembali lagi ke perjalanan mengililingi kota Perth ini ya.

Pagi itu cuaca di Perth memang panas, tapi angin yang berhembus cukup kencang, so tetap saja terasa dingin namun kering. Bibir anak saya sampai kering dan pecah-pecah, mungkin juga si kecil kurang minum. Tipsnya adalah bawa bekal minum tambahan. Atau, kalau di Perth karena banyak keran minum kita bisa menggunakannya. Cuma kalau saya sih tetap saja merasa kurang higienis bawaanya. Hahaa #ndesoo. Melihat bibir anak saya yang demikian, saya selalu memberikannya minum tiap 10 menit sekali walaupun seteguk-seteguk, sampai akhirnya dia bilang kembung Bun, heehee.. maaf ya, Nak! Tips selanjutnya jangan  lupa gunakan lip balm dan sunblock termasuk untuk anak ya.

Saya lumayan terkejut saat Mio bilang, hari ini kita akan menggunakan bus dan akan banyak berjalan mengelilingi kota? Whuatttt? Jadi gak pake mobil? Hahaa, mulai deh gaya kopernya keluar. Tapi setelah menjalaninya ternyataaaaa .... luar biasa pegelnya.

Tidak jauh dari penginapan kami, ada halte bus. Tanpa perlu menunggu lama CAT Bus Red sudah datang dan siap mengantar kami ke pemberhentian yang dituju. Bus di sini sangat nyaman karena bersih, aman, gak ada pengamen atau orang jualan, dan yang penting gratis tis tis tis.

Kemana saja sih hari liburan pertama kami di Perth? Soal itinerary karena kami menggunakan travel, jadi semuanya kami terima beres tinggal ngikut saja. Kalau gak pake travel? hahaa, paling cuma muter-muter Bell Tower.

Stirling Garden

Stirling garden ini terletak di kawasan Barrack St. Kelihatannya memang taman doang ya, tapi aslinya enak banget. Ini taman pertama rasa karpet yang saya lihat ketika di Perth. Dekat sini ada monumen kangguru yang instgarammable, anak-anak pasti suka foto bersamanya. 

Oya, mencari toilet di sini sepertinya tidak sulit. Karena kami harus sering minum demi menjaga tubuh tetap terhidrasi. Sayangnya, toilet yang ada toilet kering, sehingga tipsnya saat liburan ke luar negeri adalah bawa botol kosong atau botol khusus untuk "bersih-bersih"ya,  hahaaa...

Ke Perth gak lengkap kalau belum foto di Bell Tower. Sayangnya, saat itu sedang ada pembangunan di sekitarnya, jadi ya gitu deh memang kurang estetik. Selain Bell Tower, Elizabeth Quay (baca: kiy), Perth's CBD juga menjadi kunjungan kami.

Karena ini wisata kota, jelas lebih banyak berjalan. Anak-anak mungkin akan merasa lelah mengikuti kegiatan ini, so tipsnya adalah bila memungkinkan bawa stroller. Keuntungan membawa stroller itu selain kita gak perlu capek menggendong, juga bisa kita manfaatkan untuk menyimpan barang-barang. Pengalaman kami si kecil awalnya sangat menikmati tetapi menjelang siang sepertinya dia mulai lelah, hahaa kalau udah begitu tugas sang ayah untuk menggendongnya, hakhakhaaak...
Hay Street
Buat kalian yang doyan belanja, Hay street ini wajib dikunjungi. Di sini ada sebuah kawasan pertokoan kecil bernama London Court. Di dalamnya menjual banyak souvenir juga banyak deretan cafe cantik dengan spot yang ciamik. Pokoknya serasa di London deh, hihi #kayapernahaja #namanyajugaafirmasi. Di Hay Street ini banyak bangku juga pohon-pohon kecil yang cukup membawa hawa sejuk di tengah musim panas. Tips selanjutnya liburan sama anak adalah, kalau emang capek, biarlah anak istirahat sejenak. Membiarkan dirinya tidur-tiduran sambil kita pijat-pijat kakinya bisa mengembalikan kembali energinya.
Kings Park Botanical Garden
Siang-siang ke taman, gak panas? Yah panaslah apalagi lagi musim panas. Tapi kalau mau melihat kota Perth dengan pemandangan tercantiknya ya di sini, di puncak Mount Eliza, Kings Park. Sebetulnya kami ada jadwal tour ke water town. Water town itu semacam mall yang isinya barang-barang branded dengan harga miring. Tapiiii, karena tujuan kita ke sini adalah liburan dan bukan shopping so kita lewatkan water town ini. Makanya, seharusnya jadwal kita ke Kings Park adalah sore hari, tapi jangan khawatir siang-siang pun rame, banyak yang berjemur di taman  terluas sedunia ini. Bersyukur banget di tengah teriknya siang itu, kami diajak menggunakan mobil travelnya. Aaaahh, senangnya... Anak pun nyaman, karena gak capek. 

Terakhir kami menyempatkan ke Blue Boat House. Saya pikir ini terletak di lautan, ternyata tempatya di pinngir jalan dan di tepi sungai swan, bahkan dasarnya pun masih terlihat. Tempat ini juga ramai dikunjungi wisatawan, karenanya perlu mengantre sebelum mendapat giliran.

Demikianlah, liburan hari pertama kami bersama anak di Perth. Perjalanan ini disponsori oleh Batik Air. Baca selengkapnya Pengalaman Terbang dengan Batik Air ke Perth.

Terimakasih juga Mio Jutawan tours yang telah mengabadikan momen berharga kami dengan sebuah video cantik ini. Nantikan cerita part 2&3 ya ...




See you on next trip stories :)

#SatuHariSatuKaryaIIDN
#BatikAirGoesToPerth

7 comments:

  1. Aku terkesima dengan bisnya yang gratis tis tis. Kapan di negeri kita tercinta ya?

    ReplyDelete
  2. Datang pas summer enak, jadi waktu jalannya lebih banyak..:)
    Keren Perth ah!

    ReplyDelete
  3. Pengennnn banget ke Aussie �� kapan yaa ada kesempatan. Noted buat cerita-cerita Mbak Arum. Musti nyoba naik bisnya nich kalo kesana, Seruuu euuuy.

    Keren videonya Mbak Aruum hehehhe

    ReplyDelete
  4. Kalau jalan ke LN masalah
    Musim ini vital bgt ya, pokoknya jangan sampai salah

    ReplyDelete
  5. Iihhhhh kereeeennnnn beeuud. Aiih jadi ngiler kapannn ya simbol ini bisa keluar negrih hiks hiks 😂😂😂

    ReplyDelete