Cara Urus Visa Turis Australia Sendiri, 5 Hari Jadi! Update Des 2017

Senin, Januari 01, 2018


Assalamualaikum...
Hai ... Hai ... Ini adalah postingan perdana saya di tahun 2018. Senang mengawalinya dengan konten yang berbau aroma wisata. Harapan saya tahun ini semakin banyak topik wisata lainnya ya baik  yang domestik maupun internesyenel. Aamiin Ya Mujibasailiin. Tahun baru kebanyakan orang posting tentang resolusi, kalau saya sudah menuliskan hal ini lebih dulu. Apa resolusi saya, yang mau baca monggo diklik link berikut ya ... Resolusi; Ada Doa yang Terselip di Dalamnya. 

Okey, langsung aja ya, di sini saya mau berbagi cerita pengalaman saat urus visa Australia kemarin.

Kata orang-orang kekuatan paspor Indonesia itu kalah jauh sama negara tetangga kita, Singapore. Makanya kita sebagai WNI gak bisa dengan bebas keluar masuk negara orang. Bahasa jawanya yah  harus kulonuwon dulu gitu deh. Tapi tampaknya gak berlaku kalau negara lain mau bertandang ke negara kita. Beuh, kurang ramah gimana sih penduduk kita ya.

Termasuk negara tetangga kita juga, Australia. Kita harus tetap mendapatkan visa negara tersebut kalau ingin jalan-jalan ke sana. Nah, udah tahu urus visa itu ribet apalagi Australia yang biaya urus visanya aja gak murah, terus ngapain ke sana sih cyiin? Hehee... Nanti akan terjawab di bawah.

Baca juga Pengalaman Terbang Bersama Batik Air ke Perth

Sebetulnya kata orang-orang urus visa Australia itu gampang, selama berkas-berkasnya lengkap. Nah, masalahnya adalah blablabla.. intinya ada 1 ganjalan aja tentang si berkas ini. Duit ya? Bukan. Yang mau tau japri aja lah ya. Hehe... Akhirnya saya coba hubungi travel agent Dwi****tour. Ternyata mereka cuma nyerahin form persyaratan aja sama dikasih beberapa contoh surat sponsor, dll... Kami pikir, mereka bisa ngisiin dan jadi tempat konsultasi tentang si 1 ganjalan itu, ternyata gak. Kalau cuma jadi perpanjangan tangan nyerahin berkas, makasih deh. Bingung banget mikir si ganjelan itu, #apasih, hahaha ... Aha... tiba-tiba teringat sama si mba Tesyasblog yang sering bolak-balik ke Aussie. Menurut saran beliau, udah urus sendiri aja mba. Pengalaman temennya urus di travel banyak yang ditolak, karena gitu deh kadang travel nggampangin berkas-berkasnya. 

Ya sudah, akhirnya kami coba download form visa turis dan kami lengkapi semua syarat tersebut. Di sini saya merasa keberadaan travel tadi sangat membantu. Hehee... 

Ohya untuk urus visa Australia sejak 1 November 2017, wajib membuat Janji Temu. Duuh gegara istilah janji temu ini saya sampe deg-degan, kirain harus wawancara ternyata gak kok. Jadi maksudnya janji suci eh janji temu #halah :D adalah daftar online gitu. Kamu bisa daftar di sini https://online.vfsglobal.com/GlobalAppointment/ Jadi kaya buat paspor, sekarang harus daftar online.

Ohya mengenai cara perpanjang paspor terbaru bisa dibaca di sini ya. [Klik]

Di sini saya sekadar sharing apa yang saya alami, semua syarat dan ketentuan tentu bisa berubah, jadi kalian tetap harus pantau websitenya VFS Global ya. Kantor VFS untuk Australia ini ada di Kuningan City Lantai 2, Jakarta, satu kantor sama VFS NZ dan UK.

Kesan pertama masuk tuh udah semi bandara int'l deh, ada pemeriksaan dengan metal detector. Buat kamu yang bawa laptop akan diminta untuk ditaruh di tempat penitipan tentu ada biayanya. Di dalam sih ada tempat fotokopi, cuma daripada ribet sebaiknya persiapkan semuanya secara matang. Jangan lupa ambil nomor antrean ya. Nanti nomor kamu akan disebutkan menuju counter berapa gitu. Waktu saya apply, alhamdulillah sedang sepi.

