Friday, 17 March 2017

7 Tips Merawat Batik Yang Benar



Hari gini siapa sih yang gak suka pakai batik? Kini batik hadir dengan beragam corak, warna, serta desain yang sangat modern dan juga menarik. Bisa dipakai untuk acara santai hingga yang formal bahkan untuk menyambut tamu negara. Indonesia memang surganya batik. Bahkan UNESCO telah menetapkan kota Pekalongan sebagai World's City of Batik sejak tahun 2014 silam. Kota Pekalongan ini masuk dalam jaringan kota kreatif dengan kategori crafts and folks art.


By the way, sudah tahukah kamu seperti apa batik pekalongan tersebut? Berikut saya tampilkan beberapa contohnya ya
Kain Batik Cap Primis
Kain Batik Klasik Kontemporer

Kain Batik Semi Tulis dan Embos
Kain Batik Prada dan Embos
Kain Batik Klasik Kontemporer

Nah sangat cantik dan menarik kan? Mau lihat juga bagaimana jadinya kalau kain batik sudah menjadi sebuah pakaian yang utuh? 
Batik Pekalongan-Couple
Gamis Batik Pekalongan-Couple


Kain dan baju batik di atas dikerjakan oleh para pengrajin batik asli Pekalongan langsung lho. Dibuat dari bahan katun Primisima Halus yaitu salah satu bahan kain yang sering dipakai untuk batik cap. Kain batik jenis ini nyaman dipakai, tidak panas, menyerap keringat serta terasa halus bila disentuh atau diusap. Kok saya tahu banget ya? Hehe.. sekadar informasi, batik-batik cantik di atas merupakan produk dari Batik Iris. 

Sebagai blogger kita memang tidak boleh asal comot gambar, karena plagiarisme tidak cuma sekadar konten namun juga gambar yang menyertainya. Makanya saya gunakan produksi teman saya mba Sukma Patel yang juga owner Batik Iris ini. Dan dari sanalah kami banyak cerita seputar batik termasuk tips merawat batik ini. 

Nah, setelah melihat sedikit gambaran tentang Batik Pekalongan. Sekarang saya mau ajak kamu merawat batik yang benar agar tetap awet.

1. Jangan gunakan detergent. Mengapa? Karena detergent ini sifatnya "keras" dan bisa mengikis warna pada batik kesayangan kamu.

2. Gunakan lerak atau bisa juga shampoo yang sudah dilarutkan dalam air. Lerak ini adalah tumbuhan namun sekarang gak usah bingung karena sudah banyak terjual lerak cair sebagai bahan pencuci batik. 

3. Hindari pencucian dengan mesin cuci. Cucilah menggunakan tangan dan kucek lembut serta jangan diperas berlebihan. Agar tekstur bahan tidak berubah atau rusak.

4. Baju/bahan batik juga tidak perlu direndam apalagi bersamaan dengan baju lainnya. Hal ini bisa menyebabkan warna memudar serta melunturkan baju lainnya.

5. Saat menyetrika mulailah dari panas yang rendah atau gunakan bahan/kain pelapis agar baju tidak bersentuhan dengan setrikaan secara langsung. Bisa juga cukup setrika bagian dalamnya saja. 

6. Hindari penggunaan pewangi pakaian atau parfum secara langsung. Hal ini bisa menyebabkan warna batik memudar.

7. Pada proses penyimpanan juga sebisa mungkin gantung pakaian batik kamu. Dan jika batik kamu harganya cukup mahal dan jarang digunakan maka lapisi dengan plastik agar tidak berdebu atau dimakan ngengat lemari. Jangan gunakan kapur barus, sebagai alternatifnya kamu bisa gunakan merica yang masih bulat-bulat lalu bungkus dengan kain yang berlubang, agar kualitas kain batikmu tetap terjaga.

Nah demikianlah tips merawat baju/kain batik kamu agar tetap bagus dan tahan lama, tidak sulit bukan? Sayang kan kalau batik-batik bagus begitu cepat rusak karena kelalaian kita merawat batik. Kalau ada masukan lain boleh lho sharing di sini. 









7 comments:

  1. Ok.. jadi tau selama ini cara yang saya gunakan salah.. harus dirubah ya.. terutama yg dicuci menggunakan detergen dan masuk mesin cuci

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai kornelius..

      Yup, kalau mau batik kamu tahan lama bisa gunakan cara di atas, saya juga baru tahu pas ngobrol sama teman saya itu, hee..

      Btw, terima kasih sudah mampir..

      Delete
  2. wah saya seringnya mencuci batik campur pakai mesin cuci. Makasih infonya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mba Ivonie..

      Sama-sama semoga bermanfaat ya, sayang kalau batiknya mahal hee.. ☺

      Delete
  3. punya batik 'betulan' yang mahal harganya mbak, punya suami dan anak-anak. seragam manten. batik pecelan madiun. nyucinya pakai shampo. jadi saya udah betul ya, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. mantaap... pake shampoo juga enaknya wanginya macam-macam ya.. :)

      Delete
  4. Tertarik untuk mengetahui lebih banyak lagi tentang batik?. Anda bisa mendownload E-Book membatik di Fitinline.

    ReplyDelete