Selasa, 22 November 2016

[Cerita Anak] Musang dan Si Chiki


Suatu sore menjelang magrib seekor induk ayam beserta 8 anaknya akan pulang ke rumahnya. Satu di antara anaknya ada yang cacat sebut saja namanya chiki. Chiki ini anak ayam yang terlahir buta, walaupun buta ia sangat dermawan. Kalau sedang berjalan-jalan Chiki sering tertinggal bahkan kerap kali tersasar. Induknya sudah menasihati agar tidak lepas dari barisan.
**
Di tengah jalan ada seekor musang yang mengincar Si Chiki. Si Musang ini pandai sekali bermain kata-kata. Ia hendak menipu si Chiki. Sang musang berkata bahwa ia sedang kesusahan, ia membutuhkan bantuannya, imbalannya ia akan membuat Chiki bisa melihat kembali. Selain itu ia pun berkata bahwa ia punya jalan pintas agar Chiki tidak perlu berlama-lama mengekor induknya. Chiki awalnya tidak percaya begitu saja. Namun si musang terus saja mempengaruhinya. Chiki yang sangat dermawan tidak tega melihat musang kesusahan. Chikipun akhirnya terperdaya oleh si Musang. 
**
Chiki keluar barisan dan mengikuti si Musang dengan riang gembira tanpa curiga sedikitpun. "Musang sebenarnya apa yang bisa aku bantu? Aku ingin bisa melihat. Masih jauhkah rumahku?" tanya Chiki penuh harap. "Hahahaha... Kamu fikir aku serius dengan ucapanku Chik?" Tanya musang meledek. Aku ini sudah dua hari tidak makan. Aku sangat lapar. Ini sudah aku sediakan bumbu untuk meracik kamu. Pasti rasanya sangat lezat. Seketika Chiki menangis kencang, berdoa penuh harap pada Allah SWT, semoga diberi keselamatan. Dan atas izin Allah SWT Chiki akhirnya selamat, ada seekor burung elang yang memangsa sang Musang dan membawanya hingga tinggi ke awan. Chiki senang sekaligus sedih, ia masih belum tahu harus kemana karena ia buta tidak tahu jalan pulang. 
**
Ternyata tangisan Chiki tadi terdengar oleh induk ayam dan saudara-saudaranya yang lain. Mereka saling berpelukan dan menangis. Chiki merasa bersalah karena tidak mendengarkan perkataan ibunya. Ibunya pun memaafkan Chiki dan menyemangati Chiki bahwa ia walaupun buta tapi pasti punya kelebihan di sisi lainnya. 

===
"Menulis bagiku adalah berbagi dengan cara menuangkan rasa yang ada. Rasa yang tercipta dalam dada, dalam penglihatan, dalam pendengaran, dalam penciuman, dalam sentuhan. Dengan membaca kamu menjadi tahu akan dunia, tapi dengan menulis kamu akan dikenal dunia"

