Thursday, 29 December 2016

Menjelajahi Surabaya Bersama Si Kecil

sumber pic : garuda-indonesia.com

“Libur telah tiba.. Libur telah tiba… Hore… Hore.. Hore..” *singing*

Humm hawa liburan udah semerbak mewangi nih. Kalau ingat liburan jadi ingat setahun  yang lalu. Tepat di bulan Desember kami sekeluarga berlibur ke Surabaya. Ibu kota Jawa Timur ini terkenal dengan julukan kota pahlawan, maka wajar saja kalau di sana lebih banyak objek wisata edukasinya. Tidak banyak tempat yang kami sambangi saat berlibur ke Surabaya. Selain karena singkatnya jadwal liburan kami, usia anak kami yang kala itu 2 tahun masih terlalu kecil untuk mengerti tempat wisata yang akan dikunjungi. Lalu mengapa harus Surabaya? Adakah tempat wisata yang seru untuk anak-anak di sana?

Pemilihan liburan di Surabaya ini bukan tanpa alasan. Awalnya kami ada rencama berlibur ke Kuala Lumpur, Malaysia hanya saja karena adik saya yang kebetulan mendapat jatah libur memutuskan ingin ke Jakarta, jadi kami putuskan untuk bertemu di Surabaya dan liburan di Indonesia saja. Sebetulnya kami ingin sekalian menyusul ke Bondowoso hanya saja kondisi anak saya saat itu tidak memungkinkan. Karena ini termasuk acara dadakan jadi kami tidak sempat mencari paket wisata domestik. Semua kami arrange sendiri itinerarynya.

Sebelum ke Surabaya kami sempatkan searching tempat wisata ya wisata alam, wisata kuliner, wisata edukasi termasuk wisata hotel yang cocok dengan gaya liburan kami. Kami suka traveling ala staycation. Oleh karena itu kami selalu memilih hotel yang kids-friendly. Dua kriteria yang harus ada dalam daftar hotel kami antara lain adanya kids corner dan swimming pool. Akhirnya pilihan kami jatuh pada Shangri La hotel, Surabaya.

Walaupun saat itu sedang peak-season, namun pelayanan Shangri La Hotel ini sangat profesional. Stafnya ramah, proses cek-in tanpa kendala, menu sarapan bervariasi, fasilitas juga lengkap. Sayangnya tidak ada free shuttle antar-jemput Bandara. Silakan klik Shangri La Hotel Surabaya untuk membaca ulasan lebih lengkapnya.. 
Kids Corner


Perosotan Balon

Tak lengkap rasanya ke Surabaya tanpa merasakan sensasi melewati Jembatan Suramadu. Jembatan yang saat ini terpanjang di Indonesia. Pemandangan dari atas jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Madura ini sangat indah. Demi keselamatan bersama kami mengurungkan niat untuk menghentikan kendaraan sekedar untuk mengabadikan momen di atas jembatan Suramadu tersebut. Sekitar lima belas menit kami sudah tiba di Pulau Madura.


Jembatan Suramadu

Sampai di Madura tidak lengkap rasanya bila tidak makan Bebek Sinjay yang sangat fenomenal antreannya. Namun semua terbayarkan, rasanya enak sekali. Menurut pak supir yang mengantar kami kalau ingin makan di bebek sinjay ini jangan bertepatan dengan jam makan siang. Oalah.. Pantesan tadi si bapak ngebut :D Sebenarnya di Surabaya sendiri ada juga bebek sinjay ini, namun karena sudah kadung di Madura jadi sekalian saja menikmati dari tempat aslinya.

sumber pic : surgakuliner.com

Selepas mengisi perut kami beranjak ke landmark Surabaya. Kami baru tahu ternyata Patung Surabaya ini selain ada di Kebun Binatang Surabaya (KBS) juga ada di dekat Monumen Kapal Selam (Monkasel). Karena kita sudah pernah ke kebun binatang akhirnya kami memutuskan untuk memilih landmark yang di dekat Monkasel.


Jadilah kami menyicipi kapal selam bersejarah. Bangga banget deh Indonesia pernah punya kapal selam ini. Saat masuk di dalam Monkasel tidak terbayang bagaimana dulu perjuangan pahlawan kita bertahan dalam ruangan yang sempit seperti itu bahkan dalam waktu yang cukup lama demi membela bangsa. Di samping Monkasel ini ada Vidio Rama, tempat pemutaran video perjuangan para pahlawan kita. Saya sendiri sih tidak masuk . Di area ini ada kantin cuma ya so-so lah gak banyak menunya.

Monkasel

Tidak jauh dari tempat tersebut, kami menyempatkan berfoto sejenak di landmark Surabaya. Belum lengkap rasanya bila belum ke sini. Patung Sura dan Buaya yang ini terletak di bantara Kalimas.

Patung Suro dan Boyo

Karena sudah siang kami memutuskan kembali ke hotel untuk beristirahat. Sore hari kami menuju Surabaya Carnival Night Market (SCNM) setelah mendapat rekomendasi dari teman saya yang asli surabaya. Ya sesuai namanya SCNM ini bukanya mulai sore. Banyak permainan yang bisa dicoba oleh anak-anak. SCNM ini mirip seperti dufan. Ada carousel, halilintar, serta ada juga 3D trick art. Namun untuk masuk ke 3D trick art ini kita harus mengeluarkan kocek lagi.