Baik para sekuriti maupun staf  VFS Australianya ramah. Bahkan dalam isian formulir saya, ada beberapa nomor yang belum diisi, sama seseembak staf VFS tersebut dilingkari untuk diisi semuanya dan dijelaskan maksudnya apa. Terus sepertinya kita juga bisa request kalau mau cepat. Jadi suami saya sempat bilang, "jadinya berapa lama ya? soalnya berangkat Januari nih mba." Kata mbaknya "Oh gitu ya... yasudah nanti di@#$%^&* Maksudnya saya juga gak jelas dia ngomong apa.

Baca juga : 8 Tips Mulus Melalui Imigrasi

Nah, karena saya gak bikin janji temu jadi saya dinyatakan walk-in aja dan itu kena tambahan biaya IDR 115.500/aplikan, totalnya jadi lumayan banget dengan biaya pembuatan visa itu sendiri sekitar 1.650.000/orang. Jadi kalau kamu mau daftarin 5 orang yah dikali 5 yes. Pembayarannya bisa cash, debit, atau kartu kredit. Tapi kalau debit dan berbeda bank kena charge sekitar 3%. Bagi kami sih lumayan banget, jadi kami milih cash saja ambil dari ATM. Urus visa Aussie ini gak semua aplikan  harus dateng kok. Nanti kalau visa kamu granted, jangan sedih kalau gak ada stiker visanya di paspor. Gak keren ya? Biar lah yaaa yang penting granted. Ohya, selama pengurusan langsung ke VFS paspor kita gak ditahan, jadi buat kamu yang mau sambil liburan dulu ke LN bisa kok. Tapi ingat, paspornya tetap harus dibawa ya untuk verifikasi data mungkin. Kalau urusnya via travel lain pasti akan ditahan, berapa lamanya ... entahlah tergantung si travel.

Nah, sekarang apa saja sih yang diperlukan dalam pengurusan visa Australia.

1. Isi formulir permohonan visa. Kalau turis isi form 1419. Tanda tangan di nomor 51 & 52. Untuk anak kecil juga isi form ini. Kecuali kalau si anak berpergiannya dengan salah satu orang tua atau tanpa orang tua baru isi formnya 1257.

2. Paspor baru (jangan sampe masuk 6 bulan menuju expirednya ya) DAN paspor lama bila ada.
Paspor baru dan lama difotocopy dalam kertas A4 jangan dipotong. Apa aja yang difotocopy? Halaman depan, halaman belakang dan halaman yang ada cap imigrasi negara lain. JANGAN distreples! Kayanya cap-cap imigrasi yang ada cukup mempengaruhi deh. Apalagi yang udah ada stempel USA kayanya lebih lancar jaya. Saya sendiri selain untuk keperluan umrah, belum pernah ke luar negeri bahkan sekadar negara tetangga, Singapore. 

3. Pas foto 4x6, background putih, tampak muka 80%, bilang aja kaya buat haji. Kalau baca di form dari travel sih perlu 2, tapi pas di kantor vfs nya ternyata cukup 1.

4. Fotokopi KTP
Sebetulnya kalau perayaratan yang saya lihat di travel itu gak ada. Cuma karena berkas saya waktu itu masih nyatu sama bikin paspor sebelumnya, alhamdulillah pas diminta ya ada. Jadi sebaiknya siapkan fotokopi KTP dalam kertaa A4.

5. Fotokopi Akta lahir/ijazah + Kartu Keluarga + surat nikah (bagi yang sudah nikah). 

6. Bukti keuangan 3 bulan terakhir, dengan saldo min 50juta/pax. Artinya kalau berangkat berdua ya 100juta. Jangan mendadak. 