Jumat, 18 November 2016

Cerita Dibalik Kerempongan Memotret Anak Dan Tips Mengatasinya


Jadi ceritanya, Aline ini adalah murid baru. Karena keperluan administrasi sekolah, disuruhlah foto dengan seragam legendaris sekolah tersebut, dimana backgroundnya harus merah. Kebetulan di sekolah temboknya warna-warni, jadi kita cari tembok merah and action!
**
Aliiiiine siap ya.. Teriak bu Amel yang akan memotret. Ternyata oh ternyata anak ini masih malu aja walaupun ada bundanya. Yauda bu biar saya aja yang moto bu Amel, mungkin dia malu.
**
Aliine, liat bunda dulu ya.. okay berharap everything goes well.
Take 1. Liat bunda sayang *cekrek* yaaah.. liatnya ke sini sayang #masihsenyum
Take 2. Mulutnya donk Aline. Senyum sayang.. *cekrek*  yaah.. ko mulutnya gitu #namanyajugaanakanak
Take 3. Liat bunda nih, jangan dimonyongin sayang *cekrek* malah dimonyongin #sabar
Take 4. Senyum donk Aline yang kaya diajarin onty. *cekrek* yah ko maksa banget sih senyumnya.. #mulaibingungmustigimana
Take 5. Aliine sayang senyumnya biasa aja, matanya liat bunda *cekrek* yang lurus ga usah lirik kiri #istigfar
Take 6. Sekali lagi ya sayang.. ayo liat bunda *cekrek* ya Allah.. ko malah liat kanan sih.. #mencobabersabar
Take 7. Yuuk sekali deh makanya yang bener posisinya. Gini aja deh ya bun, pinta Aline sambil jongkok, yah jangan begitu susah donk bunda fotonya, kalo begini, malah mulai tiduran dia. Yuuk sayang coba yuk *cekrek* mulai desperate deh akoooh..
Take 8. Aliine plis doonk yang bener posisinya. Kaya gini yah, tanya Aline. "Iyaa, tahan ya" bujuk aku.. *cekrek* dooh malah monyong lagi.
Take 9. Ini beneran udah deh, sekaliiii lagi. Pasrah apapun hasilnya #ngebatin. *cekrek* fiuuuhhh.. eh ko lumayan nih.. alhamdulillah..
**
Kebayang kan buibu, jadi fotografer buat anak rempongnya gimana. Itu lho aslinya mah lebih dari 9, belom yang blur karena ga sengaja kepencet. Belom yang ngebujuk supaya ga tiduran di ubin. Kalo lagi begini ilmu parenting yang udah dikunyah tiba-tiba blas hilang entah kemana. Udah tau anak bakal ngikutin kata yang terakhir diucap malah akooh ucapin itu, jangan dimonyongin sayang yah jelas dimonyongin lah.  Eh tapi setelah diinget-inget, setelah aku memasrahkan, nothing to lose justru hasilnya malah yang sesuai yang diharapkan ya. Dari tadi aja ya begitu. Yasudahlah ga rempong ga belajar.
**
Dari kerempongan itulah akhirnya bisa aku simpulkan menjadi sebuah tips memotret anak ala ibuibu :
1. Pastikan mood bunda dalam keadaan happy.
Karena kita tau memotret anak kecil ga semudah merebus air. Kalo si kecil banyak tingkah, jadi kita punya cadangan mood baik yang banyak. Emosi yang baik pada diri ibu akan menularkan juga kepercayaan diri pada sang anak.
2. Buat mood anak juga bagus
Anak yang rewel jangankan disuruh foto, ditanya aja bisa galakan dia lho..
3. Penuhi segala kebutuhannya
Sebelum pemotretan pastikan ia sudah cukup tidur, tidak sedang lapar, apalagi kebelet pipis atau mules karena nahan poop. Bagi yang pakai diapers bisa dicek dulu apakah sudah penuh.
4. Jangan disuruh "senyum"
Iya, kaya contoh di atas, kalo disuruh senyum malah jadi monyong-monyongin mulut. Mungkin bisa juga kalimatnya diganti "jangan senyum ya" maksud hati biar tersenyum gitu. #semoga
5.Kuasai kameramu
Selain agar pas mendapatkan momen terbaik, juga supaya tidak over-shoot. Apalagi kalo udah susah-susah ternyata hasilnya ngeblur.
6. Tetap tenang, sabar, dan pasrah
Ini kuncinya, poin paling penting dari keseluruhan tips yang ada. Apapun kegiatannya entah memotret, berkebun ataupun bermain lego sekalipun tetap pasrah karena bagaimanapun Allah SWT yang Maha Kuasa atas setiap makhlukNya.
**
Sekian tugasku menjadi fotografer. Gampil kan buibu? :p Have a nice blessed friday :)
Nb : dont forget to read Al-Kahfi
===

"Menulis bagiku adalah berbagi dengan cara menuangkan rasa yang ada. Rasa yang tercipta dalam dada, dalam penglihatan, dalam pendengaran, dalam penciuman, dalam sentuhan. Dengan membaca kamu menjadi tahu akan dunia, tapi dengan menulis kamu akan dikenal dunia"




Kamis, 17 November 2016

6 Tips Traveling Yang Kids Friendly


Mau liburan bareng anak-anak? Dijamin rempong! Tapi, biar rempong tetap mau kan? Nah, artikel ini akan mengulas 6 tips traveling yang kids friendly agar anak tidak bosan selama berlibur dan tetap seru menikmati perjalanan wisatanya :