3D trick-art

Karena si kecil sudah menunjukkan tanda-tanda mengantuk, akhirnya kami putuskan kembali ke Hotel. Keesokan harinya sebelum ke bandara untuk pulang kami menyempatkan diri untuk belanja oleh-oleh di Wisata Rasa. Selain almond crispy green tea kesukaan saya ada juga sambal Bu Rudi kesukaan suami, serta kue lapis surabaya yang endeeeeess buat dimakan rame-rame.

Aah seru rasanya liburan di Surabaya. Selain semuanya tercukupi oleh fasilitas hotel, juga objek wisata sekitar yang mudah dijangkau sangat menajdi solusi buat kami yang memiliki waktu liburan yang singkat. Jadi tidak sabar untuk merencanakan liburan setelah tahun baru nanti.

Kayanya asyik nih kalau dapat voucher menginap gratis dari Hoterip dan HIS Travel, masih banyak misi yang belum tercapai untuk menikmati beberapa hotel di Bogor. Royal Tulip Gunung Geulis atau Pesona Alam Resort and Spa semoga bisa terwujud for the next staycation. 

Aamiin...


Monday, 26 December 2016

Salak Tower Hotel : Sejuk, Modern, Banyak Jajanan


Yap, tiga kata itu yang mendeskripsikan Salak Tower Hotel (STH) menurut sudut pandang saya. Hotel yang baru berdiri ini berdiri di kawasan Jalan Salak, Bogor. Lokasi yang suangaat strategis. Mau tau bagaimana rasanya menginap di Salak Tower Hotel?

Dalam pemilihan hotel, hal utama yang harus masuk kriteria saya adalah kids club. Iya karena saya pergi bersama suami dan anak. Bagi kami keberadaan kids club ini sangat penting. Why? Because.... Inilah yang kerap menjadi doanya Aline. Kalo lihat sajadah bawaannya mau doa aja. Tau isi doanya? Yes, si kecil ini selalu minta ingin main perosotan dan berenang di Bogor. Namun kids club di STH ini masih jauh dari ekspektasi saya. Sayangnya ruangan tersebut lebih banyak diisi matras. Padahal bisa lho ditambahkan perosotan serta meja untuk menggambar, mewarnai serta melukis. Dari ragam maninannya juga tampak kurang variasi.
Kids Club

Kolam renang di sini terletak satu lantai dengan kids club di lantai 8. Ada dua kolam terpisah, untuk anak-anak dan dewasa. Yang anak kedalamannya 0.5m sementara yang dewasa 1.2m. Kolam renangnya simple, kotak aja berbentuk persegi panjang. Ada beberapa kursi untuk bersantai serta tempat bilas yang cukup bersih. Fasilitas lainnya ada gift store, drug store dan  free shuttle, cuma kami belum sempat menggunakan free shuttle ini :(
Main Aiiiir
Gift Store & Drug Store

Seminggu sebelum menginap saya telepon STH untuk booking dan meminta view ke Gunung Salak. Saat itu sang resepsionis bilang bahwa kalau mau view Gunung Salak berarti sama dengan ke kolam renang, kalau yang sisi sebelahnya itu street view. Ok saya mau yang ke Gunung Salak aja kalau gitu. Namun karena satu dan lain hal saya coba mengecek melalui pegi-pegi yang ada di widget atas blog saya ini ternyata harganya lebih murah, jadilah saya booking melalui ini. Saat cek-in prosesnya lancar gak pake ribet, cuma nunjukin email dari pegi-pegi langsung diproses. Saya tanyakan kamar saya katanya terletak di lantai 15 dengan pool view. Ok pikir saya ini sama dengan menghadap gunung salak. Ternyata..... (Nanti terjawab di bawah).

Cuma nunjukin ini, gak pake ribet

Saat itu saya datang jam 13 lewat dikit, selama menunggu kunci kamar, kami minum welcome drink rasa biji pala (asli enak banget, seger). Gak pake nunggu lama dan gak harus nunggu jam 14.00 kami sudah bisa masuk kamar. Mungkin karena tidak ada tamu hotel sebelumnya di kamar kami. Kami pun menuju lantai 15. Kami lihat Masya Allah pemandangan dari atas hotel ini bagus sekali. Pikir saya kamar kami akan menghadap ke sana. Ternyata kamar kami yang di seberangnya. Justru yang kami anggap bagus itu adalah yang street view, ada gugusan bukit yang jelas banget terlihat. View dari kamar kami juga bagus sih, walaupun kolam renangnya sulit terlihat dari jendela kamar kami dan harus sedikit mengintip ke bawah. Setelah kami amati ternyata kalau mau lihat si Gunung Salak ini kita harus sedikit menyerongkan badan, *tsahhh... Ada juga gugusan bukit namun tidak sejelas di kamar yang menghadap jalanan. 