7. Surat keterangan kerja bagi karyawn atau SIUP bagi wirausahawan atau surat pelajar/mahasiswa dan kartu pelajar/mahasiswanya atau kalau gak punya semuanya ya surat sponsor atau orang-orang biasa menyebutnya surat sakti. Surat inilah yang akan digunakan untuk meyakinkan bahwa kita gak ada niatan untuk gak balik dari negaranya. Nah inilah jawaban pertanyaan saya di awal kenapa harus ke Australia sih? Jadi saya mengeluarkan surat sakti yang saya capture dari laman resmi Batikair.com yang ini. Di dalam formulir 1419 juga ada pertanyaan, intinya kenapa sih kamu mau ke Aussie? Ya sudahlah ya, masa saya jawab menang quiz tapi gak ada buktinya. Semoga ini bisa menjawab keraguannya, hahaah..
Surat inilah menjadi alasan terkuat mengapa kami ke Perth.
Jadi ceritanya alhamdulillah saya dapat rezeki tiket gratis Jakarta-Perth pp dari Batik Air dalam program kuis #BatikAirGoesToPerth. Omong-omong sama salah seorang tim Batik Air, jadi salah satu faktor kemenangan saya adalah saya memiliki blog aktif selain tentu jawaban saya benar. Karena apa? Karena mereka juga mengharapkan ada feedback dari kami para pemenang. Alhamdulillah, seneng kalau ini blog mulai diperhitungkan. Nah yang punya blog hayuk dirawat. Jangan anggap remeh tulisan-tulisanmu.

8. Invitation letter bila ada. Surat undangan kalau ada ya. Kalau gak ada gak usah diada-adain.

9. Dokumen tambahan, misalnya ya kalau saya karena status suami adalah mahasiswa yang baru saja lulus dan beliau sudah resign dari PNS, jadi kami membuat surat pernyataan seolah kami mendapat sponsor dari orang tua, yang menyatakan bahwa semua biaya perjalanan ditanggung oleh beliau. #sungkemsamaorangtua.
Surat sponsor di mana tadinya orang pertama tidak ikut. Kemudian alhamdulillah akhirnya berniat ikut sehingga semua kata "they" kami ganti "we".
10. Surat keterangan ganti nama (bila ada)

11. Untuk mereka yang berusia di atas 75 tahun sertakan surat dari dokter

12. Untuk istri yang pergi tanpa suami harus ada surat ijin dari suaminya diatas materai 6000 + Photocopy ktp Suami.

Nah, buat kamu yang penasaran, sudah sampai di mana sih prosesnya, bisa pakai tambahan info by sms biayanya 25.000/aplikan. Estimasi hasilnya sih kata mba-mbanya 15-30 hari kerja bisa lebih cepat atau lambat tergantung kedutaan. Duuh deg-degan juga secara kami tulis di form berangkatnya sekitar 15 hari kerja lagi, mana pas peak season dan banyak terpotong libur bersama. Tapi alhamdulillah kamis pagi itu kami dapat email cinta yang isinya seperti ini.
Alhamdulillah...

So kalau ada yang nanya enak urus sendiri atau pakai travel? Jawabannya sesuai kebutuhan. Pengen irit dan cepat ya urus sendiri. Gak punya banyak waktu ngurusin begituan dan gak diburu untuk liburannya, apalagi kamu tajir melintir pakai travel, it's okey!

Buat kamu yang ingin tahu segala informasi terkait visa Australia bisa langsung kunjungi halaman VFS ya tinggal klik di sini.

You Might Also Like

44 komentar

  1. Congrats Mbak..fix berangkat!
    Pernah ke VFS urus visa Schengen pas ke Eropa, tapi nggak urus sendiri, alasan suami kasihan saya, karena dia lagi nggak stay di Indonesia..hahaha. Jadilah lewat agen langganan kantor suami. Thanks infonya, nanti ngurus sendiri kalau pergi lagi, biar tahu ribetnya.:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasiih mbaa.. Aiiih mba Dian mah udah keliling dunia, gampang aja urus visa. Hihui..

      Hapus
  2. Congrats ya mba,ternyata ribet juga ya banyak syaratnya. Kalau saldo di rekening g ada 50jt alamat ga bisa berangkat dong ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa ya bisa gak mba. Intinya sih mereka ingin kepastian bahwa kita gak ngrepotin mereka di sana. Kalau ada pihak yg bisa menjamin kehidupan kita di sana, rekening itu bukan masalah,#tsyah...