1. Siapkan Tiket Perjalanan 
Bagi kalian yang berlibur ke luar kota ataupun ke luar negeri, wajib lho hukumnya memesan tiket perjalanan ini minimal satu bulan sebelumnya entah itu dengan kereta api ataupun pesawat. Karena apa, selain harganya belum terlalu mahal kamu juga bisa memilih lokasi kursi yang nyaman untuk anak. Bagi kamu yang memiliki bayi bila memungkinkan pesan duduk di depan, karena biasanya maskapai menyediakan bassinet untuk bayinya. Perjalanan udara tidak sama dengan perjalanan darat. Apalagi untuk perjalanan yang sifatnya long-haul flight kenyamanan jelas yang utama ketika membawa bayi atau anak. Jangan lupa dalam memesan tiket ini  pilih juga jam keberangkatan sesuai jam tidurnya si kecil, ini penting agar anak tidak rewel lantaran bosan di kendaraan. 

2. Siapkan Tempat Penginapan
Tidak sedikit mereka yang berlibur hanya fokus di tiket murah, sementara mereka lupa dengan penginapannya. Banyak lho saya temui ketika mau bepergian atau sekedar staycation mereka langsung datang ke hotel yang dituju, dan itu terjadi saat high-season. Kebayang kan bagaimana rasanya kalau sampai tempat ternyata banyak hotel yang sudah penuh. Ini tentu bisa diantisipasi sebelumnya dengan pesan penginapan sejak awal. Pada dasarnya pemilihan hotel pun tidak jauh berbeda dengan pesawat, kenyamanan tetap yang utama. Fikirkan untuk menginap di area yang tidak terlalu berisik misalnya dekat dengan alun-alun atau pusat keramaian. Kecuali kalau memang si kecil sudah terbiasa di tempat ramai. 

3. Menyusun Itinerary 
Menyusun itinerary atau rencana perjalanan perlu difikirkan secara matang. Jangan sungkan - sungkan meminta bantuan ahlinya untuk membuatkan itinerary yang kids-friendly agar semua tempat yang ingin dikunjungi bisa disinggahi dengan keterbatasan waktu yang ada. Kalau kalian memang sudah familiar dengan tempat yang dituju silakan makes your own itinerary. Pastikan itinerary yang kalian buat benar-benar fleksibel, jadi jika ada tempat yang tidak dapat didatangi, bisa dilanjutkan dengan destinasi selanjutnya. 

4. Transportasi Selama Berlibur
Karena membawa anak, transportasi ini benar-benar harus  diperhatikan. Kalau kita bepergian melalui agen perjalanan biasanya hal ini sudah terjamin. Kita tinggal duduk manis menikmati perjalanan wisatanya saja. Tapi bagi yang back-packeran sebaiknya cari tahu dulu dengan apa di sana akan berpindah lokasi apakah dengan MRT, Tram, atau jalan kaki. 

5. Kereta Dorong
Keberadaan kereta dorong atau stroller ini cukup membantu. Selain bisa untuk membawa si kecil agar kita tidak kelelahan menggendong juga bisa untuk menyimpang barang. 

6. Hal Lain Yang Bisa Jadi Perhatian
- Bagi ibu yang bepergian dengan bayi yang masih ASI Eksklusif lakukan perah ASI sebelum perjalanan. Menurut Perdirjenhub 43/2007 Pasal 3 ayat 2 diperbolehkan lho membawa botol bayi berisi ASI Perah. Namun bagaimanapun alangkah baiknya apabila dikonfirmasikan terlebih dahulu ke maskapai yang akan kalian gunakan. 
-Bawa selalu baju ganti dan pastikan si kecil nyaman dengan baju dan alas kaki yang dipakai. Jangan sampai si kecil kedinginan atau kepanasan dengan pakaiannya. Penuhi segala keperluan si kecil selain baju ganti minimal membawa tissue basah, tissue kering, diapers, air minum dan snack setiap akan keluar.
-Biasanya di akhir perjalanan wisatanya si kecil mulai rewel, jangan lupa membelikan mainan baru untuknya yang bisa digunakan selama perjalanan kembali ke tanah air. 
Demikianlah tips traveling yang kids-friendly. Tetap perhatikan kebutuhan si kecil selama berlibur. And have a nice trip ya.. :) 