Tipe kamar yang kami pilih adalah superior double, karena saya lihat di web sepertinya untuk yang twin itu agak kecil ukuran kasurnya. Kalau ukuran kasur twinnya besar biasanya kami pilih itu supaya si kecil tidurnya nyenyak, yang gede juga tenang, hakhakhak.. Kamar tipe ini cukuplah bagi kami tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Karena bisa dibilang ini hotel baru, kamar dan isinya temasuk furniturenya bersih dan masih bagus. Ada setrikaan lengkap dengan meja setrikanya. Juga pemanas air dan pasukannya. Tersedia dua botol air mineral bermerk "Salak Spring"
Superior Double


Untuk kamar mandi saya gak terlalu cerewet yang penting bukan kloset kering. Soalnya saya pernah di salah satu hotel bintang 5 di Surabaya, jadi ada dua kloset yang satu khusus pee, yang satunya lagi khusus poop, jadi kalau mau cebok harus pindah ke kloset sebelahnya.. Yaks.. Di STH termasuk bagus dan bersih. Klosetnya apalagi bener-bener putih bersih seperti baru. Tersedia hair dryer. Untuk hotel berbintang 4 amenitiesnya termasuk standar banget, biasanya sekelas ini ada sisir dan sewing kit, atau mungkin karena kamar saya tipe superior?
Amenities

Hotel dengan standar bintang empat ini luar biasa deh dari segi breakfast-nya. Main coursenya saya sih suka banget, walaupun standar namun rasanya ok! Appetizer dan dessertnya juga enak-enak dan variatif.
Signature Dish
Asinan Buah dan Puding Talasnya Endesss...

Kalau bosan dengan makanan hotel dan ingin mencari suasana yang beda berjalan-jalan di sekeliling hotel ini banyak jajanan. Yang terkenal antara lain lasagna gulung, macaroni panggang, dan aneka restoran lainnya. Semua tempat ini bisa ditempuh dengan berjalan kaki.
Macaroni Panggang Medium Size

Persis di samping STH ini ada wisma istana kepresidenan. Bangunanya klasik, bergaya tempo doeloe. Sementara di seberang wisma ini juga ada guest house berbau masa-masa penjajahan gitu deh, aaiih serem-serem sedap deh. Sepanjang Jalan Salak ini banyak pepohonan yang besar-besar, udaranya kalau pagi juga suegeeer.
Wisma Istana Kepresidenan

Alam Bogor yang sejuk ini sayang kalalu dilewatkan begitu saja. Coba keluar hotel dan berjogging atau sekedar berjalan santai bisa dicoba. Tidak jauh dari STH terdapat sebuah taman yaitu Taman Kencana. Di taman ini banyak muda-mudi,serta orang tua yang menemani anaknya bermain sepatu roda. Sayangnya tidak ada permainan anak seperti perosotan, jungkat-jungkit atau ayunan untuk anak-anak. 

Nah gimana udah kebayang kan serunya staycation di Salak Tower Hotel Bogor ini? 

Salak Tower Hotel
Jl. Salak No. 38-40, Bogor 16128, Jawa Barat, Indonesia. 
Phone: +62-251 7565 111.
Fax: +62-251 7569 111.
Email: marketing@salaktowerhotel.com

Thursday, 22 December 2016

[Curhat] Because Every Child Is Unique



Rasa-rasanya seorang pendidik lebih paham kalau tiap anak itu unik. Tidak semua anak saat besar nanti ingin jadi penari, penyanyi, presenter, politikus, pesulap, bahkan pelawak atau profesi lain yang menuntut dia untuk tampil di depan umum. Siapa tau dia mau jadi penulis. #eaa..

So, tidak perlu lah memaksa ikan untuk pandai berkicau, atau burung pandai berenang, apalagi memaksa siput berlari. Percaya deh, bakalan capek sendiri. Fokus saja lah pada kelebihan si anak, amati kesukaannya, lalu fasilitasi dan asah terus sampai tajam.

Kami mengajarkan kebebasan dalam proses bermain dan belajarnya selama itu sesuai dengan norma agama, susila serta tidak mengancam keselamatan jiwa. Kami tidak pernah melarang anak kami mewarnai bunga dengan warna hitam, karena memang ada toh bunga warna hitam, tapi mengapa engkau terapkan aturan itu pada anak kami dengan alasan hitam itu jelek? Mungkin saat itu ia ingin mengekspresikan perasaanny. So,  pliss… jangan patahkan semangat anak-anak dalam berkreasi. Plisss jangan nilai gambar anak kami yang masih acakadut, karena mereka tidak faham itu. Apresiasi lah atas proses yang telah dilakukannya. Plisss jangan paksa anak kami menari, karena toh  agama kami juga tidak pernah mengajarkan itu. Mungkin mereka lelah membujuk anak kami untuk sekedar mau menjawab pertanyaan. Saya faham kok. Ini memang melelahkan dan murid kalian bukan hanya anak saya seorang.

Mungkin saya yang terlalu idealis. Anggaplah kami menyewa permainan kalian selama satu tahun ini dan biarkan kami bermesraan di sana. Menurut mereka anak kami memang cerdas secara kognitif hanya saja untuk bersosialisasi bersama teman sebayanya masih malu-malu. Namun salahkah anak usia 3 tahun masih ingin terus bersama bundanya? Silakan googling bagaimana pendapat bunda Elly Risman terhadap hal ini? Iya, apa urgent anak usia 3 tahun untuk sosialisasi? Kita aja yang dewasa kalo ketemu orang baru yah juga diem-dieman dulu.

Saat melihat isi BLP kemarin Alhamdulillah saya anggap itu sebagai doa. Namun bila melihat kenyataan di lapangan rasanya kok apa yang tertulis sepertinya terlalu bagus. Kalau penilaian itu untuk di rumah saya setuju, tapi kalau di sekolah kok rasanya terlalu berlebihan. Mengapa tidak kaian katakana keadaan sebenarnya? plisss stop melabeli jago kandang, stop membandingakan dengan yang lain, atau memberikan persamaan dengan yang lain. Karena setiap anak itu unik.