      Hapus
    2. Ish ish.. kalo yang ini bisa-bisa simbok langsung diskip dah ah! Hiks ... brarti kudu update blog aja dah, biar menang kyk mba Dwi wkwkwkwk... eniweee Congrats ya Mba... jangan lupa oleh-oleh ��

      Hapus
  3. Wah, kekuatan blog yang masih sering diremehin orang ya, mbak, ternyata malah jadi jalan rezeki Mbak.

    PR banget nih buatku buat lebih ngurus blogku dengan baik dan konsisten

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya mba, saya sendiri sih belum pernah dgr langsung selentingan negatif, paling curhatan tmn aja yang ngapain ngereview gak dibayar. Hihi ... There's something money cant buy.

      Aku pun jadi makin semangat ngeblog mba, semakin smangat berbagi informasi.

      Oya, btw selamat ya mba kemenangan di salihanya.. 😉

      Hapus
  4. wah ribet juga ya ngurus sendiri...kebetulan aku belom pernah buat paspor atau visa mba,dari blogmu aku jadi banyak tau tentang itu semua salah satu ilmu bermanfaat semoga next aku bisa buat hihi :D

    *mengharapkan pergi ke negara korea dan jepang...khalyalan :D*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin... Saya juga mengharapkan dua negara itu mba untuk dikunjungi... Hihiii...

      Hapus
  5. Wow, terbang ke Australia gratis? Senangnya... Mengurus visa sendiri, ternyata banyak sekali syarat-syaratnya ya mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, jadi bikin semangat ngeblog, qiqiqiqi

      Hapus
  6. Makasih ya mba
    Wawasan baru nih buat saya yg belum pernah ke luar negeri

    Tapi yg paling nampol adalah kalimat "jangan anggap remeh tulisan2mu." Hihi.

    Keep blogging mba

    BalasHapus
  7. Infonya bermanfaat Mbak, sebagai bahan pengetahuan buat saya, siapa tahu suatu saat saya akan keluar negeri untuk berfhoto dengan Kangguru. :)

    BalasHapus
  8. Barakallah mbak, semoga bisa nyusul mulai merapikan dan mengisi rutin blog saya, Sangat menginspirasi buat diriku yang hobby travelling juga.
    Have anice trip ya mbak :).

    BalasHapus
  9. Moga2 thn depan kalo jadi ke aussie, lancar jg ngurus visanya :) . Sbnrnya sih mau sekalian ke NZ. Cm krn udh deket ama australi, aku pikir, kenapa ga sekalian :D. Di aussienya sendiri aku pgn bgt ke perth dan gold coast mba. Soalnya di sana ama themepark dengan rollercoaster yg ekstreme dan masuk rekor dunia utk kategori rel tercuram tegak lurus :D. Whooaaaa aku harus bisa nyobain rollercoaster begitu :D. Makanya singgah ke aussie jd wajib banget :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beuuh, ngeri kali aku bayanginnya mba... DIbayarin pun naik roller coaster itu aku tak mau... Hihi... Semoga lancar ya mba perjalanannya.. Have fun..

      Hapus
  10. hah? serius bu bukti keuangan saldo minimalnya harus 50jt?
    kalo stempel keluar negri minimal harus ada berapa negara ya?
    singapore, thailand, filipina cukup ga ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waktu itu saya dapetin persyaratan dari travel dan mereka menyertakan syarat seperti itu, min 50 juta/orang. Kalo stempelmu itu udah banyak, ini bukan syarat mutlak sih cuma pertimbangan mereka aja, saya waktu itu baru ada cap 1 dari KSA.

      Hapus
  11. saya kemarin bikin visa sendiri juga mba cuman gagal, alesannya sih saya ga ngelampirin buku tabungan. padahal pas dikantor vsf pegawainya bilang kalo ada sponsor yang nanggung di sana ga perlu pakai buku tabungan.. ;(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hmm iya sih biasanya kalau ada yang nanggung gak perlu lampirin rek pribadi gpp.

      Apa mungkin kurang? Maksudnya selain dari sisi nominal juga kurang menunjukkan kekerabatan yang ditunjukan dengan surat kuasa atau surat tugas kantor. Eh ini tugas kantor atau liburan sih? Ehehe..