"Menulis bagiku adalah berbagi dengan cara menuangkan rasa yang ada. Rasa yang tercipta dalam dada, dalam penglihatan, dalam pendengaran, dalam penciuman, dalam sentuhan. Dengan membaca kita menjadi tahu akan dunia, tapi dengan menulis kita akan dikenal dunia"

nb : artikel ini juga pernah dimuat di emakpintar.asia

Rabu, 09 November 2016

[Aku Sudah Besar] Terjebak di Kamar Mandi



Ya anak kecil satu ini ga pernah mau dibilang anak kecil. Ia merasa dirinya sudah besar dan boleh melakukan apapun yang orang dewasa lakukan. Misalnya mematikan/menghidupkan lampu, menggunting, mengorek kupingnya sendiri. Padahal hal-hal tersebut cukup membahayakan untuk dilakukan oleh anak usia 3 tahun. 
**
Kemarin malam tepatnya ia lagi-lagi melakukan drama yang bikin orang rumah deg-degan. Bagaimana ga, saat ia buang air kecil aku hanya sekejap berpaling untuk mengambil sabun, tiba-tiba saja "blek". Haa??! Aline terkunci di kamar mandi. Walaupun hanya sekitar 5 menit tapi bagi saya saat itu adalah waktu yang cukup lama. Dia hanya berdiam diri di kamar mandi, tanpa tangis, tawa, ataupun suara. Kami sangat khawatir kalau dia kenapa-kenapa, ditambah saat itu suara kran airnya cukup kencang. Akhirnya setelah kami bujuk rayu alhamdulillah perlahan ia mau membuka pintunya dan langsung aku peluk. Ya Allah jika bukan Engkau yang menggerakkan mungkin anak kami masih di Kamar mandi dan terpaksa kami dobrak kali. 
**
Setelah keluar dari kamar mandi dan suasana sudah tenang kami baru menanyakan apa yang sebenarnya terjadi saat itu. Ternyata katanya ia hanya mau pipis dan cebok sendiri. Terus setelah selesai baru dibuka pintunya. Ya ampuun kamu memang hebat nak, tapi pliiiiss jangan diulangi lagi ya.. 
**
Saat itu aku berikan penjelasan bahwa hal itu tidak boleh dilakukan lagi selain karena kamu masih kecil juga karena itu membahayakan kalau kamu terkunci sendirian di kamar mandi. Bagaimana kalau kamu terpeleset di jamban sementara pintu terkunci tentu tak ada yang bisa menolong kan. Atau ketika kamu menemukan kecoa, cicak, atau bahkan tikus sendirian di kamar mandi bagaimana cara Aline mengeluarkan mereka hayooo? Sejenak ia berfikir, semoga pertanda mengerti ya Allah.. 

"Menulis bagiku adalah berbagi dengan cara menuangkan rasa yang ada. Rasa yang tercipta dalam dada, dalam penglihatan, dalam pendengaran, dalam penciuman, dalam sentuhan. Dengan membaca kita menjadi tahu akan dunia, tapi dengan menulis kita akan dikenal dunia"