Bersyukurlah anak kita tidak pernah membandingkan kita dengan orang tua lain yang sukses membangun perusahaan sendiri di usia kita saat ini. Mereka terima kita apa adanya lho.
Satu lagi yang saya sayangkan tidak adanya tempat kritik dan saran, agar bisa menjadi bahan evaluasi bagi sekolah kalian juga.

Hhhh….



This entry was posted in

Saturday, 17 December 2016

5 Alasan Wajib Staycation di Hotel


Ya, staycation saat ini sudah tidak asing lagi di telinga kita. Perpaduan stay dan vacation ini sekarang banyak diminati karena menjadi solusi bagi mereka yang tidak punya banyak waktu luang. Namun banyak orang beranggapan, mengisi liburan kok hanya di hotel? Bagi kamu yang menyukai dunia petualangan, mungkin ini terlihat sedikit membosankan. Tapi bagi kamu yang ingin refreshing dengan waktu yang sempit, gak ada salahnya lho menjajal liburan gaya baru ini.

1. Suasana Baru
Tidak sedikit yang beranggapan, berlibur di hotel hanyalah pemborosan karena apa bedanya dengan di rumah? Padahal di hotel jelas kita dapat menikmati indahnya gunung, sungai, pusat kota bahkan sunset maupun sunrise hanya dari jendela kamar.

2. Fasilitas yang Lengkap
Di hotel kita dapat memanfaatkan segala macam fasilitas yang umumnya free untuk tamu hotel. Misalnya kolam renang, kids club, fitness center, bahkan free shuttle untuk mengunjungi objek wisata sekitar.

3.Biaya yang Terjangkau
Kalau dibandingkan dengan berlibur ke luar kota ataupun ke luar negeri, staycation di hotel dalam kota jauh lebih ngirit lho. Bayangkan kita dapat menghemat jutaan rupiah untuk memangkas biaya transportasi. Yup! Dalam berlibur biasanya pos terbesar yah untuk transportasi ini.

4. Bebas Tugas
Selama berlibur di  hotel kita dapat istirahat sejenak dari serangkaian tugas domestik rumah tangga. Lapar melanda? Telepon saja room service atau kalau bosan dengan masakan hotel, menikmati kuliner sekitar hotel, seru juga lho!

5. Bebas Gangguan
Bagi yang ingin istirahat atau sekedar menikmati ketenangan di hotel bisa banget, caranya? Cukup gantungkan tag “Do Not Disturb” di gagang pintu kamar hotelmu. Dengan demikian petugas hotel tidak akan meencet bel sekedar menanyakan apakah kamarnya ingin dibersihkan?


So, sudah terbayang kan serunya staycation di hotel? 

Friday, 16 December 2016

10 Tempat Wisata Edukasi Seru di Jakarta

Yay! Sebentar lagi liburan sekolah tiba. Bingung mau mengajak anak liburan kemana? Mau liburan tapi gak mau yang jauh? Nah, Jakarta menawarkan banyak pilihan wisata edukasi nih yang sangat cocok untuk anak-anak Anda. 

1. Monumen Nasional (Tugu Monas)
Tempat wisata yang menjadi ikon buat kota Jakarta ini sangatlah populer. Di Monas kita tidak hanya melihat relief-relief sejarah bangsa Indonesia tapi juga dapat melihat keindahan kota Jakarta dari puncak Monas.  Banyak juga lho yang datang di pagi dan sore hari sekedar untuk ber-jogging bersama keluarga di Monas.
Terletak di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat
sumber pic : wikipedia

2. Taman Mini Indonesia Indah (TMII)
Mau keliling Indonesia dalam sehari? Di sini tempatnya. Tempat wisata ini bisa dibilang yang paling lengkap dan sangat mendidik bagi buah hati. TMII banyak menghadirkan unsur kebudayaan nusantara. Ada anjungan daerah, aneka museum, tempat ibadah keagamaan, aneka teater seperti keong mas, 4D, serta hal menarik lainnya. Penasaran? 
Terletak di Jalan Raya Taman Mini, Jakarta Timur

sumber pic : twisata.com

3. Taman Impian Jaya Ancol
Tempat wisata yang satu ini bisa dibilang tidak pernah sepi. Masyarakat dapat melihat pemandangan laut sambil menikmati semilir angin pantai yang menyejukkan. Di pantai sendiri ada beragam aktivitas yang bisa kita kerjakan bersama si kecil. Puas menikmati pantai, bisa melipir sedikit ke Dunia Fantasi (Dufan) untuk rekreasi seru atau ke Seaworld untuk melihat aneka satwa laut yang dapat menambah pengetahuan si kecil.
Terletak di Jln Lodan Timur No. 7, Ancol, Pademangan, RW.10, Ancol, Pademangan, Kota Jkt Utara
sumber pic : kabarindo.com

4. Kebun Binatang Ragunan
Bedanya dengan Taman Safari Indonesia, di Kebun Binatang Ragunan ini kita lah yang harus berjalan menyusuri tiap kandang satwa. Di sini kita juga bisa temukan pusat primata Schmutzer, taman satwa anak, taman refleksi, gajah tunggang, perahu bebek, kereta keliling serta masih bannyak lainnya.
Terletak di Jl. Harsono RM. No. 1, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
sumber pic : worldtourismindonesia.blogspot.com