      Hapus
  12. Meilan. Attaul@gma.com4 Juni 2018 12.09

    Asalamualaykum mbak, makasih banyak infonya. .Jadi pengen coba apply sendiri. .3 bln yg lalu appy lewat travel agent ditolak. Kalo nggak punya surat sakti.. Hanya punya teman di melbourne yg saat ini sdg bekerja memakai visa kerja, bisakah mengajukan liburan 1 bln. .Mmg blm pernah ke ausy. Apa saya harus ikut tour ke aussy biar tembus visanya mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam. Kalau boleh tahu alasan penolakannya apakah? Kalau teman kayanya kurang kuat bukti relasinya ya. Kalau syarat2 lengkap sih, bilang mau holiday insya Allah lolos mba.

      Hapus
  13. mba maw nanya dong. kalau saya posisi di medan terus maw urus sendiri apa harus ke jakarta? atau lewat online saja ya? thanks mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya kurang tahu mba kalau dari Medan. Mohon maaf kurang membantu :D

      Hapus
  14. Mba. Apakah tidak perlu tes kesehatan dulu? Di tulisannya tidak menyinggung soal itu. Terimakasih sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak perlu mas, kecuali untuk lansia berusia di atas 65 tahun dan wanita hamil.

      Hapus
  15. Hii dwi selamat siang
    Kalau kita usaha tapi hanya punya SKU surat keterangan usaha. Bisa dijadikan sebagai pendukung kita tidak ya ?
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya kurang paham. Coba saja dilampirkan dan tanyakan ke petugas AVACnya nanti ya.

      Hapus
  16. mb,kalo urus visa,seharian bisa langsung keluar, ato butuh beberapa hari untuk bolak balik ngurusnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kemarin saya sehari aja mba. Mungkin kalau ada dokumen yg kurang lengkap bisa aja bolak-balik.

      Hapus
  17. Aku pernah ngurus visa turis australia lewat travel agent tapi ditolak.satu bulan kemudian aku ngurus sendiri ke vfs global di denpasar bali. Cuma nunggu seminggu jawaban granted enggaknya.tapi mempersiapkan dokumen2 nya hampir sebulan.Ternyata aku dapet multiply entry visa selama 3 tahun.bisa tinggal sampai 3 bulan setiap entry.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waktu urus ke vfs global, alasan tujuan ke Australia apa?
      Kira2 yg pertama kenapa di tolak??

      Hapus
    2. Whuaa asyik ya mba Niken malah dpt multiply entry

      Hapus
  18. Malam ...saya mau tanya ni .. saya kan jauh banget ni dari jakarta ke kuningan untukk dtg lgsg .. apakah bisa di kirim lewat email?mau kesana karena suami dapat kerja disana skg dpt visa bridging dan abg ipar stay dsna apakah bs djdkan dua2 nya sebagai jaminan kita stay dsna selama liburan????

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya gak bisa, kalau meang kendala di jarak pakai jasa travel aja.

      Jaminan stay maksudnya bagaimana ya? Kalau misal mau menginap di tempat saudara tsb rasanya tidak masalah sih.

      Hapus
  19. Mbak ada minimum nominal di bank gak ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setahu saya info dari travel kemari itu 50 juta mba.

      Hapus
  20. Mba mau Tanya untuk asuransi bagaimana ya ? mba pakai asuransi apa? mohon rekomendasinya. makasih.

    BalasHapus
  21. Utk penulisan Nama.apakah harus sesuai KTP.akte .ijasah? Krn Nama sy hanya 1 kalimat saja..sdgkan wkt itu mau umroh minimal hrs ada 3 nama..jadilah add endorst nama dihalaman sebelahnya..jadi apakaj nanti apply visa sesuai nama dipassport depan 1 Nama saja atau pakai 3 nama yg sdh endorst?

    BalasHapus
  22. Selamat pagi mbak. Boleh minta contact WA nya yang bisa dihubungi?
    Saya ada rencana mau flight ke Osi.
    Tapi masih bingung.
    Jadi mungkin masih banyak mau tanya2 mbak.
    Makasi mbak🙏🏻

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan via email saja ya di duie.arum@gmail.com

      Hapus
  23. Mbaa.. Itu yg di surat sponsor orgtua bagian position di isi nya apaa ya???

    BalasHapus