Sabtu, 05 November 2016

Shangri La Surabaya Hotel || Staycation


Akhir Desember 2015 lalu sebenernya kami sudah ada rencana untuk travel ke KL-Malaysia sekaligus menghadiri acara pernikahan sahabat kami Fatimah Az Zahra. Teman semasa kuliah. Namun qadarulloh si papap ada ujian sehari setelah tanggal pernikahan tersebut.. Huhu.. Dengan sangat menyesal harus membatalkan rencana keberangkatan kami.
**
Di sisi lain adik kami yang sedang internship pun sedang libur dan karena tidak memiliki waktu yang banyak, kami sepakat untuk ketemuan di Surabaya. Awalnya pun kami sama sekali tidak ada daftar Shangri La dalam pencarian hotelnya. Saat itu yang menjadi pilihan kami antara Bumi Surabaya atau Sheraton yah pokoknya yang di pusat kota deh. Namun karena saat itu sepertinya dekat Sheraton sedang ada pembangunan dan kami khawatir akan mengganggu oke coret dulu deh. Nah pilihan kami jatuh pada Bumi Surabaya bahkan kami sudah reserved by phone, namun memang belum kami bayar. Tiba-tiba aja si papap ini at last minute berubah pikiran gara-gara ga sengaja liat Shangri La Hotel Surabaya waktu lagi nge-youtube. Langsung deh love at the first sight, karena liat ada children playgroundnya dan kolam renangnya yang luas.
**
Sebelum nelpon Hotel Bumi Surabaya untuk cancel, kita mau pastikan dulu donk availabilitas si Shangri La. Alhamdulilillah setelah cek di sini ternyata masih available. Oke langsung kita issued. Sekarang tinggal nelpon si Bumi Surabaya untuk cancel. Daann maaf banget yaa sepertinya si receptionis ini kecewa kita ga jadi nginap di sana. 
**
Oke sekarang memastikan kode booking bahwa kamar kita emang available untuk tanggal tersebut, kesan pertama dengar responnya sih sangat ramah and very helpful. Dia bilang kode booking kita belum masuk di sistem mereka, mungkin saat ini sedang dilakukan pemrosesan di pusat, tapi si mbak-mbak ini dengan sigap meminta nama sesuai ktp dan kode booking kita untuk nanti dihubungi kembali. Sambil harap-harap cemas sementara kita on the way ke bandara kita yang tetap proactive menghubungi Shangri La hotel ini. Alhamdulillah kata mereka status kode booking kita sudah confirmed!! 
**
Perjalanan udara by GA ga disangka dan dinyana delay setengah jam masih wajar menurutku, dan alhamdulillah dapet pesawat garuda yang retro Livery, woohoo.. 

Walaupun sebenernya sama aja sih dalamnya mah. Hihii.. Satu jam lebih perjalanan udara akhirnya tiba di bandara Djuanda, hari sudah malam kita pun memesan taxi bandara.
**
Kesan pertama tiba di Shangri La Surabaya ini woow cukup ketat penjagaannya. Entah memang SOP nya yang seperti itu, atau karena menjelang libur panjang akhir tahun yaa.. Selain ada anjing pelacak mereka juga menggunakan x-ray & metal detector. Masuk Lobbynya langsung terlihat pernak pernik dengan tema liburan akhir tahun. Lobbynya luas, cozy, dan tenang ga berisik walaupun ada beberapa anak kecil, mungkin karena hari sudah malam. Untuk pengurusan cek-in kamar si papap yang urus, katanya sih sangat sigap, ga pake lama. Bahkan kamarnya mertua malah di upgrade ke tipe di atasnya hanya dengan menambah IDR 100.000 kalo ga salah, soalnya kami pikir-pikir dari pada pesen extra bed yang kurang lebih bayarnya juga sama. Ga pake lama prosesnya langsung cus ke kamar. Karena sudah malem ga sempet foto2 deh soalnya Aline udah bobo, jadi langsung istirahat aja. Adapun ini foto kamarnya mertua yang udah diupgrade. Emang lebih luas, nyaman, tapi tetep aku kurang suka wc nya, kenapa?? Nanti aku kasi tau :)

**
Hari ke 2 di Surabayaaaaa.... Di sini datangnya pagi lebih cepet dari Jakarta. Liat wcnya wakwawwwww... Hadeehh satu-satunya kekurangan di hotel berbintang ini adalah wcnya. Saya paling ga suka wc kering. Seperti ini penampakannya.

Jadi tempat BAK dan BAB berbeda, udah gitu tanpa selang air pulaaa.. hanya ada tombol flush di jamban *tepokjidat.. Beberapa kali sampe menahan hasrat.. Huhuu..
Hari udah semakin siang saatnya sarapan aja lah ya.. Menunya sih cukup beragam. Kalo saya selalu menilai dari jusnya. Apakah fresh juice atau syrup yaa. Syukurnya di sini pake fresh juice bahkan ada beragam infuse water juga.. Siip lah.. Tapi menu di hari pertama dan kedua ga banyak perbedaan. Di tengah-tengah makan tiba-tiba aja si Aline minta poop.. Ya ampuun.. Ada-ada aja deh.. Cus cari wc, ga pake clingak clinguk yang penting keluar dulu deh poopnya, baru nyadar pas mau cebok.. Ya ampuun ternyata ini wc kering. Kalo pipis doank sih mungkin bisa diakalin tapi masa iya poop cuma pake tissue. Alhamdulillah buka pintu ada cleaning servicenya minta tolong diambilin botol kosong, dan syukurlah semua beres. Besok-besok harus bawa botol kosong lagi kalo sarapan kawatir Aline minta poop lagi.. Dan bener juga ternyata dia minta poop di saat sedang makan.. Hehee.. Tapi kali ini udah siap dengan alat perangnya. Phewww.. *lapkeringet ga banget deh wc nya. Kayanya sih saya ga bakal mau balik lagi. Serius ribet banget..
**
Bagi kami saat ini kalo mencari penginapan yang musti ada adalah kids club dan kolam renang. Di sini ada children playground, di samping kolam renang. Karena tempatnya outdoor dan dinaungi banyak pohon jadi areanya mudah kotor karena guguran daun dan basah. Walau demikian mereka punya petugas kebersihan sayangnya dibersihinnya agak siangan.
Children Playground
Swimming Pool Shangri La Surabays