5. Museum Nasional
Nama lain dari Museum Gajah ini terletak di Jalan Merdeka Barat, Jakarta. Ada banyak koleksi arca yang dapat dijumpai dan yang terkenal adalah Arca Bhairawa dimana tinggi arca ini lebih dari 4 meter. Bagi anak-anak agar tidak bosan dapat istirahat sejenak di kids corner Museum Gajah ini.
Terletak di Jl. Medan Merdeka Barat No.12, Kota Jakarta Pusat.
sumber pic : sindonews.com

6. Museum Layang-Layang
Anak-anak biasanya enggan bila diajak ke museum tapi tidak dengan Museum layang-layang. Di sini anak selain melihat koleksi layang-layang juga dapat membuat serta melukisnya. Ada banyak kegiatan lain yang bisa dikerjakan di sini antara lain melukis keramik, kaos, serta membatik. Seru bukan?
Terletak di Jl. H. Kamang No.38, Pondok Labu, RT.8/RW.10, Pondok Labu, Jakarta Selatan

sumber pic : budayaindonesia.net
7. Kidzania
Mau bermain peran? Mau jadi pilot, dokter gigi, atau pembalap? Bisaaa! Bagi adik-adik yang usianya di atas 5 tahun di sini tempat yang pas untuk mencicipi segala jenis profesi. 
Terletak di Pacific Place, Jakarta Pusat
Web : Kidzania

sumber pic : wisatania.com
8. Pinisi Edutainment Park
Tempat bermain dan belajar yang sangat ramah anak ini terletak di Pasaraya Blok M. Ada banyak pilihan permainan edukasi antara lain kelas musik, angklung, gamelan serta batik. Bagi yang suka dengan tantangan ada juga lho climbing dan flying fox. 
Terletak di : Pasaraya Blok M Lt 8,9,10

sumber pic : pinisi.co.id
9. Planetarium
Anak Anda suka dengan apapun yang berbau angkasa? Nah tempat ini sangat cocok, kita dapat menikmati keindahan  benda-benda langit serta edukasi mengenai dunia astronomi. 
Terletak di Jln. Cikini Raya No. 73
Web : Planetarium
sumber pic : telusurindonesia.com

10. Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara
Ingin mengajarkan si kecil mengenai dunia lalu lintas? Ya di sini tempatnya, si kecil tidak hanya belajar tetapi juga dapat bermain. Di sini tersedia mobil-mobilan serta sepeda untuk mengitari taman yang luas tersebut.
Terletak di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur
sumber pic : liburananak.com


Nah demikianlah inspirasi wisata edukasi di Jakarta. Semoga menambah pengetahuan sekaligus keceriaan bersama si kecil di liburannya. So, sudah ada bayangan ingin liburan kemana?

Tuesday, 13 December 2016

Mau Belajar Menulis? Di Sini Tempatnya

Emak suka uring-uringan gak jelas? Sama! Hee, iya mak saya juga dulu begitu. Ternyata eh ternyata setelah diamati sepertinya karena ada emosi yang tidak tersalurkan deh, salah satunya mengungkapkan perasaan. Kadang kita sebagai emak suka kesel sendiri kalau melihat sesuatu tidak berjalan semestinya, mau menegur suami nanti jadi panjang, mau ngomelin anak nanti milyaran sel otak rusak atau mungkin kita lagi asyik diskusi eh tetangga datang. :D

Menurut Health.liputan6.com wanita perlu mengeluarkan 20.000 kata per hari dan menulis menurut saya adalah salah satu cara terbaik menerapkannya. Karena bagaimanapun ketika kita menulis kita akan berbicara. Wanna try it? ;) 

Kalau saya pribadi,  daripada 20.000 kata tersebut tidak tersalurkan, saya mencoba menulis saja. Awalnya ngaco banget yang penting keluar deh uneg-unegnya. Tinggal sodorin link, suami  baca dan bener mak memang entengan setelah mengeluarkan segala uneg-uneg kita. Lama-kelamaan asyik banget menulis aplagi kalau bisa jadi duit, hee... Mulai deh, mau juga ya???

Penah gak emak ngalamin setengah jam berlalu tanpa ada satu kata pun yang tertulis? Sama! Dulu saya juga begitu. Padahal ide di dalam kepala sudah menumpuk untuk dikeluarkan. Sangat disayangkan ya mak padahal ide yang banyak bisa dijadikan materi lho baik materi dalam menulis artikel maupun materi sesuai pikiran para emak-emak, hee iya mak duit. 

Sekarang Alhamdulillah semenjak ikutan training menulis artikel yang diadakan oleh Indscript sedikit demi sedikit sudah ada kemudahan bagaimana  untuk memulai membuat artikel yang cihuy. Materinya lengkap banget, baru lihat kurikulumnya aja udah bikin ngiler. Teh Indari Mastuti sebagai CEO Indscript  memiliki ide yang brillian dengan menggandeng Ummi Aleeya sebagai pihak agensi artikel dalam mengadakan training menulis artikel untuk memeberdayakan para emak agar bisa aktif, kretif, dan eksis serta berpenghasilan cuma dari menulis artikel di rumah. Di rumah mak, enggak usah kemana-mana. Beneran deh manfaat banget ikut training menulis artikel. Saya saja sebagai blogger pemula melihat ini keren banget, gimana gak coba emak nanti akan memperoleh kesempatan magang mengerjakan artikel pesanan, job review serta cara mendapatkan penghasilan dari blog. Google adsense mak pernah denger kan? Apalagi buat emak-emak yang memang punya bisnis, kemampuan menulis is a must.