**
Sebenernya agak mbingungin juga mau kemana yah di Surabaya.. Nanya temen yang domisili di Surabaya, katanya coba ke SCNM (Surabaya Carnival Night Market) whuaa namanya aja Night Market, kebayang donk.. beginilah suasananya. Di dalamnya ada aneka permainan juga ada 3D trick art nya.

Ini penampakan trick artnya, cukup bervariasi, dan ni bayar lagi di luar tiket SCNM. Kalo aku sih kurang suka karena emang ga demen foto-foto. #siapananya
**
Siang nya mau kemana yaahh.. Ahaaa.. Melipir dikit nyook ke bebek Sinjay di Pulau Madura.. Yang belum pernah cobain deh rasanya dan ngantrinyaaaaaa, hahaaa.. Mantap.. Mantap.. Mantap.. Ya rasanya ya ngantrinya.. Belum lagi sensasi ke sananya melewati jembatan Suramadu. Eh tapi beneran rasanya enak lho.. hahaa.. sorry no pic ya buibu, maklum saat itu suasana lagi memanas. :p
**
Sebelum balik hotel nyobain dulu ke monkasel (monumen kapal selam) dan landmark suroboyo tentunya.. Dan ga lupa ke toko oleh-oleh wisata rasa.
Monkasel
Landmark Suroboyo

**
Sekian deh ga banyak yang kami capture di shangrila surabaya karena kami masih amatiiiiiir sangat saat itu.. 
===


"Menulis bagiku adalah berbagi dengan cara menuangkan rasa yang ada. Rasa yang tercipta dalam dada, dalam penglihatan, dalam pendengaran, dalam penciuman, dalam sentuhan. Dengan membaca kamu menjadi tahu akan dunia, tapi dengan menulis kamu akan dikenal dunia"

Selasa, 01 November 2016

Cara Membuat Artikel di EmakPintar.Asia

Ohya sebelumnya apa sudah tau apa itu EmakPintar.Asia?? Iya, jadi emak pintar itu adalah wadah buat kita ibu-ibu yang doyan nulis dan doyan bisnis. Emak pintar ini tau banget deh kebutuhan kita para emak bahwa kadang masalah kita itu ga perlu dibantuin cari solusi tapi cukup didengerin (dibaca) aja celotehan kita udah cukup membantu banget bisa bikin sedikit plong lah gitu, hahaa..
Oke deh langsung aja ya buat yang bingung gimana sih bikin artikel di emakpintar.asia ini, karena tidak sama dengan menulis di time line lho.. siaaapp check this out..
Step 1. Say Bismillahirrohmannirrohiim.
Step 2. Masuk ke www.emakpintar.asia

Step 3. Klik tanda strip 3 baris di pojok kanan atas

Step 4. Register bagi yang belum punya akunnya dan ikutin aja terus petunjuknya atau langsung login bagi yang sudah punya akunnya. Bisa login via fb atau email.
Step 5. Klik segitiga di pojok kanan atas. Klik dashboard
Step 6. Klik strip 3 baris pojok kanan atas dan klik #artikel lalu artikel add
Step 7. Nah ini adalah ketentuan yang musti kalian baca, scroll lagi ke bawah
Step 8. Siap mengetik (baca : menulis)
Step 9. Klik submit your article.
Step 10. Say Alhamdulillah..

Semoga bermanfaat contoh artikel yang akan muncul di emakpintar.asia bisa dilihat di sini