Dengan membaca emak bisa tahu akan dunia, tapi dengan menulis emak bisa dikenal dunia. Contohnya Marie Kondo ibaratnya cuma menulis cara rapiin baju di lemari aja bisa best seller bukunya mak. Apalagi emak-emak keceh di sini. Udah ah kalau mau tahu lebih lanjut contact aja langsung Ummi Aleeya ya, orang ramah banget kok...

Friday, 9 December 2016

Membuat Cordon Bleu Dalam Sekejap


Deuh, hari gini emak-emak mana sih yang gak sibuk? bahkan sekadar makan aja maunya cari yang sesimple mungkinlah. Nah, Emak sibuk dan tidak punya banyak waktu untuk memasak? Bosan dengan fast food yang itu-itu saja? Tenang, membuat Cordon Bleu bisa menjadi solusi lho. Mau tahu bagaimana membuat Cordon Bleu yang enak dan cepat, simak langkah-langkah berikut ya mak:

Bahan-Bahan
2 buah dada ayam tanpa kulit dan tulang
2 lembar smoked beef
2 potong keju quick melt
1 butir telur kocok lepas
Tepung bumbu 
Tepung roti
Minyak untuk menggoreng

Cara membuat
-Bersihkan dada ayam, belah dua jangan sampai terputus, pipihkan dengan pemukul daging
-Tata smoked beef dan keju lalu katupkan
-Masukkan dalam kocokan telur, lalu guling-gulingkan dalam tepung bumbu sambil sedikit ditekan, celupkan kembali ke telur, lalu gulingkan di atas tepung roti sambil sedikit ditekan
-Panaskan minyak dan goreng dalam api kecil hingga sedang agar matang secara merata.
-Siap dihidangkan

Tips bagi Anda yang sibuk, mungkin bisa membuat Cordon Bleu mentah ini di pagi hari dalam jumlah yang cukup banyak lalu masukkan freezer, dan bisa Anda keluarkan sore hari untuk santap malam Anda bersama keluarga, jangan lupa untuk digoreng terlebih dahulu ya...

Demikianlah informasi membuat Cordon Bleu yang cepat dan enak. Semoga informasi ini dapat menjadi referensi menu keluarga Anda. Selamat mencoba. 
===
"Menulis bagiku adalah berbagi dengan cara menuangkan rasa yang ada. Rasa yang tercipta dalam dada, dalam penglihatan, dalam pendengaran, dalam penciuman, dalam sentuhan. Dengan membaca kamu menjadi tahu akan dunia, tapi dengan menulis kamu akan dikenal dunia"

Tuesday, 22 November 2016

[Cerita Anak] Musang dan Si Chiki


Suatu sore menjelang magrib seekor induk ayam beserta 8 anaknya akan pulang ke rumahnya. Satu di antara anaknya ada yang cacat sebut saja namanya chiki. Chiki ini anak ayam yang terlahir buta, walaupun buta ia sangat dermawan. Kalau sedang berjalan-jalan Chiki sering tertinggal bahkan kerap kali tersasar. Induknya sudah menasihati agar tidak lepas dari barisan.
**
Di tengah jalan ada seekor musang yang mengincar Si Chiki. Si Musang ini pandai sekali bermain kata-kata. Ia hendak menipu si Chiki. Sang musang berkata bahwa ia sedang kesusahan, ia membutuhkan bantuannya, imbalannya ia akan membuat Chiki bisa melihat kembali. Selain itu ia pun berkata bahwa ia punya jalan pintas agar Chiki tidak perlu berlama-lama mengekor induknya. Chiki awalnya tidak percaya begitu saja. Namun si musang terus saja mempengaruhinya. Chiki yang sangat dermawan tidak tega melihat musang kesusahan. Chikipun akhirnya terperdaya oleh si Musang. 
**
Chiki keluar barisan dan mengikuti si Musang dengan riang gembira tanpa curiga sedikitpun. "Musang sebenarnya apa yang bisa aku bantu? Aku ingin bisa melihat. Masih jauhkah rumahku?" tanya Chiki penuh harap. "Hahahaha... Kamu fikir aku serius dengan ucapanku Chik?" Tanya musang meledek. Aku ini sudah dua hari tidak makan. Aku sangat lapar. Ini sudah aku sediakan bumbu untuk meracik kamu. Pasti rasanya sangat lezat. Seketika Chiki menangis kencang, berdoa penuh harap pada Allah SWT, semoga diberi keselamatan. Dan atas izin Allah SWT Chiki akhirnya selamat, ada seekor burung elang yang memangsa sang Musang dan membawanya hingga tinggi ke awan. Chiki senang sekaligus sedih, ia masih belum tahu harus kemana karena ia buta tidak tahu jalan pulang. 
**
Ternyata tangisan Chiki tadi terdengar oleh induk ayam dan saudara-saudaranya yang lain. Mereka saling berpelukan dan menangis. Chiki merasa bersalah karena tidak mendengarkan perkataan ibunya. Ibunya pun memaafkan Chiki dan menyemangati Chiki bahwa ia walaupun buta tapi pasti punya kelebihan di sisi lainnya. 

===
"Menulis bagiku adalah berbagi dengan cara menuangkan rasa yang ada. Rasa yang tercipta dalam dada, dalam penglihatan, dalam pendengaran, dalam penciuman, dalam sentuhan. Dengan membaca kamu menjadi tahu akan dunia, tapi dengan menulis kamu akan dikenal dunia"

Friday, 18 November 2016

Cerita Dibalik Kerempongan Memotret Anak Dan Tips Mengatasinya


Jadi ceritanya, Aline ini adalah murid baru. Karena keperluan administrasi sekolah, disuruhlah foto dengan seragam legendaris sekolah tersebut, dimana backgroundnya harus merah. Kebetulan di sekolah temboknya warna-warni, jadi kita cari tembok merah and action!
**
Aliiiiine siap ya.. Teriak bu Amel yang akan memotret. Ternyata oh ternyata anak ini masih malu aja walaupun ada bundanya. Yauda bu biar saya aja yang moto bu Amel, mungkin dia malu.
**
Aliine, liat bunda dulu ya.. okay berharap everything goes well.
Take 1. Liat bunda sayang *cekrek* yaaah.. liatnya ke sini sayang #masihsenyum
Take 2. Mulutnya donk Aline. Senyum sayang.. *cekrek*  yaah.. ko mulutnya gitu #namanyajugaanakanak
Take 3. Liat bunda nih, jangan dimonyongin sayang *cekrek* malah dimonyongin #sabar
Take 4. Senyum donk Aline yang kaya diajarin onty. *cekrek* yah ko maksa banget sih senyumnya.. #mulaibingungmustigimana
Take 5. Aliine sayang senyumnya biasa aja, matanya liat bunda *cekrek* yang lurus ga usah lirik kiri #istigfar
Take 6. Sekali lagi ya sayang.. ayo liat bunda *cekrek* ya Allah.. ko malah liat kanan sih.. #mencobabersabar
Take 7. Yuuk sekali deh makanya yang bener posisinya. Gini aja deh ya bun, pinta Aline sambil jongkok, yah jangan begitu susah donk bunda fotonya, kalo begini, malah mulai tiduran dia. Yuuk sayang coba yuk *cekrek* mulai desperate deh akoooh..
Take 8. Aliine plis doonk yang bener posisinya. Kaya gini yah, tanya Aline. "Iyaa, tahan ya" bujuk aku.. *cekrek* dooh malah monyong lagi.
Take 9. Ini beneran udah deh, sekaliiii lagi. Pasrah apapun hasilnya #ngebatin. *cekrek* fiuuuhhh.. eh ko lumayan nih.. alhamdulillah..
**
Kebayang kan buibu, jadi fotografer buat anak rempongnya gimana. Itu lho aslinya mah lebih dari 9, belom yang blur karena ga sengaja kepencet. Belom yang ngebujuk supaya ga tiduran di ubin. Kalo lagi begini ilmu parenting yang udah dikunyah tiba-tiba blas hilang entah kemana. Udah tau anak bakal ngikutin kata yang terakhir diucap malah akooh ucapin itu, jangan dimonyongin sayang yah jelas dimonyongin lah.  Eh tapi setelah diinget-inget, setelah aku memasrahkan, nothing to lose justru hasilnya malah yang sesuai yang diharapkan ya. Dari tadi aja ya begitu. Yasudahlah ga rempong ga belajar.
**
Dari kerempongan itulah akhirnya bisa aku simpulkan menjadi sebuah tips memotret anak ala ibuibu :
1. Pastikan mood bunda dalam keadaan happy.
Karena kita tau memotret anak kecil ga semudah merebus air. Kalo si kecil banyak tingkah, jadi kita punya cadangan mood baik yang banyak. Emosi yang baik pada diri ibu akan menularkan juga kepercayaan diri pada sang anak.
2. Buat mood anak juga bagus
Anak yang rewel jangankan disuruh foto, ditanya aja bisa galakan dia lho..
3. Penuhi segala kebutuhannya
Sebelum pemotretan pastikan ia sudah cukup tidur, tidak sedang lapar, apalagi kebelet pipis atau mules karena nahan poop. Bagi yang pakai diapers bisa dicek dulu apakah sudah penuh.
4. Jangan disuruh "senyum"
Iya, kaya contoh di atas, kalo disuruh senyum malah jadi monyong-monyongin mulut. Mungkin bisa juga kalimatnya diganti "jangan senyum ya" maksud hati biar tersenyum gitu. #semoga
5.Kuasai kameramu
Selain agar pas mendapatkan momen terbaik, juga supaya tidak over-shoot. Apalagi kalo udah susah-susah ternyata hasilnya ngeblur.
6. Tetap tenang, sabar, dan pasrah
Ini kuncinya, poin paling penting dari keseluruhan tips yang ada. Apapun kegiatannya entah memotret, berkebun ataupun bermain lego sekalipun tetap pasrah karena bagaimanapun Allah SWT yang Maha Kuasa atas setiap makhlukNya.
**
Sekian tugasku menjadi fotografer. Gampil kan buibu? :p Have a nice blessed friday :)
Nb : dont forget to read Al-Kahfi
===

"Menulis bagiku adalah berbagi dengan cara menuangkan rasa yang ada. Rasa yang tercipta dalam dada, dalam penglihatan, dalam pendengaran, dalam penciuman, dalam sentuhan. Dengan membaca kamu menjadi tahu akan dunia, tapi dengan menulis kamu akan dikenal dunia"




Thursday, 17 November 2016

6 Tips Traveling Yang Kids Friendly


Mau liburan bareng anak-anak? Dijamin rempong! Tapi, biar rempong tetap mau kan? Nah, artikel ini akan mengulas 6 tips traveling yang kids friendly agar anak tidak bosan selama berlibur dan tetap seru menikmati perjalanan wisatanya :

1. Siapkan Tiket Perjalanan 
Bagi kalian yang berlibur ke luar kota ataupun ke luar negeri, wajib lho hukumnya memesan tiket perjalanan ini minimal satu bulan sebelumnya entah itu dengan kereta api ataupun pesawat. Karena apa, selain harganya belum terlalu mahal kamu juga bisa memilih lokasi kursi yang nyaman untuk anak. Bagi kamu yang memiliki bayi bila memungkinkan pesan duduk di depan, karena biasanya maskapai menyediakan bassinet untuk bayinya. Perjalanan udara tidak sama dengan perjalanan darat. Apalagi untuk perjalanan yang sifatnya long-haul flight kenyamanan jelas yang utama ketika membawa bayi atau anak. Jangan lupa dalam memesan tiket ini  pilih juga jam keberangkatan sesuai jam tidurnya si kecil, ini penting agar anak tidak rewel lantaran bosan di kendaraan. 

2. Siapkan Tempat Penginapan
Tidak sedikit mereka yang berlibur hanya fokus di tiket murah, sementara mereka lupa dengan penginapannya. Banyak lho saya temui ketika mau bepergian atau sekedar staycation mereka langsung datang ke hotel yang dituju, dan itu terjadi saat high-season. Kebayang kan bagaimana rasanya kalau sampai tempat ternyata banyak hotel yang sudah penuh. Ini tentu bisa diantisipasi sebelumnya dengan pesan penginapan sejak awal. Pada dasarnya pemilihan hotel pun tidak jauh berbeda dengan pesawat, kenyamanan tetap yang utama. Fikirkan untuk menginap di area yang tidak terlalu berisik misalnya dekat dengan alun-alun atau pusat keramaian. Kecuali kalau memang si kecil sudah terbiasa di tempat ramai. 

3. Menyusun Itinerary 
Menyusun itinerary atau rencana perjalanan perlu difikirkan secara matang. Jangan sungkan - sungkan meminta bantuan ahlinya untuk membuatkan itinerary yang kids-friendly agar semua tempat yang ingin dikunjungi bisa disinggahi dengan keterbatasan waktu yang ada. Kalau kalian memang sudah familiar dengan tempat yang dituju silakan makes your own itinerary. Pastikan itinerary yang kalian buat benar-benar fleksibel, jadi jika ada tempat yang tidak dapat didatangi, bisa dilanjutkan dengan destinasi selanjutnya. 

4. Transportasi Selama Berlibur
Karena membawa anak, transportasi ini benar-benar harus  diperhatikan. Kalau kita bepergian melalui agen perjalanan biasanya hal ini sudah terjamin. Kita tinggal duduk manis menikmati perjalanan wisatanya saja. Tapi bagi yang back-packeran sebaiknya cari tahu dulu dengan apa di sana akan berpindah lokasi apakah dengan MRT, Tram, atau jalan kaki. 

5. Kereta Dorong
Keberadaan kereta dorong atau stroller ini cukup membantu. Selain bisa untuk membawa si kecil agar kita tidak kelelahan menggendong juga bisa untuk menyimpang barang. 

6. Hal Lain Yang Bisa Jadi Perhatian
- Bagi ibu yang bepergian dengan bayi yang masih ASI Eksklusif lakukan perah ASI sebelum perjalanan. Menurut Perdirjenhub 43/2007 Pasal 3 ayat 2 diperbolehkan lho membawa botol bayi berisi ASI Perah. Namun bagaimanapun alangkah baiknya apabila dikonfirmasikan terlebih dahulu ke maskapai yang akan kalian gunakan. 
-Bawa selalu baju ganti dan pastikan si kecil nyaman dengan baju dan alas kaki yang dipakai. Jangan sampai si kecil kedinginan atau kepanasan dengan pakaiannya. Penuhi segala keperluan si kecil selain baju ganti minimal membawa tissue basah, tissue kering, diapers, air minum dan snack setiap akan keluar.
-Biasanya di akhir perjalanan wisatanya si kecil mulai rewel, jangan lupa membelikan mainan baru untuknya yang bisa digunakan selama perjalanan kembali ke tanah air. 
Demikianlah tips traveling yang kids-friendly. Tetap perhatikan kebutuhan si kecil selama berlibur. And have a nice trip ya.. :) 

"Menulis bagiku adalah berbagi dengan cara menuangkan rasa yang ada. Rasa yang tercipta dalam dada, dalam penglihatan, dalam pendengaran, dalam penciuman, dalam sentuhan. Dengan membaca kita menjadi tahu akan dunia, tapi dengan menulis kita akan dikenal dunia"

nb : artikel ini juga pernah dimuat di emakpintar.org